<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4.500 Warga Mengungsi Akibat Banjir Rob di Karawang, 3 Rumah Roboh Diterjang Air Laut</title><description>Ada 1.800 rumah terendam banjir rob di Cemara Jaya, Cibuaya, Karawang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/06/525/3030652/4-500-warga-mengungsi-akibat-banjir-rob-di-karawang-3-rumah-roboh-diterjang-air-laut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/06/525/3030652/4-500-warga-mengungsi-akibat-banjir-rob-di-karawang-3-rumah-roboh-diterjang-air-laut"/><item><title>4.500 Warga Mengungsi Akibat Banjir Rob di Karawang, 3 Rumah Roboh Diterjang Air Laut</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/06/525/3030652/4-500-warga-mengungsi-akibat-banjir-rob-di-karawang-3-rumah-roboh-diterjang-air-laut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/06/525/3030652/4-500-warga-mengungsi-akibat-banjir-rob-di-karawang-3-rumah-roboh-diterjang-air-laut</guid><pubDate>Sabtu 06 Juli 2024 11:14 WIB</pubDate><dc:creator>Nila Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/06/525/3030652/4-500-warga-mengungsi-akibat-banjir-rob-di-karawang-3-rumah-roboh-diterjang-air-laut-NTBnBy3aAw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir rob di Cemara Jaya, Cibuaya, Karawang (Foto: MPI/Nilakusuma)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/06/525/3030652/4-500-warga-mengungsi-akibat-banjir-rob-di-karawang-3-rumah-roboh-diterjang-air-laut-NTBnBy3aAw.jpg</image><title>Banjir rob di Cemara Jaya, Cibuaya, Karawang (Foto: MPI/Nilakusuma)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wNC8xLzE4MjQ4NC81L3g5MWhqbzY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KARAWANG - Sedikitnya 4.500 warga Desa Cemara Jaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat harus mengungsi karena permukiman mereka diterjang banjir rob laut utara, Sabtu (6/7/24) dini hari. Sebanyak 1.800 rumah tergenang air setinggi setengah meter.

Kepala Desa Cemara Jaya,  Rudi Saniyaga mengatakan bajir rob diketahui menerjang desanya sejak Jumat 5 Juli 2024 malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Awalnya warga dikejutkan dengan derasnya air laut masuk ke pemukiman warga. Sebanyak 3 rumah warga langsung roboh karena tembok rumahnya hancur diterjang rob.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Waspada! Banjir Rob Berpotensi Melanda Sejumlah Wilayah Perairan hingga 13 Juli Mendatang

&quot;Warga sedang didalam rumah tiba-tiba ada air laut masuk kedalam rumah dengan deras. Kemudian banjir menggenangi setiap rumah setinggi 50 cm,&quot; Rudi.

Menurut Rudi, warga mengungsi ke kantor desa dan rumah yang aman dari rob.

&quot;Sebagain mengungsi di kantor desa sebagian lagi di rumah-rumah tetangga desa,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pluit Sempat Terendam Banjir Rob 60 Cm, Mulai Surut Pagi Ini

Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Mahfudin membenarkan kejadian tersebut. Pihak BPBD sudah diterjunkan ke lokasi sambil membawa karung-karung yang nantinya diisi pasir untuk menahan terjangan air laut.

&quot;Warga disana meminta karung sebanyak-banyaknya. Kita sudah kirim pagi ini karung yang dibutuhkan,&quot; kata Mahfudin.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wNC8xLzE4MjQ4NC81L3g5MWhqbzY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KARAWANG - Sedikitnya 4.500 warga Desa Cemara Jaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat harus mengungsi karena permukiman mereka diterjang banjir rob laut utara, Sabtu (6/7/24) dini hari. Sebanyak 1.800 rumah tergenang air setinggi setengah meter.

Kepala Desa Cemara Jaya,  Rudi Saniyaga mengatakan bajir rob diketahui menerjang desanya sejak Jumat 5 Juli 2024 malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Awalnya warga dikejutkan dengan derasnya air laut masuk ke pemukiman warga. Sebanyak 3 rumah warga langsung roboh karena tembok rumahnya hancur diterjang rob.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Waspada! Banjir Rob Berpotensi Melanda Sejumlah Wilayah Perairan hingga 13 Juli Mendatang

&quot;Warga sedang didalam rumah tiba-tiba ada air laut masuk kedalam rumah dengan deras. Kemudian banjir menggenangi setiap rumah setinggi 50 cm,&quot; Rudi.

Menurut Rudi, warga mengungsi ke kantor desa dan rumah yang aman dari rob.

&quot;Sebagain mengungsi di kantor desa sebagian lagi di rumah-rumah tetangga desa,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pluit Sempat Terendam Banjir Rob 60 Cm, Mulai Surut Pagi Ini

Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Mahfudin membenarkan kejadian tersebut. Pihak BPBD sudah diterjunkan ke lokasi sambil membawa karung-karung yang nantinya diisi pasir untuk menahan terjangan air laut.

&quot;Warga disana meminta karung sebanyak-banyaknya. Kita sudah kirim pagi ini karung yang dibutuhkan,&quot; kata Mahfudin.</content:encoded></item></channel></rss>
