<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Samarinda Utara Diterjang Banjir Disertai Pasir dan Lumpur   </title><description>Hujan deras menimbulkan banjir di wilayah Kecamatan Samarinda Utara, Samarinda, Kalimantan Timur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/07/340/3031043/samarinda-utara-diterjang-banjir-disertai-pasir-dan-lumpur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/07/340/3031043/samarinda-utara-diterjang-banjir-disertai-pasir-dan-lumpur"/><item><title>Samarinda Utara Diterjang Banjir Disertai Pasir dan Lumpur   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/07/340/3031043/samarinda-utara-diterjang-banjir-disertai-pasir-dan-lumpur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/07/340/3031043/samarinda-utara-diterjang-banjir-disertai-pasir-dan-lumpur</guid><pubDate>Minggu 07 Juli 2024 15:56 WIB</pubDate><dc:creator>Ardi Wiriya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/07/340/3031043/samarinda-utara-diterjang-banjir-disertai-pasir-dan-lumpur-It1iweIdhV.png" expression="full" type="image/jpeg">Banjir di Samarinda Utara. (Foto: Ardi Wiriya)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/07/340/3031043/samarinda-utara-diterjang-banjir-disertai-pasir-dan-lumpur-It1iweIdhV.png</image><title>Banjir di Samarinda Utara. (Foto: Ardi Wiriya)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wNy8xLzE4MjYwMi81L3g5MW51eGc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SAMARINDA - Hujan deras menimbulkan banjir di wilayah Kecamatan Samarinda Utara, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (7/7/2024) siang.

Agnes, warga RT 5 Gang Ulin, Kelurahan Sungai Siring menuturkan sudah empat kali bencana banjir terjadi di daerahnya dalam kurun waktu singkat. Air banjir disertai lumpur dan pasir dari tambang batubara yang berada tak jauh dari permukiman warga.

BACA JUGA:
Kelurahan Kembangan Utara Jakbar Masih Terendam Banjir, Jadi Wahana Bermain Anak-Anak

Banjir kali ini, menurut Agnes merupakan yang paling parah dibandingkan dengan banjir-banjir sebelumnya. Ketinggian air mencapai 50 centimeter. Banjir juga membawa pasir dan lumpur yang mengotori rumah warga.

Banjir ini menyebabkan Agnes dan warga lainnya tidak bisa beraktivitas seperti biasa. Akses keluar rumah pun lumpuh total.

BACA JUGA:
3 RT di Jakarta Masih Tergenang Banjir Siang Ini&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Saat ini warga masih khawatir banjir akan bertahan lama apalagi tidak dibuat bendungan dari arah tambang menuju permukiman warga. Pasalnya limpahan air dan lumpur masih akan terjadi apabila hujan kembali turun.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wNy8xLzE4MjYwMi81L3g5MW51eGc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SAMARINDA - Hujan deras menimbulkan banjir di wilayah Kecamatan Samarinda Utara, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (7/7/2024) siang.

Agnes, warga RT 5 Gang Ulin, Kelurahan Sungai Siring menuturkan sudah empat kali bencana banjir terjadi di daerahnya dalam kurun waktu singkat. Air banjir disertai lumpur dan pasir dari tambang batubara yang berada tak jauh dari permukiman warga.

BACA JUGA:
Kelurahan Kembangan Utara Jakbar Masih Terendam Banjir, Jadi Wahana Bermain Anak-Anak

Banjir kali ini, menurut Agnes merupakan yang paling parah dibandingkan dengan banjir-banjir sebelumnya. Ketinggian air mencapai 50 centimeter. Banjir juga membawa pasir dan lumpur yang mengotori rumah warga.

Banjir ini menyebabkan Agnes dan warga lainnya tidak bisa beraktivitas seperti biasa. Akses keluar rumah pun lumpuh total.

BACA JUGA:
3 RT di Jakarta Masih Tergenang Banjir Siang Ini&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Saat ini warga masih khawatir banjir akan bertahan lama apalagi tidak dibuat bendungan dari arah tambang menuju permukiman warga. Pasalnya limpahan air dan lumpur masih akan terjadi apabila hujan kembali turun.</content:encoded></item></channel></rss>
