<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2.327 Warga Tulungagung Alami Gangguan Jiwa</title><description>Dinas Kesehatan Tulungagung mencatat jumlah ODGJ kategori ringan hingga berat di Tulungagung mencapai 2.327 orang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/04/519/3029832/2-327-warga-tulungagung-alami-gangguan-jiwa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/04/519/3029832/2-327-warga-tulungagung-alami-gangguan-jiwa"/><item><title>2.327 Warga Tulungagung Alami Gangguan Jiwa</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/04/519/3029832/2-327-warga-tulungagung-alami-gangguan-jiwa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/04/519/3029832/2-327-warga-tulungagung-alami-gangguan-jiwa</guid><pubDate>Kamis 04 Juli 2024 13:52 WIB</pubDate><dc:creator>Anang Agus Faisal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/04/519/3029832/2-327-warga-tulungagung-alami-gangguan-jiwa-NPzba56kaY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">RSJ Radjiman Wediodiningrat tampung puluhan pasien ODGJ dari Tulungagung (Foto: iNews/Anang AF)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/04/519/3029832/2-327-warga-tulungagung-alami-gangguan-jiwa-NPzba56kaY.jpg</image><title>RSJ Radjiman Wediodiningrat tampung puluhan pasien ODGJ dari Tulungagung (Foto: iNews/Anang AF)</title></images><description>TULUNGAGUNG - Puluhan orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ di Tulungagung, dikirim ke Rumah Sakit Jiwa Radjiman Wediodiningrat, Lawang, Kabupaten Malang, untuk mendapatkan perawatan.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Tulungagung mencatat jumlah ODGJ kategori ringan hingga berat di Tulungagung mencapai 2.327 orang.

Mulai akhir Juni hingga awal Juli 2024, sebanyak 80 ODGJ asal Tulungagung, dirujuk ke RSJ Radjiman Widyodiningrat, Lawang, Kabupaten Malang.


BACA JUGA:
 Kasus Penganiayaan Wanita di Depok Mandek, RPA Perindo Minta Kasus Kekerasan Seksual Jangan Direkayasa


Mereka menjalani pengobatan karena mengalami gangguan jiwa berat dan sebagian termasuk dalam kategori agresif.

Sekretaris Dinas Kesehatan Tulungagung, Anna Sapti Saripah mengatakan, program kerjasama antara Dinkes Tulungagung dengan RSJ Lawang sangat membantu pihaknya dalam menangani ODGJ.

&quot;Sebab fasilitas kesehatan untuk kasus kejiwaan di Tulungagung, terutama untuk rawat inap sangat terbatas,&quot; ujar Anna, Kamis (4/7/2024).


BACA JUGA:
Viral! Kalung Ibu-Ibu Dijambret Sepulang dari Kondangan di Gianyar


Berdasar catatan Dinkes Tulungagung, sampai dengan awal Juli, jumlah ODGJ kategori ringan hingga berat di tulungagung mencapai 2.327 orang.

Menurut Anna, mayoritas pemicunya adalah faktor ekonomi dan juga persoalan rumah tangga.Sementara itu, Ketua Tim Kerja RSJ Lawang, Susiati menyatakan, layanan penjemputan dan pengantaran ODGJ gratis merupakan program sejak tahun 2023. Mereka yang dijemput adalah pasien ODGJ yang memiliki penjamin, seperti BPJS atau Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kabupaten/Kota.

&quot;Rata-rata para ODGJ yang dirujuk ke RSJ Lawang memerlukan rawat inap selama sekitar 2 pekan,&quot; ujar Susiati.

Susiati menambahkan, RSJ Lawang memiliki kapasitas daya tampung 372 tempat tidur, dimana 16 persennya diperuntukkan bagi pasien non-jiwa, sedangkan 84 persennya untuk pasien ODGJ.</description><content:encoded>TULUNGAGUNG - Puluhan orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ di Tulungagung, dikirim ke Rumah Sakit Jiwa Radjiman Wediodiningrat, Lawang, Kabupaten Malang, untuk mendapatkan perawatan.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Tulungagung mencatat jumlah ODGJ kategori ringan hingga berat di Tulungagung mencapai 2.327 orang.

Mulai akhir Juni hingga awal Juli 2024, sebanyak 80 ODGJ asal Tulungagung, dirujuk ke RSJ Radjiman Widyodiningrat, Lawang, Kabupaten Malang.


BACA JUGA:
 Kasus Penganiayaan Wanita di Depok Mandek, RPA Perindo Minta Kasus Kekerasan Seksual Jangan Direkayasa


Mereka menjalani pengobatan karena mengalami gangguan jiwa berat dan sebagian termasuk dalam kategori agresif.

Sekretaris Dinas Kesehatan Tulungagung, Anna Sapti Saripah mengatakan, program kerjasama antara Dinkes Tulungagung dengan RSJ Lawang sangat membantu pihaknya dalam menangani ODGJ.

&quot;Sebab fasilitas kesehatan untuk kasus kejiwaan di Tulungagung, terutama untuk rawat inap sangat terbatas,&quot; ujar Anna, Kamis (4/7/2024).


BACA JUGA:
Viral! Kalung Ibu-Ibu Dijambret Sepulang dari Kondangan di Gianyar


Berdasar catatan Dinkes Tulungagung, sampai dengan awal Juli, jumlah ODGJ kategori ringan hingga berat di tulungagung mencapai 2.327 orang.

Menurut Anna, mayoritas pemicunya adalah faktor ekonomi dan juga persoalan rumah tangga.Sementara itu, Ketua Tim Kerja RSJ Lawang, Susiati menyatakan, layanan penjemputan dan pengantaran ODGJ gratis merupakan program sejak tahun 2023. Mereka yang dijemput adalah pasien ODGJ yang memiliki penjamin, seperti BPJS atau Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kabupaten/Kota.

&quot;Rata-rata para ODGJ yang dirujuk ke RSJ Lawang memerlukan rawat inap selama sekitar 2 pekan,&quot; ujar Susiati.

Susiati menambahkan, RSJ Lawang memiliki kapasitas daya tampung 372 tempat tidur, dimana 16 persennya diperuntukkan bagi pasien non-jiwa, sedangkan 84 persennya untuk pasien ODGJ.</content:encoded></item></channel></rss>
