<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Eks Komisioner KPU Sebut Sirekap Tetap Perlu Digunakan pada Pilkada 2024</title><description>Eks Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay menilai bahwa Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) tetap perlu digunakan di pilkada serentak 2024.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/06/337/3030729/eks-komisioner-kpu-sebut-sirekap-tetap-perlu-digunakan-pada-pilkada-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/06/337/3030729/eks-komisioner-kpu-sebut-sirekap-tetap-perlu-digunakan-pada-pilkada-2024"/><item><title>Eks Komisioner KPU Sebut Sirekap Tetap Perlu Digunakan pada Pilkada 2024</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/06/337/3030729/eks-komisioner-kpu-sebut-sirekap-tetap-perlu-digunakan-pada-pilkada-2024</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/06/337/3030729/eks-komisioner-kpu-sebut-sirekap-tetap-perlu-digunakan-pada-pilkada-2024</guid><pubDate>Sabtu 06 Juli 2024 15:12 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/06/337/3030729/eks-komisioner-kpu-sebut-sirekap-tetap-perlu-digunakan-pada-pilkada-2024-JxOen8OcLS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/06/337/3030729/eks-komisioner-kpu-sebut-sirekap-tetap-perlu-digunakan-pada-pilkada-2024-JxOen8OcLS.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Eks Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay menilai bahwa Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) tetap perlu digunakan di pilkada serentak 2024.

&quot;Sirekap tetap perlu digunakan untuk Pilkada 2024, dengan perbaikan dan persiapan yang matang,&quot; kata Hadar dalam diskusi bertajuk 'Sirekap di Pemilu 2024: Evaluasi dan Rekomendasi untuk Pilkada Serentak 2024', yang ditayangkan melalui YouTube NETGRIT, Sabtu (6/7/2024).


BACA JUGA:
Harga Obat di Indonesia 5 Kali Lipat dari Malaysia, DPR: Intervensi Negara Harus Bisa Menekannya


Hadar yang juga merupakan Direktur NETGRIT itu mengatakan, sirekap harus diperbaiki untuk digunakan dalam Pilkada, bukan malah ditutup.

&quot;Sirekap ini seharusnya diperbaiki bukan malah ditutup, karena semua ini ada manfaatnya dan merupakan tugas dari KPU,&quot; katanya.

&quot;Dicek dalam PKPU-nya, bahwa Sirekap itu ya digunakan bukan ditutup, Sirekap itu alat yang membantu untuk proses rekap berjenjang Jadi untuk mengevek apakah rekap manual sudah sesuai atau tidak, kalau ada kekeliruan ya dikoreksi,&quot; sambungnya.


BACA JUGA:
Eks Komisioner KPU Bilang Sirekap Harus Bantu Proses Pemilu, Bukan Bikin Bingung


Kehadiran sirekap, kata Hadar, seharusnya dapat membantu perhitungan suara yang dilakukan secara manual.

&quot;Apalagi pemilu yang model kaya kita ini, yang besar dan rumit. Jadi kita perlu teknologi untuk membantu kerja kita ini,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Eks Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay menilai bahwa Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) tetap perlu digunakan di pilkada serentak 2024.

&quot;Sirekap tetap perlu digunakan untuk Pilkada 2024, dengan perbaikan dan persiapan yang matang,&quot; kata Hadar dalam diskusi bertajuk 'Sirekap di Pemilu 2024: Evaluasi dan Rekomendasi untuk Pilkada Serentak 2024', yang ditayangkan melalui YouTube NETGRIT, Sabtu (6/7/2024).


BACA JUGA:
Harga Obat di Indonesia 5 Kali Lipat dari Malaysia, DPR: Intervensi Negara Harus Bisa Menekannya


Hadar yang juga merupakan Direktur NETGRIT itu mengatakan, sirekap harus diperbaiki untuk digunakan dalam Pilkada, bukan malah ditutup.

&quot;Sirekap ini seharusnya diperbaiki bukan malah ditutup, karena semua ini ada manfaatnya dan merupakan tugas dari KPU,&quot; katanya.

&quot;Dicek dalam PKPU-nya, bahwa Sirekap itu ya digunakan bukan ditutup, Sirekap itu alat yang membantu untuk proses rekap berjenjang Jadi untuk mengevek apakah rekap manual sudah sesuai atau tidak, kalau ada kekeliruan ya dikoreksi,&quot; sambungnya.


BACA JUGA:
Eks Komisioner KPU Bilang Sirekap Harus Bantu Proses Pemilu, Bukan Bikin Bingung


Kehadiran sirekap, kata Hadar, seharusnya dapat membantu perhitungan suara yang dilakukan secara manual.

&quot;Apalagi pemilu yang model kaya kita ini, yang besar dan rumit. Jadi kita perlu teknologi untuk membantu kerja kita ini,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
