<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta Kepala Remaja Terjepit Eskalator Mal di Bandung, Begini Kondisinya</title><description>Kejadian remaja terjepit eskalator mal viral.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/03/525/3029003/4-fakta-kepala-remaja-terjepit-eskalator-mal-di-bandung-begini-kondisinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/03/525/3029003/4-fakta-kepala-remaja-terjepit-eskalator-mal-di-bandung-begini-kondisinya"/><item><title>4 Fakta Kepala Remaja Terjepit Eskalator Mal di Bandung, Begini Kondisinya</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/03/525/3029003/4-fakta-kepala-remaja-terjepit-eskalator-mal-di-bandung-begini-kondisinya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/03/525/3029003/4-fakta-kepala-remaja-terjepit-eskalator-mal-di-bandung-begini-kondisinya</guid><pubDate>Rabu 03 Juli 2024 06:29 WIB</pubDate><dc:creator>Ricko Setya Bayu Pradana Junior</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/02/525/3029003/4-fakta-kepala-remaja-terjepit-eskalator-mal-di-bandung-begini-kondisinya-26jjhy0Zs5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Remaja terjepit eskalator mal di Bandung (MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/02/525/3029003/4-fakta-kepala-remaja-terjepit-eskalator-mal-di-bandung-begini-kondisinya-26jjhy0Zs5.jpg</image><title>Remaja terjepit eskalator mal di Bandung (MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wMS8xLzE4MjM1NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KEPALA seorang remaja SMP berinisial AH (14) terjepit di antara tembok dan eskalator di Mal Paris Van Java (PVJ) Kota Bandung, Jawa Barat. Akibatnya AH mengalami patah tulang bahu.
Kejadian itu mengundang kerumunan orang. Tak sedikit warga memvideokannya saat proses penyelamatan. Video itu pun viral di media sosial.
Dalam video terlihat tangisan anak kecil membuat suasana semakin menegangkan.

BACA JUGA:
 Viral Kepala Remaja Terjepit Eskalator Mal di Bandung

Berikut fakta remaja terjepit eskalator mal di Bandung :
1.	Waktu dan Lokasi Kejadian
Kapolsek Sukajadi Kompol Edy Kusmawan mengatakan bahwa AH terjepit di antara tembok dan eskalator di Mal Paris Van Java, Jalan Sukajadi, Kota Bandung, pada Senin 1 Juli 2024 sore.
2.  Kronologi Kejadian
Menurut Kompol Edy, kejadian bermula saat korban bersama keluarga berkunjung ke Mal PVJ. Saat menaiki eskalator dari lantai Glamor ke arah resort mal PVJ, tiba-tiba korban melihat ke bawah sehingga bahu dan kepala korban terjepit rongga atau partitisi eskalator.
&quot;Para saksi yang melihat kejadian tersebut, langsung mematikan eskalator dengan menekan tombol darurat,&quot; ucap Edy, Selasa 2 Juli 2024.

BACA JUGA:
Usai Asyik Main Tiktok, ABG Terjepit Batu Grip hingga Berjam-jam

3. Kondisi Korban
Atas kejadian tersebut, korban asal Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung mengalami patah tulang bahu dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
&quot;Akibat kejadian itu, tulang bahu korban patah dan dibawa ke Rumah Sakit Advent, Jalan Cihampelas,&quot; ujar Kompol Edy.Kapolsek Sukajadi juga menuturkan, saat ini, korban AH telah pindah ke Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Bandung.

4. Kesepakatan dari Pihak Mal kepada Keluarga Korban

Permasalahan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan antara keluarga korban dengan manajemen Mal PVJ.

&quot;Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan masalah secara musyawarah dan kekeluargaan,&quot; tutur Kapolsek.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wMS8xLzE4MjM1NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KEPALA seorang remaja SMP berinisial AH (14) terjepit di antara tembok dan eskalator di Mal Paris Van Java (PVJ) Kota Bandung, Jawa Barat. Akibatnya AH mengalami patah tulang bahu.
Kejadian itu mengundang kerumunan orang. Tak sedikit warga memvideokannya saat proses penyelamatan. Video itu pun viral di media sosial.
Dalam video terlihat tangisan anak kecil membuat suasana semakin menegangkan.

BACA JUGA:
 Viral Kepala Remaja Terjepit Eskalator Mal di Bandung

Berikut fakta remaja terjepit eskalator mal di Bandung :
1.	Waktu dan Lokasi Kejadian
Kapolsek Sukajadi Kompol Edy Kusmawan mengatakan bahwa AH terjepit di antara tembok dan eskalator di Mal Paris Van Java, Jalan Sukajadi, Kota Bandung, pada Senin 1 Juli 2024 sore.
2.  Kronologi Kejadian
Menurut Kompol Edy, kejadian bermula saat korban bersama keluarga berkunjung ke Mal PVJ. Saat menaiki eskalator dari lantai Glamor ke arah resort mal PVJ, tiba-tiba korban melihat ke bawah sehingga bahu dan kepala korban terjepit rongga atau partitisi eskalator.
&quot;Para saksi yang melihat kejadian tersebut, langsung mematikan eskalator dengan menekan tombol darurat,&quot; ucap Edy, Selasa 2 Juli 2024.

BACA JUGA:
Usai Asyik Main Tiktok, ABG Terjepit Batu Grip hingga Berjam-jam

3. Kondisi Korban
Atas kejadian tersebut, korban asal Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung mengalami patah tulang bahu dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
&quot;Akibat kejadian itu, tulang bahu korban patah dan dibawa ke Rumah Sakit Advent, Jalan Cihampelas,&quot; ujar Kompol Edy.Kapolsek Sukajadi juga menuturkan, saat ini, korban AH telah pindah ke Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Bandung.

4. Kesepakatan dari Pihak Mal kepada Keluarga Korban

Permasalahan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan antara keluarga korban dengan manajemen Mal PVJ.

&quot;Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan masalah secara musyawarah dan kekeluargaan,&quot; tutur Kapolsek.

</content:encoded></item></channel></rss>
