<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Belasan Rumah di Puncak Bogor Terdampak Angin Kencang</title><description>Belasan rumah milik warga di wilayah Desa Sukamahi, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor rusak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/03/338/3029331/belasan-rumah-di-puncak-bogor-terdampak-angin-kencang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/03/338/3029331/belasan-rumah-di-puncak-bogor-terdampak-angin-kencang"/><item><title>Belasan Rumah di Puncak Bogor Terdampak Angin Kencang</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/03/338/3029331/belasan-rumah-di-puncak-bogor-terdampak-angin-kencang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/03/338/3029331/belasan-rumah-di-puncak-bogor-terdampak-angin-kencang</guid><pubDate>Rabu 03 Juli 2024 14:15 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/03/338/3029331/belasan-rumah-di-puncak-bogor-terdampak-angin-kencang-VHzifhGdUx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Angin kencang di Bogor (Foto: BPBD Bogor)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/03/338/3029331/belasan-rumah-di-puncak-bogor-terdampak-angin-kencang-VHzifhGdUx.jpg</image><title>Angin kencang di Bogor (Foto: BPBD Bogor)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yOS8xLzE4MjMwNy81L3g5MTVvMDI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BOGOR - Belasan rumah milik warga di wilayah Desa Sukamahi, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor rusak. Hal itu disebabkan oleh terjadinya angin kencang yang melanda kawasan tersebut.
&quot;Dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang mengakibatkan beberapa unit rumah mengalami kerusakan pada bagian atap,&quot; kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M. Adam dalam keterangannya, Rabu (3/7/2024).
Adapun peristiwa itu terjadi pada Selasa 2 Juli 2024. Rinciannya, angin kencang terjadi di Kampung Nagrog, Kampung Pabuaran, Kampung Bojongkaso dan Kampung Belendung dengan total 12 rumah.

BACA JUGA:
Waspada! Wilayah-Wilayah Ini Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga 8 Juli

&quot;Diperkirakan dampak hasil kaji cepat 12 rumah rusak ringan terdiri dari 12 KK dengan 35 jiwa,&quot; jelasnya.

BACA JUGA:
Puji Keindahan Alamnya, Sandiaga Dorong Pengembangan Desa Wisata Balleangin

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.Untuk kerusakan pada masing-masing bangunan rumah belum diperbaiki dan masih dihuni oleh pemiliknya.
&quot;Kerusakan pada rumah rata-rata pada bagian atap dikarenakan material yang sudah rapuh. Perlu penanganan lebih lanjut dinas terkait,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yOS8xLzE4MjMwNy81L3g5MTVvMDI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BOGOR - Belasan rumah milik warga di wilayah Desa Sukamahi, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor rusak. Hal itu disebabkan oleh terjadinya angin kencang yang melanda kawasan tersebut.
&quot;Dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang mengakibatkan beberapa unit rumah mengalami kerusakan pada bagian atap,&quot; kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M. Adam dalam keterangannya, Rabu (3/7/2024).
Adapun peristiwa itu terjadi pada Selasa 2 Juli 2024. Rinciannya, angin kencang terjadi di Kampung Nagrog, Kampung Pabuaran, Kampung Bojongkaso dan Kampung Belendung dengan total 12 rumah.

BACA JUGA:
Waspada! Wilayah-Wilayah Ini Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga 8 Juli

&quot;Diperkirakan dampak hasil kaji cepat 12 rumah rusak ringan terdiri dari 12 KK dengan 35 jiwa,&quot; jelasnya.

BACA JUGA:
Puji Keindahan Alamnya, Sandiaga Dorong Pengembangan Desa Wisata Balleangin

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.Untuk kerusakan pada masing-masing bangunan rumah belum diperbaiki dan masih dihuni oleh pemiliknya.
&quot;Kerusakan pada rumah rata-rata pada bagian atap dikarenakan material yang sudah rapuh. Perlu penanganan lebih lanjut dinas terkait,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
