<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kapolda Sumbar Tegaskan Kasus Kematian Afif Maulana Belum Ditutup   </title><description>Kapolda Sumatra Barat (Sumbar), Irjen Suharyono memastikan, pihaknya belum menutup kasus kematian anak berusia 13 tahun, Afif Maulana.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/04/340/3029717/kapolda-sumbar-tegaskan-kasus-kematian-afif-maulana-belum-ditutup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/04/340/3029717/kapolda-sumbar-tegaskan-kasus-kematian-afif-maulana-belum-ditutup"/><item><title> Kapolda Sumbar Tegaskan Kasus Kematian Afif Maulana Belum Ditutup   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/04/340/3029717/kapolda-sumbar-tegaskan-kasus-kematian-afif-maulana-belum-ditutup</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/04/340/3029717/kapolda-sumbar-tegaskan-kasus-kematian-afif-maulana-belum-ditutup</guid><pubDate>Kamis 04 Juli 2024 10:27 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/04/340/3029717/kapolda-sumbar-tegaskan-kasus-kematian-afif-maulana-belum-ditutup-3Wk3oQ89iy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolda Sumbar, Irjen Suharyono (foto: dok MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/04/340/3029717/kapolda-sumbar-tegaskan-kasus-kematian-afif-maulana-belum-ditutup-3Wk3oQ89iy.jpg</image><title>Kapolda Sumbar, Irjen Suharyono (foto: dok MPI)</title></images><description>

JAKARTA - Kapolda Sumatra Barat (Sumbar), Irjen Suharyono memastikan, pihaknya belum menutup kasus kematian anak berusia 13 tahun, Afif Maulana.

Hal itu diungkap Suharyono untuk menanggapi informasi yang menyebut bahwa Polda Sumbar telah menutup kasus tersebut, lantaran siswa SMP itu dipastikan meninggal akibat lompat dari jembatan, bukan dianiaya polisi.

BACA JUGA:
Berkaca Kasus Afif Maulana, Partai Perindo Dorong Reformasi Polri

&quot;Yang pasti sampai saat ini kami nyatakan belum menutup atau menghentikan kasus ini,&quot; kata Suharyono saat dikonfirmasi, Kamis (4/7/2024).

Suharyono memastikan, pihaknya tetap terbuka dan tidak akan menutup-nutupi kasus kematian Afif yang ditemukan mengapung di Sungai Batang Kuranji, dekat jembatan di jalan bypass, Kota Padang, Sumbar pada Minggu, 9 Juni 2024 pukul 11.55 WIB.

BACA JUGA:
Ibu Afif Maulana ke Kapolri: Tolong Bantu Kami Mencari Pelaku Penganiayaan Anak Saya

Terlebih, kata Suharyono, penyelidikan juga telah dilakukan secara prosedural dan profesional berdasar standar operasional prosedur (SOP). Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, Kapolda menduga kuat Afif meloncat dari jembatan ke dasar sungai untuk menyelamatkan diri dari polisi.

&quot;Kalau ada pihak yang membuat skenario tanpa fakta, ya kami luruskan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>

JAKARTA - Kapolda Sumatra Barat (Sumbar), Irjen Suharyono memastikan, pihaknya belum menutup kasus kematian anak berusia 13 tahun, Afif Maulana.

Hal itu diungkap Suharyono untuk menanggapi informasi yang menyebut bahwa Polda Sumbar telah menutup kasus tersebut, lantaran siswa SMP itu dipastikan meninggal akibat lompat dari jembatan, bukan dianiaya polisi.

BACA JUGA:
Berkaca Kasus Afif Maulana, Partai Perindo Dorong Reformasi Polri

&quot;Yang pasti sampai saat ini kami nyatakan belum menutup atau menghentikan kasus ini,&quot; kata Suharyono saat dikonfirmasi, Kamis (4/7/2024).

Suharyono memastikan, pihaknya tetap terbuka dan tidak akan menutup-nutupi kasus kematian Afif yang ditemukan mengapung di Sungai Batang Kuranji, dekat jembatan di jalan bypass, Kota Padang, Sumbar pada Minggu, 9 Juni 2024 pukul 11.55 WIB.

BACA JUGA:
Ibu Afif Maulana ke Kapolri: Tolong Bantu Kami Mencari Pelaku Penganiayaan Anak Saya

Terlebih, kata Suharyono, penyelidikan juga telah dilakukan secara prosedural dan profesional berdasar standar operasional prosedur (SOP). Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, Kapolda menduga kuat Afif meloncat dari jembatan ke dasar sungai untuk menyelamatkan diri dari polisi.

&quot;Kalau ada pihak yang membuat skenario tanpa fakta, ya kami luruskan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
