<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Waspada Banjir Lahar Hujan   </title><description>Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami erupsi pagi ini, Rabu (3/7/2024), pukul 04.47 WITA.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/03/337/3029144/gunung-lewotobi-laki-laki-erupsi-pagi-ini-waspada-banjir-lahar-hujan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/03/337/3029144/gunung-lewotobi-laki-laki-erupsi-pagi-ini-waspada-banjir-lahar-hujan"/><item><title> Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Waspada Banjir Lahar Hujan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/03/337/3029144/gunung-lewotobi-laki-laki-erupsi-pagi-ini-waspada-banjir-lahar-hujan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/03/337/3029144/gunung-lewotobi-laki-laki-erupsi-pagi-ini-waspada-banjir-lahar-hujan</guid><pubDate>Rabu 03 Juli 2024 07:33 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/03/337/3029144/gunung-lewotobi-laki-laki-erupsi-pagi-ini-waspada-banjir-lahar-hujan-wK6jiQFUKb.png" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Lewotobi laki-laki erupsi (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/03/337/3029144/gunung-lewotobi-laki-laki-erupsi-pagi-ini-waspada-banjir-lahar-hujan-wK6jiQFUKb.png</image><title>Gunung Lewotobi laki-laki erupsi (foto: dok ist)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yOS8xLzE4MjI5My81L3g5MTUwN2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami erupsi pagi ini, Rabu (3/7/2024), pukul 04.47 WITA. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan gunungapi meluncurkan abu vulkanik setinggi 300 meter di atas puncak.
Diketahui, Gunung Api Lewotobi Laki-laki terletak di Kab/Kota Flores Timur, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.5389&amp;deg;LU, Longitude 122.7682&amp;deg;BT dan memiliki ketinggian 1584 mdpl.

BACA JUGA:
 Gunung Ibu Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Abu Vulkanik Mencapai 3.000 Meter&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Lewotobi Laki-laki pada hari Rabu, 03 Juli 2024, pukul 04:47 WITA dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 300 m di atas puncak (&amp;plusmn; 1884 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ungkap Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Herman Yosef S Mboro dalam keterangannya.
Herman melaporkan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 18.5 mm dan durasi 422 detik.

BACA JUGA:
Gunung Semeru Kembali Erupsi, Waspada Awan Panas dan Lahar di Aliran Sungai
Sementara itu, Herman meminta masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/ wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 2 KM dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki serta sektoral 3 km pada arah Utara-Timur Laut dan 5 KM pada sektor Timur Laut.
&amp;ldquo;Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya,&amp;rdquo; imbaunya.
Herman juga meminta masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
&amp;ldquo;Masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki memakai masker atau penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yOS8xLzE4MjI5My81L3g5MTUwN2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami erupsi pagi ini, Rabu (3/7/2024), pukul 04.47 WITA. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan gunungapi meluncurkan abu vulkanik setinggi 300 meter di atas puncak.
Diketahui, Gunung Api Lewotobi Laki-laki terletak di Kab/Kota Flores Timur, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.5389&amp;deg;LU, Longitude 122.7682&amp;deg;BT dan memiliki ketinggian 1584 mdpl.

BACA JUGA:
 Gunung Ibu Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Abu Vulkanik Mencapai 3.000 Meter&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Lewotobi Laki-laki pada hari Rabu, 03 Juli 2024, pukul 04:47 WITA dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 300 m di atas puncak (&amp;plusmn; 1884 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ungkap Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Herman Yosef S Mboro dalam keterangannya.
Herman melaporkan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 18.5 mm dan durasi 422 detik.

BACA JUGA:
Gunung Semeru Kembali Erupsi, Waspada Awan Panas dan Lahar di Aliran Sungai
Sementara itu, Herman meminta masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/ wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 2 KM dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki serta sektoral 3 km pada arah Utara-Timur Laut dan 5 KM pada sektor Timur Laut.
&amp;ldquo;Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya,&amp;rdquo; imbaunya.
Herman juga meminta masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
&amp;ldquo;Masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki memakai masker atau penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
