<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gerebek Gudang 72 Kg Sabu di Ciledug, Polisi Tangkap 2 Kurir</title><description>Satu di antara kedua kurir sabu itu residivis narkoba yang baru keluar dari penjara.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/02/338/3028797/gerebek-gudang-72-kg-sabu-di-ciledug-polisi-tangkap-2-kurir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/02/338/3028797/gerebek-gudang-72-kg-sabu-di-ciledug-polisi-tangkap-2-kurir"/><item><title>Gerebek Gudang 72 Kg Sabu di Ciledug, Polisi Tangkap 2 Kurir</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/02/338/3028797/gerebek-gudang-72-kg-sabu-di-ciledug-polisi-tangkap-2-kurir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/02/338/3028797/gerebek-gudang-72-kg-sabu-di-ciledug-polisi-tangkap-2-kurir</guid><pubDate>Selasa 02 Juli 2024 11:31 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/02/338/3028797/gerebek-gudang-72-kg-sabu-di-ciledug-polisi-tangkap-2-kurir-pFi3WClJ93.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Sabu-sabu yang disita dari penggerebekan rumah kontrakan di Parung Serah, Ciledug, Tangerang (MPI/Ari)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/02/338/3028797/gerebek-gudang-72-kg-sabu-di-ciledug-polisi-tangkap-2-kurir-pFi3WClJ93.JPG</image><title>Sabu-sabu yang disita dari penggerebekan rumah kontrakan di Parung Serah, Ciledug, Tangerang (MPI/Ari)</title></images><description>JAKARTA - Polisi menggrebek rumah kontrakan yang dijadikan gudang penyimpanan narkoba jenis sabu-sabu di kawasan Parung Serah, Ciledug, Kota Tangerang, Senin 1 Juli 2024. Petugas menyita 72 kilogram sabu yang sudah dikemas dan menciduk dua kurir berinisial A (19) dan R (29).

&quot;Ada dua orang sudah diamankan dan barang buktinya ada 72 bungkus diduga sabu,&quot; ujar Dirnarkoba Polda Metro Jaya Brigjen Hengki kepada wartawan di Jakarta, Selasa (2/7/2024).

Menurutnya, dua orang yang ditangkap dalam penggerebekan gudang narkoba itu perannya adalah mengantarkan sabu ke wilayah Jabodetabek. Satu di antaranya malah seorang residivis kasus narkoba. Dia baru bebas dari penjara di Januari 2024.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi Senilai Rp10 Miliar dari Luar Negeri&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dia menambahkan, pelaku sengaja memilih rumah kontrakan sebagai gudang barang haram tersebut lantaran biasanya pemilik kos tidak meminta data diri secara lengkap. Pengungkapan itu pun berawal dari laporan masyarakat tentang adanya dugaan peredaran narkotika.

&quot;Kita sampaikan pemilik kontrakan agar lebih waspada, mengecek betul siapa yang akan mengontrak, apa kerjaannya, harus minta betul datanya,&quot; katanya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi menggrebek rumah kontrakan yang dijadikan gudang penyimpanan narkoba jenis sabu-sabu di kawasan Parung Serah, Ciledug, Kota Tangerang, Senin 1 Juli 2024. Petugas menyita 72 kilogram sabu yang sudah dikemas dan menciduk dua kurir berinisial A (19) dan R (29).

&quot;Ada dua orang sudah diamankan dan barang buktinya ada 72 bungkus diduga sabu,&quot; ujar Dirnarkoba Polda Metro Jaya Brigjen Hengki kepada wartawan di Jakarta, Selasa (2/7/2024).

Menurutnya, dua orang yang ditangkap dalam penggerebekan gudang narkoba itu perannya adalah mengantarkan sabu ke wilayah Jabodetabek. Satu di antaranya malah seorang residivis kasus narkoba. Dia baru bebas dari penjara di Januari 2024.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi Senilai Rp10 Miliar dari Luar Negeri&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dia menambahkan, pelaku sengaja memilih rumah kontrakan sebagai gudang barang haram tersebut lantaran biasanya pemilik kos tidak meminta data diri secara lengkap. Pengungkapan itu pun berawal dari laporan masyarakat tentang adanya dugaan peredaran narkotika.

&quot;Kita sampaikan pemilik kontrakan agar lebih waspada, mengecek betul siapa yang akan mengontrak, apa kerjaannya, harus minta betul datanya,&quot; katanya.

</content:encoded></item></channel></rss>
