<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Korsel: Perdagangan Senjata Korut-Rusia Merupakan Ancaman Global</title><description>Yoon singgah di Hawaii dalam perjalanannya ke Washington untuk menghadiri pertemuan puncak KTT NATO.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/10/18/3032588/presiden-korsel-perdagangan-senjata-korut-rusia-merupakan-ancaman-global</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/10/18/3032588/presiden-korsel-perdagangan-senjata-korut-rusia-merupakan-ancaman-global"/><item><title>Presiden Korsel: Perdagangan Senjata Korut-Rusia Merupakan Ancaman Global</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/10/18/3032588/presiden-korsel-perdagangan-senjata-korut-rusia-merupakan-ancaman-global</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/10/18/3032588/presiden-korsel-perdagangan-senjata-korut-rusia-merupakan-ancaman-global</guid><pubDate>Rabu 10 Juli 2024 19:07 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/10/18/3032588/presiden-korsel-perdagangan-senjata-korut-rusia-merupakan-ancaman-global-RF6smcqXVS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Korsel: Perdagangan senjara Korut-Rusia merupakan ancaman global (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/10/18/3032588/presiden-korsel-perdagangan-senjata-korut-rusia-merupakan-ancaman-global-RF6smcqXVS.jpg</image><title>Presiden Korsel: Perdagangan senjara Korut-Rusia merupakan ancaman global (Foto: Reuters)</title></images><description>SEOUL - Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol pada Selasa (9/7/2024) menegaskan perdagangan senjata Korea Utara (Korut) dengan Rusia merupakan ancaman terhadap perdamaian global. Dia mengatakan  kekuatan serta aliansi di antara negara-negara demokrasi liberal sangat penting dalam menjaga kebebasan dari &amp;lsquo;elemen sembrono.&amp;rsquo;
Kantor kepresidenan dalam sebuah pernyataan mengatakan Yoon melontarkan komentar tersebut di Hawaii, di mana ia membahas pentingnya postur pertahanan gabungan pasukan Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan dengan komandan Komando Indo-Pasifik AS Laksamana Samuel Paparo.
&amp;ldquo;Korea Utara mengancam perdamaian tidak hanya di semenanjung Korea tetapi juga secara global dengan terlibat dalam perdagangan senjata ilegal dengan Rusia,&amp;rdquo; kata Yoon dalam sambutannya kepada para pemimpin militer dan pasukan AS, dikutip Reuters.


BACA JUGA:
Korsel Dituding Beli Drone dari Polandia untuk Perluas Hubungan Pembelian Senjata

Yoon singgah di Hawaii dalam perjalanannya ke Washington untuk menghadiri pertemuan puncak Konferensi Tingkat Tinggi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (KTT NATO), mewakili salah satu dari empat mitra Asia-Pasifik.


BACA JUGA:
Saudari Kim Jong Un Tuduh Latihan Militer Korsel di Perbatasan Sebagai Provokasi Tak Termaafkan

Kekhawatiran terhadap pembangunan militer Korea Utara semakin mendalam setelah negara itu menandatangani perjanjian dengan Rusia bulan lalu yang mencakup perjanjian pertahanan bersama.
&amp;ldquo;Untuk melindungi kebebasan dan demokrasi serta kemakmuran ekonomi kita dari elemen-elemen yang ceroboh ini, solidaritas antar negara yang memiliki nilai-nilai dan kekuatan yang sama sangatlah penting,&amp;rdquo; ujarnya.



Yoon telah memperingatkan Rusia atas penguatan hubungan militernya dengan Korea Utara. Seoul dan Washington mengatakan Korea Utara telah memasok artileri dan rudal balistik ke Rusia untuk digunakan di Ukraina, namun hal ini dibantah oleh Moskow dan Pyongyang.

</description><content:encoded>SEOUL - Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol pada Selasa (9/7/2024) menegaskan perdagangan senjata Korea Utara (Korut) dengan Rusia merupakan ancaman terhadap perdamaian global. Dia mengatakan  kekuatan serta aliansi di antara negara-negara demokrasi liberal sangat penting dalam menjaga kebebasan dari &amp;lsquo;elemen sembrono.&amp;rsquo;
Kantor kepresidenan dalam sebuah pernyataan mengatakan Yoon melontarkan komentar tersebut di Hawaii, di mana ia membahas pentingnya postur pertahanan gabungan pasukan Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan dengan komandan Komando Indo-Pasifik AS Laksamana Samuel Paparo.
&amp;ldquo;Korea Utara mengancam perdamaian tidak hanya di semenanjung Korea tetapi juga secara global dengan terlibat dalam perdagangan senjata ilegal dengan Rusia,&amp;rdquo; kata Yoon dalam sambutannya kepada para pemimpin militer dan pasukan AS, dikutip Reuters.


BACA JUGA:
Korsel Dituding Beli Drone dari Polandia untuk Perluas Hubungan Pembelian Senjata

Yoon singgah di Hawaii dalam perjalanannya ke Washington untuk menghadiri pertemuan puncak Konferensi Tingkat Tinggi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (KTT NATO), mewakili salah satu dari empat mitra Asia-Pasifik.


BACA JUGA:
Saudari Kim Jong Un Tuduh Latihan Militer Korsel di Perbatasan Sebagai Provokasi Tak Termaafkan

Kekhawatiran terhadap pembangunan militer Korea Utara semakin mendalam setelah negara itu menandatangani perjanjian dengan Rusia bulan lalu yang mencakup perjanjian pertahanan bersama.
&amp;ldquo;Untuk melindungi kebebasan dan demokrasi serta kemakmuran ekonomi kita dari elemen-elemen yang ceroboh ini, solidaritas antar negara yang memiliki nilai-nilai dan kekuatan yang sama sangatlah penting,&amp;rdquo; ujarnya.



Yoon telah memperingatkan Rusia atas penguatan hubungan militernya dengan Korea Utara. Seoul dan Washington mengatakan Korea Utara telah memasok artileri dan rudal balistik ke Rusia untuk digunakan di Ukraina, namun hal ini dibantah oleh Moskow dan Pyongyang.

</content:encoded></item></channel></rss>
