<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah 3 Polisi Rimba Berjuang Mengajar Suku Anak Dalam</title><description>Sekolah tersebut terletak di Dusun Dwi Karya Bhakti, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/01/340/3028234/kisah-3-polisi-rimba-berjuang-mengajar-suku-anak-dalam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/01/340/3028234/kisah-3-polisi-rimba-berjuang-mengajar-suku-anak-dalam"/><item><title>Kisah 3 Polisi Rimba Berjuang Mengajar Suku Anak Dalam</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/01/340/3028234/kisah-3-polisi-rimba-berjuang-mengajar-suku-anak-dalam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/01/340/3028234/kisah-3-polisi-rimba-berjuang-mengajar-suku-anak-dalam</guid><pubDate>Senin 01 Juli 2024 08:44 WIB</pubDate><dc:creator>Budi Utomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/01/340/3028234/kisah-3-polisi-rimba-berjuang-mengajar-suku-anak-dalam-StpnrIRT26.png" expression="full" type="image/jpeg">Polisi mengajar Suku Anak Dalam. (Foto: Budi Utomo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/01/340/3028234/kisah-3-polisi-rimba-berjuang-mengajar-suku-anak-dalam-StpnrIRT26.png</image><title>Polisi mengajar Suku Anak Dalam. (Foto: Budi Utomo)</title></images><description>



JAMBI &amp;ndash; Tiga bintara polisi di Jambi hampir setiap hari menempuh perjalanan dengan kendaraan dinasnya pergi mengajar di Sekolah Alam Siginjai Polda Jambi. Sekolah tersebut terletak di Dusun Dwi Karya Bhakti, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.
Meskipun seadanya, belasan anak usia sekolah dasar Sampai Menengah Pertama (SMP) yang merupakan Suku Anak Dalam (SAD) terlihat serius memperhatikan para pengajar berseragam dinas polisi. Reza salah seorang siswa mengaku merasa senang karena selain di dalam kelas, para siswa juga diajari mengenal seni budaya di sekitar hutan.

BACA JUGA:
Viral! Suku Anak Dalam Hadang Buldoser Tambang Nikel, Tak Mau Harta Karun Diambil

Mereka juga berharap ke depan bisa menjadi pintar dan bisa meraih cita-cita mereka dan bisa menimba ilmu seperti halnya sama anak masyarakat umum lainnya.
Brigadir Dua Seri Sentoso mengatakan, seluruh pengajar merupakan anggota polisi Polda Jambi yang juga berasal dari Suku Anak Dalam. Di Sekolah Alam Siginjai ini, mereka mengajari wawasan pengetahuan, menjaga kelestarian lingkungan hidup, maupun belajar tentang peraturan tentang hukum.

BACA JUGA:
Jalan Rusak Parah, Ratusan Keluarga Suku Anak Dalam Terancam Terisolasi

&amp;ldquo;Hingga sedari dini paham dan taat aturan serta memotivasi agar para murid rajin belajar dapat menggapai cita-cita,&amp;rdquo; ucap Bripda Seri.Semenatara itu, Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Jambi, Kombes Pol Maulana Hamdan menyatakan, di dusun tersebut terdapat sekitar 121 jiwa Suku Anak Dalam. 20 orang anak di antaranya belajar di sekolah formal.
Kehadiran Sekolah Alam Siginjai diharapkan dapat menghindari terjadinya berbagai konflik, terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat dengan baik. Para pengajar direkrut khusus dari warga suku di tiap daerah supaya dapat mengedukasi warga mereka sendiri.
&amp;ldquo;Setiap akhir bulan, para pelajar Suku Anak Dalam diberi sentuhan psikologis dengan berbagai permainan edukatif guna menggali potensi bakat dan kemampuan, serta juga dilakukan pemeriksaan kesehatan, pengobatan agar mereka terjaga kesehatannya,&amp;rdquo; ucapnya.</description><content:encoded>



JAMBI &amp;ndash; Tiga bintara polisi di Jambi hampir setiap hari menempuh perjalanan dengan kendaraan dinasnya pergi mengajar di Sekolah Alam Siginjai Polda Jambi. Sekolah tersebut terletak di Dusun Dwi Karya Bhakti, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.
Meskipun seadanya, belasan anak usia sekolah dasar Sampai Menengah Pertama (SMP) yang merupakan Suku Anak Dalam (SAD) terlihat serius memperhatikan para pengajar berseragam dinas polisi. Reza salah seorang siswa mengaku merasa senang karena selain di dalam kelas, para siswa juga diajari mengenal seni budaya di sekitar hutan.

BACA JUGA:
Viral! Suku Anak Dalam Hadang Buldoser Tambang Nikel, Tak Mau Harta Karun Diambil

Mereka juga berharap ke depan bisa menjadi pintar dan bisa meraih cita-cita mereka dan bisa menimba ilmu seperti halnya sama anak masyarakat umum lainnya.
Brigadir Dua Seri Sentoso mengatakan, seluruh pengajar merupakan anggota polisi Polda Jambi yang juga berasal dari Suku Anak Dalam. Di Sekolah Alam Siginjai ini, mereka mengajari wawasan pengetahuan, menjaga kelestarian lingkungan hidup, maupun belajar tentang peraturan tentang hukum.

BACA JUGA:
Jalan Rusak Parah, Ratusan Keluarga Suku Anak Dalam Terancam Terisolasi

&amp;ldquo;Hingga sedari dini paham dan taat aturan serta memotivasi agar para murid rajin belajar dapat menggapai cita-cita,&amp;rdquo; ucap Bripda Seri.Semenatara itu, Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Jambi, Kombes Pol Maulana Hamdan menyatakan, di dusun tersebut terdapat sekitar 121 jiwa Suku Anak Dalam. 20 orang anak di antaranya belajar di sekolah formal.
Kehadiran Sekolah Alam Siginjai diharapkan dapat menghindari terjadinya berbagai konflik, terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat dengan baik. Para pengajar direkrut khusus dari warga suku di tiap daerah supaya dapat mengedukasi warga mereka sendiri.
&amp;ldquo;Setiap akhir bulan, para pelajar Suku Anak Dalam diberi sentuhan psikologis dengan berbagai permainan edukatif guna menggali potensi bakat dan kemampuan, serta juga dilakukan pemeriksaan kesehatan, pengobatan agar mereka terjaga kesehatannya,&amp;rdquo; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
