<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan   </title><description></description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/03/337/3029129/bmkg-waspada-gelombang-tinggi-hingga-4-meter-di-sejumlah-perairan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/03/337/3029129/bmkg-waspada-gelombang-tinggi-hingga-4-meter-di-sejumlah-perairan"/><item><title>BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/03/337/3029129/bmkg-waspada-gelombang-tinggi-hingga-4-meter-di-sejumlah-perairan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/03/337/3029129/bmkg-waspada-gelombang-tinggi-hingga-4-meter-di-sejumlah-perairan</guid><pubDate>Rabu 03 Juli 2024 06:23 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/03/337/3029129/bmkg-waspada-gelombang-tinggi-hingga-4-meter-di-sejumlah-perairan-ZRDoH9RZVM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/03/337/3029129/bmkg-waspada-gelombang-tinggi-hingga-4-meter-di-sejumlah-perairan-ZRDoH9RZVM.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Antara)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xNi8xLzE4MDc1Ni81L3g4eWtxbWk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 3 hingga 4 Juli 2024.



BMKG mengatakan hal ini dipengaruhi oleh adanya pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Tenggara - Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 4 - 15 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 8 - 30 knot.


BACA JUGA:
BMKG: Cuaca Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari


&amp;ldquo;Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Makassar bagian selatan,&amp;rdquo; tulis BMKG dalam keterangan resminya, Rabu (3/7/2024).



Kondisi tersebut, kata BMKG, menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.5 meter berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh - Kep. Mentawai, Samudra Hindia Barat Aceh - Kep. Mentawai, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Selat Karimata, Laut Natuna Utara, Laut Jawa.



Kemudian di Laut Bali, Selat Bali - Lombok - Alas - Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, Laut Flores bagian timur, perairan P. Buru, Teluk Tolo, perairan Banggai, perairan Wakatobi, Laut Seram bagian timur, perairan Kep. Sermata - Kep. Tanimbar, perairan selatan Kep. Kai - Kep. Aru, Laut Banda, Laut Arafuru.


BACA JUGA:
Analisis BMKG, Ini Penyebab Gempa M5,4 Guncang Tanimbar


Selain itu, terjadi peningkatan gelombang tinggi 2.5 - 4.0 Meter yang berpeluang terjadi di perairan Bengkulu - P. Enggano, perairan barat Lampung, Samudra Hindia Barat Bengkulu - Lampung, perairan selatan Banten - NTT, Samudra Hindia Selatan Banten - NTB.



BMKG mengimbau potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m).Selanjutnya, Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).







&amp;ldquo;Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,&amp;rdquo; imbaunya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xNi8xLzE4MDc1Ni81L3g4eWtxbWk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 3 hingga 4 Juli 2024.



BMKG mengatakan hal ini dipengaruhi oleh adanya pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Tenggara - Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 4 - 15 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 8 - 30 knot.


BACA JUGA:
BMKG: Cuaca Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari


&amp;ldquo;Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Makassar bagian selatan,&amp;rdquo; tulis BMKG dalam keterangan resminya, Rabu (3/7/2024).



Kondisi tersebut, kata BMKG, menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.5 meter berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh - Kep. Mentawai, Samudra Hindia Barat Aceh - Kep. Mentawai, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Selat Karimata, Laut Natuna Utara, Laut Jawa.



Kemudian di Laut Bali, Selat Bali - Lombok - Alas - Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, Laut Flores bagian timur, perairan P. Buru, Teluk Tolo, perairan Banggai, perairan Wakatobi, Laut Seram bagian timur, perairan Kep. Sermata - Kep. Tanimbar, perairan selatan Kep. Kai - Kep. Aru, Laut Banda, Laut Arafuru.


BACA JUGA:
Analisis BMKG, Ini Penyebab Gempa M5,4 Guncang Tanimbar


Selain itu, terjadi peningkatan gelombang tinggi 2.5 - 4.0 Meter yang berpeluang terjadi di perairan Bengkulu - P. Enggano, perairan barat Lampung, Samudra Hindia Barat Bengkulu - Lampung, perairan selatan Banten - NTT, Samudra Hindia Selatan Banten - NTB.



BMKG mengimbau potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m).Selanjutnya, Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).







&amp;ldquo;Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,&amp;rdquo; imbaunya.</content:encoded></item></channel></rss>
