<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Semeru Kembali Erupsi, Waspada Awan Panas dan Lahar di Aliran Sungai</title><description>Gunung berapi Semeru mengalami erupsi pada Minggu malam (30/6) sekira pukul 19:21 WIB.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/30/519/3028136/gunung-semeru-kembali-erupsi-waspada-awan-panas-dan-lahar-di-aliran-sungai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/06/30/519/3028136/gunung-semeru-kembali-erupsi-waspada-awan-panas-dan-lahar-di-aliran-sungai"/><item><title>Gunung Semeru Kembali Erupsi, Waspada Awan Panas dan Lahar di Aliran Sungai</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/06/30/519/3028136/gunung-semeru-kembali-erupsi-waspada-awan-panas-dan-lahar-di-aliran-sungai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/06/30/519/3028136/gunung-semeru-kembali-erupsi-waspada-awan-panas-dan-lahar-di-aliran-sungai</guid><pubDate>Minggu 30 Juni 2024 21:49 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/30/519/3028136/gunung-semeru-kembali-erupsi-waspada-awan-panas-dan-lahar-di-aliran-sungai-amemwXGLqZ.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Semeru. (Foto: PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/30/519/3028136/gunung-semeru-kembali-erupsi-waspada-awan-panas-dan-lahar-di-aliran-sungai-amemwXGLqZ.jpeg</image><title>Gunung Semeru. (Foto: PVMBG)</title></images><description>JAKARTA - Gunung berapi Semeru mengalami erupsi pada Minggu malam (30/6/2024) sekira pukul 19:21 WIB.



Dalam laporan Magma Indonesia, Kementerian ESDM, erupsi terekam dalam seismograf dengan amplitudo makimum 13 mm, dengan durasi 55 detik.


BACA JUGA:
Gunung Semeru Kembali Erupsi, Letusannya Capai 1.000 meter


Erupsi kedua terjadi pada pukul 19:24 WIB, dengan amplitudo maksimum 18 mm, berdurasi 59 detik.



&amp;ldquo;Terjadi erupsi G Semeru pada 30 Juni 2024 pukul 19:21 WIB. Tinggi kolom erupsi tidak teramati. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung,&amp;rdquo; tulis Liswanto A. P dalam Magma Indonesia, Minggu (30/6).


BACA JUGA:
PVMBG: Gunung Semeru Mengalami 563 Kali Erupsi Sejak Januari hingga Juni 2024


Warga diminta untuk tidak beraktivitas apapun di wilayah tenggara, sepanjang Besuk, Kobokan, Lumajang sejauh 13 kilometer dari pusat erupsi.



Di luar jarak tersebut, masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan.



&amp;ldquo;Karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak,&amp;rdquo; lanjut laporan tersebut.



Warga juga diimbau untuk mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.



&amp;ldquo;Serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung berapi Semeru mengalami erupsi pada Minggu malam (30/6/2024) sekira pukul 19:21 WIB.



Dalam laporan Magma Indonesia, Kementerian ESDM, erupsi terekam dalam seismograf dengan amplitudo makimum 13 mm, dengan durasi 55 detik.


BACA JUGA:
Gunung Semeru Kembali Erupsi, Letusannya Capai 1.000 meter


Erupsi kedua terjadi pada pukul 19:24 WIB, dengan amplitudo maksimum 18 mm, berdurasi 59 detik.



&amp;ldquo;Terjadi erupsi G Semeru pada 30 Juni 2024 pukul 19:21 WIB. Tinggi kolom erupsi tidak teramati. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung,&amp;rdquo; tulis Liswanto A. P dalam Magma Indonesia, Minggu (30/6).


BACA JUGA:
PVMBG: Gunung Semeru Mengalami 563 Kali Erupsi Sejak Januari hingga Juni 2024


Warga diminta untuk tidak beraktivitas apapun di wilayah tenggara, sepanjang Besuk, Kobokan, Lumajang sejauh 13 kilometer dari pusat erupsi.



Di luar jarak tersebut, masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan.



&amp;ldquo;Karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak,&amp;rdquo; lanjut laporan tersebut.



Warga juga diimbau untuk mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.



&amp;ldquo;Serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
