<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengenal Suharyono, Kapolda Sumbar yang Disorot karena Cari Orang Viralkan Kematian Afif Maulana</title><description>Suharyono merupakan lulusan terbaik Akpol.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/04/337/3029409/mengenal-suharyono-kapolda-sumbar-yang-disorot-karena-cari-orang-viralkan-kematian-afif-maulana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/04/337/3029409/mengenal-suharyono-kapolda-sumbar-yang-disorot-karena-cari-orang-viralkan-kematian-afif-maulana"/><item><title>Mengenal Suharyono, Kapolda Sumbar yang Disorot karena Cari Orang Viralkan Kematian Afif Maulana</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/04/337/3029409/mengenal-suharyono-kapolda-sumbar-yang-disorot-karena-cari-orang-viralkan-kematian-afif-maulana</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/04/337/3029409/mengenal-suharyono-kapolda-sumbar-yang-disorot-karena-cari-orang-viralkan-kematian-afif-maulana</guid><pubDate>Kamis 04 Juli 2024 05:35 WIB</pubDate><dc:creator>Ricko Setya Bayu Pradana Junior</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/03/337/3029409/mengenal-suharyono-kapolda-sumbar-yang-disorot-karena-cari-orang-viralkan-kematian-afif-maulana-uczE4phtYb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolda Sumbar Irjen Suharyono (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/03/337/3029409/mengenal-suharyono-kapolda-sumbar-yang-disorot-karena-cari-orang-viralkan-kematian-afif-maulana-uczE4phtYb.jpg</image><title>Kapolda Sumbar Irjen Suharyono (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yNy8xLzE4MjIyNS81L3g5MTFyM2c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KASUS kematian pelajar SMP di Padang, Afif Maulana (13) yang diduga akibat disiksa oleh polisi menarik perhatian publik secara luas. Kapolda Sumatera Barat Irjen Suharyono turut jadi sorotan bahkan sasaran kritik.
Pernyataan Suharyono terkait kasus Afif Maulana di media sering jadi sorotan karena dianggap berlawanan dengan keinganan publik yang berharap kasus kematian korban diusut tuntas.
Salah satu pernyataan Suharyono yang menuai kritik adalah ketika ia menyatakan akan mencari pihak yang memviralkan kematian Afif Maulana.
Menurut Suharyono pelaku yang memviralkan kasus Afif Maulana telah melakukan trial by the press. &amp;ldquo;Kami saat ini masih berupaya untuk mendapatkan yang bersangkutan, untuk kami periksa,&amp;rdquo; kata dia beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:
11 Fakta Janggal Kematian Afif Maulana Diduga Akibat Disiksa Polisi, Pernyataan Kapolda Sumbar Disorot

Sontak saja pernyataan Suharyono menuai kecaman netizen karena seharusnya polisi fokus mencari pelaku yang menyebabkan kematian Afif Maulana, bukan orang yang memviralkannya.
Kasus kematian janggal Afif Maulana jadi perhatian publik setelah viral. Sejumlah kalangan kemudian mendesak polisi agar mengusut kasus tersebut.
Berikut Profil Irjen Suharyono
Irjen Suharyono menjabat Kapolda Sumbar sejak 14 Oktober 2022. Ia merupakan lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) 1992 sekaligus peraih Adhi Makayasa, penghargaan tahunan bagi lulusan terbaik akademi TNI-Polri. Suharyono berpengalaman dalam bidang intelijen.

BACA JUGA:
Ibu Afif Maulana ke Kapolri: Tolong Bantu Kami Mencari Pelaku Penganiayaan Anak Saya

Dikutip dari Wikipedia, Suharyono pernah jadi Kapolresta Banjarmasin pada 2012, dua tahun kemudian dipromosikan sebagai Direktur Intelijen Keamanan (Dirintelkam) Polda Kepulauan Riau.
Kemudian diangkat menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Politik (Baintelkam) Polri pada 2015 lalu ditugaskan pada Badan Intelijen Negara (BIN).
Pada 2020, Suharyono dimutasi jadi Penyidik Utama Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dua tahun di OJK, Suharyono dipromosi jadi Kapolda Sumbar.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yNy8xLzE4MjIyNS81L3g5MTFyM2c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KASUS kematian pelajar SMP di Padang, Afif Maulana (13) yang diduga akibat disiksa oleh polisi menarik perhatian publik secara luas. Kapolda Sumatera Barat Irjen Suharyono turut jadi sorotan bahkan sasaran kritik.
Pernyataan Suharyono terkait kasus Afif Maulana di media sering jadi sorotan karena dianggap berlawanan dengan keinganan publik yang berharap kasus kematian korban diusut tuntas.
Salah satu pernyataan Suharyono yang menuai kritik adalah ketika ia menyatakan akan mencari pihak yang memviralkan kematian Afif Maulana.
Menurut Suharyono pelaku yang memviralkan kasus Afif Maulana telah melakukan trial by the press. &amp;ldquo;Kami saat ini masih berupaya untuk mendapatkan yang bersangkutan, untuk kami periksa,&amp;rdquo; kata dia beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:
11 Fakta Janggal Kematian Afif Maulana Diduga Akibat Disiksa Polisi, Pernyataan Kapolda Sumbar Disorot

Sontak saja pernyataan Suharyono menuai kecaman netizen karena seharusnya polisi fokus mencari pelaku yang menyebabkan kematian Afif Maulana, bukan orang yang memviralkannya.
Kasus kematian janggal Afif Maulana jadi perhatian publik setelah viral. Sejumlah kalangan kemudian mendesak polisi agar mengusut kasus tersebut.
Berikut Profil Irjen Suharyono
Irjen Suharyono menjabat Kapolda Sumbar sejak 14 Oktober 2022. Ia merupakan lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) 1992 sekaligus peraih Adhi Makayasa, penghargaan tahunan bagi lulusan terbaik akademi TNI-Polri. Suharyono berpengalaman dalam bidang intelijen.

BACA JUGA:
Ibu Afif Maulana ke Kapolri: Tolong Bantu Kami Mencari Pelaku Penganiayaan Anak Saya

Dikutip dari Wikipedia, Suharyono pernah jadi Kapolresta Banjarmasin pada 2012, dua tahun kemudian dipromosikan sebagai Direktur Intelijen Keamanan (Dirintelkam) Polda Kepulauan Riau.
Kemudian diangkat menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Politik (Baintelkam) Polri pada 2015 lalu ditugaskan pada Badan Intelijen Negara (BIN).
Pada 2020, Suharyono dimutasi jadi Penyidik Utama Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dua tahun di OJK, Suharyono dipromosi jadi Kapolda Sumbar.
</content:encoded></item></channel></rss>
