<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Wanita Muda di Bandung Polisikan Mantan Pacar, Video Syurnya Disebar ke Medsos</title><description>Didampingi kuasa hukumnya Hadi Achfas, korban M melaporkan mantan pacarnya RS ke Polrestabes Kota Bandung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/08/337/3031076/5-fakta-wanita-muda-di-bandung-polisikan-mantan-pacar-video-syurnya-disebar-ke-medsos</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/08/337/3031076/5-fakta-wanita-muda-di-bandung-polisikan-mantan-pacar-video-syurnya-disebar-ke-medsos"/><item><title>5 Fakta Wanita Muda di Bandung Polisikan Mantan Pacar, Video Syurnya Disebar ke Medsos</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/08/337/3031076/5-fakta-wanita-muda-di-bandung-polisikan-mantan-pacar-video-syurnya-disebar-ke-medsos</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/08/337/3031076/5-fakta-wanita-muda-di-bandung-polisikan-mantan-pacar-video-syurnya-disebar-ke-medsos</guid><pubDate>Senin 08 Juli 2024 06:30 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/07/337/3031076/5-fakta-wanita-muda-di-bandung-polisikan-mantan-pacar-video-syurnya-disebar-ke-medsos-HKL5hJZLmo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/07/337/3031076/5-fakta-wanita-muda-di-bandung-polisikan-mantan-pacar-video-syurnya-disebar-ke-medsos-HKL5hJZLmo.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Seorang pria berinisial RS dilaporkan mantan pacarnya, M (21) ke Polrestabes Bandung. RS dipolisikan karena diduga menyebarkan video syur keduanya ke media sosial (medsos).
Didampingi kuasa hukumnya Hadi Achfas, korban M melaporkan mantan pacarnya RS ke Polrestabes Kota Bandung.

BACA JUGA:
Banjir Terjang Cirebon, BNPB: 16.310 Jiwa Terdampak

Dalam laporan dengan Nomor LP/B/253/lll/2024/SPKT/Polrestabes Bandung/Polda Jawa Barat tertanggal 13 Maret 2024 disebutkan RS diduga melakukan tindak pidana kejahatan informasi dan Transaksi Elektronik UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45.
Berikut fakta-faktanya:
1. Pelaku Diduga Tidak Terima M Punya Pacar Baru
Korban M menduga, RS menyebar video syur tersebut karena tidak terima dirinya sudah memiliki pasangan baru. Video mesum yang direkam diam-diam tanpa sepengetahuan korban itu kemudian disebar RS ke temannya secara personal, Group WhatsApp bahkan ke kakak terduga pelaku.
2. Korban Diancam

Korban M juga sempat menerima ancaman kekerasan di mana yang bersangkutan akan membawa senjata tajam ke rumahnya.

BACA JUGA:
Video Syurnya Disebar ke Medsos, Wanita Muda di Bandung Polisikan Mantan Pacarnya


3. Pelaku Belum Ditangkap

Meski telah melaporkan ke Polrestabes Bandung, namun hingga saat ini, terduga pelaku penyebar video mesum tersebut belum ditangkap oleh pihak kepolisian.

&quot;M berharap Polres Bandung bisa segera menangkap terduga pelaku penyebar video seks untuk diproses secara hukum dan M pun berharap agar tidak ada lagi korban lainnya,&amp;rdquo; kata kuasa hukum korban, Hadi Achfas, Minggu 7 Juli 2024.

4. Keluarga Pelaku RS Disomasi
&amp;nbsp;


Kuasa hukum korban juga sudah melakukan somasi terhadap keluarga terduga pelaku RS. Namun, sampai saat ini tidak ada respons bahkan akses komunikasi korban di block dengan keluarga terduga pelaku RS.

BACA JUGA:
Elektabilitas Kaesang Tinggi di Jateng, Survei Indikator: Faktor Jokowi




5. Polisi Cek Penyidik



Saat dikonfirmasi terkait kasus tersebut, Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Abdul Rahman mengaku akan mengecek terlebih dahulu. &amp;ldquo;Saya cek dulu sama penyidiknya,&amp;rdquo; singkatnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Seorang pria berinisial RS dilaporkan mantan pacarnya, M (21) ke Polrestabes Bandung. RS dipolisikan karena diduga menyebarkan video syur keduanya ke media sosial (medsos).
Didampingi kuasa hukumnya Hadi Achfas, korban M melaporkan mantan pacarnya RS ke Polrestabes Kota Bandung.

BACA JUGA:
Banjir Terjang Cirebon, BNPB: 16.310 Jiwa Terdampak

Dalam laporan dengan Nomor LP/B/253/lll/2024/SPKT/Polrestabes Bandung/Polda Jawa Barat tertanggal 13 Maret 2024 disebutkan RS diduga melakukan tindak pidana kejahatan informasi dan Transaksi Elektronik UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45.
Berikut fakta-faktanya:
1. Pelaku Diduga Tidak Terima M Punya Pacar Baru
Korban M menduga, RS menyebar video syur tersebut karena tidak terima dirinya sudah memiliki pasangan baru. Video mesum yang direkam diam-diam tanpa sepengetahuan korban itu kemudian disebar RS ke temannya secara personal, Group WhatsApp bahkan ke kakak terduga pelaku.
2. Korban Diancam

Korban M juga sempat menerima ancaman kekerasan di mana yang bersangkutan akan membawa senjata tajam ke rumahnya.

BACA JUGA:
Video Syurnya Disebar ke Medsos, Wanita Muda di Bandung Polisikan Mantan Pacarnya


3. Pelaku Belum Ditangkap

Meski telah melaporkan ke Polrestabes Bandung, namun hingga saat ini, terduga pelaku penyebar video mesum tersebut belum ditangkap oleh pihak kepolisian.

&quot;M berharap Polres Bandung bisa segera menangkap terduga pelaku penyebar video seks untuk diproses secara hukum dan M pun berharap agar tidak ada lagi korban lainnya,&amp;rdquo; kata kuasa hukum korban, Hadi Achfas, Minggu 7 Juli 2024.

4. Keluarga Pelaku RS Disomasi
&amp;nbsp;


Kuasa hukum korban juga sudah melakukan somasi terhadap keluarga terduga pelaku RS. Namun, sampai saat ini tidak ada respons bahkan akses komunikasi korban di block dengan keluarga terduga pelaku RS.

BACA JUGA:
Elektabilitas Kaesang Tinggi di Jateng, Survei Indikator: Faktor Jokowi




5. Polisi Cek Penyidik



Saat dikonfirmasi terkait kasus tersebut, Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Abdul Rahman mengaku akan mengecek terlebih dahulu. &amp;ldquo;Saya cek dulu sama penyidiknya,&amp;rdquo; singkatnya.</content:encoded></item></channel></rss>
