<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Balas Sindirian Jaksa, Duplik SYL: Umar Bin Khattab yang Ditakuti Iblis pun Menangis</title><description>Menurutnya, tangisan politikus Partai Nasdem itu merupakan kesadaran tentang betapa kecil dirinya dihadapan Tuhan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/09/337/3032041/balas-sindirian-jaksa-duplik-syl-umar-bin-khattab-yang-ditakuti-iblis-pun-menangis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/09/337/3032041/balas-sindirian-jaksa-duplik-syl-umar-bin-khattab-yang-ditakuti-iblis-pun-menangis"/><item><title>Balas Sindirian Jaksa, Duplik SYL: Umar Bin Khattab yang Ditakuti Iblis pun Menangis</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/09/337/3032041/balas-sindirian-jaksa-duplik-syl-umar-bin-khattab-yang-ditakuti-iblis-pun-menangis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/09/337/3032041/balas-sindirian-jaksa-duplik-syl-umar-bin-khattab-yang-ditakuti-iblis-pun-menangis</guid><pubDate>Selasa 09 Juli 2024 18:06 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/09/337/3032041/balas-sindirian-jaksa-duplik-syl-umar-bin-khattab-yang-ditakuti-iblis-pun-menangis-UQO38g5se7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Syahrul Yasin Limpo Menangis saat Sidang /Foto: Antara</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/09/337/3032041/balas-sindirian-jaksa-duplik-syl-umar-bin-khattab-yang-ditakuti-iblis-pun-menangis-UQO38g5se7.jpg</image><title>Syahrul Yasin Limpo Menangis saat Sidang /Foto: Antara</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yOC8xLzE4MjI2OC81L3g5MTNsdWU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Pengacara Syahrul Yasin Limpo (SYL), Djamaluddin Koedoeboen menanggapi pantun dan sindirian Jaksa terkait kliennya yang menangis saat sidang pembacaan tuntutan.
Menurutnya, tangisan politikus Partai Nasdem itu merupakan kesadaran tentang betapa kecil dirinya dihadapan Tuhan.

BACA JUGA:
Tanggapi Pleidoi SYL, Jaksa KPK: Bahasa Puitis dan Wajah Menangis Tidak Menghapus Pidana

&quot;Perlu kami sampaikan bahwa air mata yang keluar dari kesedihan adalah sebuah dialog seorang hamba yang telah tiba pada kesadaran tentang kecilnya diri dan betapa hanya pada Tuhan semata, segala kebesaran dan kekuatan itu,&quot; kata Koedoeboen dalam sidang duplik terkait kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi di lingkungan Kementan, Selasa (9/7/2024).

BACA JUGA:
 Merasa Ditusuk Orang Terdekatnya, SYL: Begitu Tega dan Keji!&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Lalu mengapa kita harus berhenti mengeluarkan air mata jika itu adalah kesempatan terbaik untuk menyentuh jiwa dan nurani kita,&quot; sambungnya.
Dia melanjutkan, SYL mengeluarkan air mata merupakan hal yang wajar sebagai manusia. Menurutnya, sahabat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, Ummar bin Khattab yang ditakuti iblis pun menangis.
&quot;Bahkan tokoh besar seperti Umar bin Khatab yang iblis pun takut padanya, tak segan-segan menangis bercucuran air mata,&quot; pungkasnya.Sebelumnya, dalam sidang replik Jaksa menyampaikan pantun yang menyinggung tangis SYL dalam sidang pembacaan tuntutan. Berikut pantun yang dimaksud.

Kota Kupang Kota Balikpapan
&amp;nbsp;


Sungguh indah dan menawan
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Katanya pejuang dan pahlawan
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Denger tuntutan nangis sesegukan
&amp;nbsp;
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yOC8xLzE4MjI2OC81L3g5MTNsdWU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Pengacara Syahrul Yasin Limpo (SYL), Djamaluddin Koedoeboen menanggapi pantun dan sindirian Jaksa terkait kliennya yang menangis saat sidang pembacaan tuntutan.
Menurutnya, tangisan politikus Partai Nasdem itu merupakan kesadaran tentang betapa kecil dirinya dihadapan Tuhan.

BACA JUGA:
Tanggapi Pleidoi SYL, Jaksa KPK: Bahasa Puitis dan Wajah Menangis Tidak Menghapus Pidana

&quot;Perlu kami sampaikan bahwa air mata yang keluar dari kesedihan adalah sebuah dialog seorang hamba yang telah tiba pada kesadaran tentang kecilnya diri dan betapa hanya pada Tuhan semata, segala kebesaran dan kekuatan itu,&quot; kata Koedoeboen dalam sidang duplik terkait kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi di lingkungan Kementan, Selasa (9/7/2024).

BACA JUGA:
 Merasa Ditusuk Orang Terdekatnya, SYL: Begitu Tega dan Keji!&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Lalu mengapa kita harus berhenti mengeluarkan air mata jika itu adalah kesempatan terbaik untuk menyentuh jiwa dan nurani kita,&quot; sambungnya.
Dia melanjutkan, SYL mengeluarkan air mata merupakan hal yang wajar sebagai manusia. Menurutnya, sahabat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, Ummar bin Khattab yang ditakuti iblis pun menangis.
&quot;Bahkan tokoh besar seperti Umar bin Khatab yang iblis pun takut padanya, tak segan-segan menangis bercucuran air mata,&quot; pungkasnya.Sebelumnya, dalam sidang replik Jaksa menyampaikan pantun yang menyinggung tangis SYL dalam sidang pembacaan tuntutan. Berikut pantun yang dimaksud.

Kota Kupang Kota Balikpapan
&amp;nbsp;


Sungguh indah dan menawan
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Katanya pejuang dan pahlawan
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Denger tuntutan nangis sesegukan
&amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
