<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Longsor di Cipayung Depok, Ketua RT: 3 Rumah Terdampak 1 Rusak Parah   </title><description>Beruntung, peristiwa longsor ini tidak merenggut korban jiwa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/09/338/3031804/longsor-di-cipayung-depok-ketua-rt-3-rumah-terdampak-1-rusak-parah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/09/338/3031804/longsor-di-cipayung-depok-ketua-rt-3-rumah-terdampak-1-rusak-parah"/><item><title>Longsor di Cipayung Depok, Ketua RT: 3 Rumah Terdampak 1 Rusak Parah   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/09/338/3031804/longsor-di-cipayung-depok-ketua-rt-3-rumah-terdampak-1-rusak-parah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/09/338/3031804/longsor-di-cipayung-depok-ketua-rt-3-rumah-terdampak-1-rusak-parah</guid><pubDate>Selasa 09 Juli 2024 11:18 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/09/338/3031804/longsor-di-cipayung-depok-ketua-rt-3-rumah-terdampak-1-rusak-parah-aFyrnIeFcw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Longsor di Depok rusak rumah warga. (Foto: Refi Sandi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/09/338/3031804/longsor-di-cipayung-depok-ketua-rt-3-rumah-terdampak-1-rusak-parah-aFyrnIeFcw.jpg</image><title>Longsor di Depok rusak rumah warga. (Foto: Refi Sandi)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wNy8xLzE4MjYwMS81L3g5MW50eXM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
DEPOK - Ketua RT 4/11, Cipayung, Kota Depok, Mulyadi (42) mengatakan bencana tanah longsor di wilayahnya telah terjadi dua kali, sebelumnya terjadi tahun 2000. Namun, kejadian pada Senin (8/7/2024) kemarin berdampak pada tiga rumah warga, salah satunya mengalami kerusakan parah.

&quot;Sebenarnya ini longsor kedua, sebelumnya tahun 2000-an lah kurang lebih. Longsor yang sekarang terdampak ada tiga rumah, yang paling parah satu rumah,&quot; kata Mulyadi saat ditemui dilokasi, Selasa (9/7/2024).

BACA JUGA:
Sempat Terdengar Gemuruh Sebelum Material Longsor Timpa Rumah Warga Cipayung

Mulyadi menyebut setelah longsor pertama warga secara mandiri membuat turab dari batu kali dan perapian berkala. Beruntung, peristiwa longsor ini tidak merenggut korban jiwa.

&quot;Kondisinya memang seperti itu juga. Terakhir di turap mandiri itu tahun 2000-an, ada perapian lagi supaya air itu enggak rembes. Alhamdulillah enggak ada korban,&quot; ujarnya.

Sebelumnya, dua rumah dan dua unit sepeda motor terdampak bencana tanah longsor imbas hujan deras disertai angin kencang di Jalan Taman Induk RT 4/11, Cipayung, Kota Depok pada Senin (8/7) malam. Selain itu tanah longsor juga merusak akses jalan dan halaman rumah milik warga.

BACA JUGA:
2 Rumah dan Motor Terdampak Longsor Imbas Hujan Deras di Depok

Kabid Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Denny Romulo Hutauruk memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah tanah longsor di wilayah tersebut.

&quot;Monitoring lokasi kejadian tanah longsor, di ketahui korban jiwa tidak ada atau nihil,&quot; kata Denny saat dikonfirmasi, Selasa (9/7/2024).Denny menyebut tanah longsor akibat intensitas hujan di Depok yang cukup tinggi.



&quot;Akibat hujan deras beserta angin. mengakibatkan tanah longsor yang berdampak kerusakan pada akses jalan dan halaman rumah di sekitar tempat kejadian (TKP), total kerusakan berdampak pada 2 rumah dan 2 unit sepeda motor,&quot; ucapnya.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wNy8xLzE4MjYwMS81L3g5MW50eXM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
DEPOK - Ketua RT 4/11, Cipayung, Kota Depok, Mulyadi (42) mengatakan bencana tanah longsor di wilayahnya telah terjadi dua kali, sebelumnya terjadi tahun 2000. Namun, kejadian pada Senin (8/7/2024) kemarin berdampak pada tiga rumah warga, salah satunya mengalami kerusakan parah.

&quot;Sebenarnya ini longsor kedua, sebelumnya tahun 2000-an lah kurang lebih. Longsor yang sekarang terdampak ada tiga rumah, yang paling parah satu rumah,&quot; kata Mulyadi saat ditemui dilokasi, Selasa (9/7/2024).

BACA JUGA:
Sempat Terdengar Gemuruh Sebelum Material Longsor Timpa Rumah Warga Cipayung

Mulyadi menyebut setelah longsor pertama warga secara mandiri membuat turab dari batu kali dan perapian berkala. Beruntung, peristiwa longsor ini tidak merenggut korban jiwa.

&quot;Kondisinya memang seperti itu juga. Terakhir di turap mandiri itu tahun 2000-an, ada perapian lagi supaya air itu enggak rembes. Alhamdulillah enggak ada korban,&quot; ujarnya.

Sebelumnya, dua rumah dan dua unit sepeda motor terdampak bencana tanah longsor imbas hujan deras disertai angin kencang di Jalan Taman Induk RT 4/11, Cipayung, Kota Depok pada Senin (8/7) malam. Selain itu tanah longsor juga merusak akses jalan dan halaman rumah milik warga.

BACA JUGA:
2 Rumah dan Motor Terdampak Longsor Imbas Hujan Deras di Depok

Kabid Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Denny Romulo Hutauruk memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah tanah longsor di wilayah tersebut.

&quot;Monitoring lokasi kejadian tanah longsor, di ketahui korban jiwa tidak ada atau nihil,&quot; kata Denny saat dikonfirmasi, Selasa (9/7/2024).Denny menyebut tanah longsor akibat intensitas hujan di Depok yang cukup tinggi.



&quot;Akibat hujan deras beserta angin. mengakibatkan tanah longsor yang berdampak kerusakan pada akses jalan dan halaman rumah di sekitar tempat kejadian (TKP), total kerusakan berdampak pada 2 rumah dan 2 unit sepeda motor,&quot; ucapnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
