<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rumahnya Dibedah, Warga Miskin Tangsel Tak Kuasa Menahan Rasa Haru</title><description>Aris juga menyoroti bahwa Kecamatan Pondok Aren mendapatkan perhatian khusus dengan 94 unit rumah yang dibedah</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/11/338/3033080/rumahnya-dibedah-warga-miskin-tangsel-tak-kuasa-menahan-rasa-haru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/11/338/3033080/rumahnya-dibedah-warga-miskin-tangsel-tak-kuasa-menahan-rasa-haru"/><item><title>Rumahnya Dibedah, Warga Miskin Tangsel Tak Kuasa Menahan Rasa Haru</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/11/338/3033080/rumahnya-dibedah-warga-miskin-tangsel-tak-kuasa-menahan-rasa-haru</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/11/338/3033080/rumahnya-dibedah-warga-miskin-tangsel-tak-kuasa-menahan-rasa-haru</guid><pubDate>Kamis 11 Juli 2024 21:12 WIB</pubDate><dc:creator>Hambali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/11/338/3033080/rumahnya-dibedah-warga-miskin-tangsel-tak-kuasa-menahan-rasa-haru-KbBpWfFvO0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga di Tangsel terharu karena rumahnya menjadi layak huni (Foto: Ist/Hambali) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/11/338/3033080/rumahnya-dibedah-warga-miskin-tangsel-tak-kuasa-menahan-rasa-haru-KbBpWfFvO0.jpg</image><title>Warga di Tangsel terharu karena rumahnya menjadi layak huni (Foto: Ist/Hambali) </title></images><description>TANGSEL - Di tengah hiruk pikuk kota, sebuah cerita penuh harapan terlahir di Pondok Kacang Barat, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan. Marto Zaid Basyasy, seorang warga setempat, berdiri di depan rumah barunya dengan senyum penuh syukur dan haru.
Pada hari ini, rumahnya yang dulunya tak layak huni kini telah berubah menjadi tempat tinggal yang nyaman dan layak, berkat program bedah rumah yang digagas Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

BACA JUGA:
 Dibekali Tongkat Baton, Puluhan Petugas Gabungan Sisir Hutan Cari Tahanan Kabur&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dengan mata berkaca-kaca, Marto mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kesempatan menjadi salah satu warga yang mendapatkan manfaat dari program bedah rumah Kota Tangsel.

&quot;Kami atas nama tuan rumah yang bertempat di rumah saya, saya ucapkan ribuan terima kasih bisa hadir di tempat kami. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait yang sudah mengadakan bedah rumah ini,&quot; tuturnya.BACA JUGA:

Dua Begal Bersajam di Bojonggede Ditangkap, Satu Sempat Kabur ke Sidoarjo



Dengan suara yang sedikit parau, di dalam sambutannya, Marto mengungkapkan rasa syukur dan berkomitmen untuk bisa menjaga rumahnya yang baru selesai dibedah ini dengan sebaik-baiknya untuk kehidupannya sekeluarga.

&quot;Semoga apa yang dibuat ini bisa kami manfaatkan dengan sebaik-baiknya,&quot; tambahnya dengan penuh haru.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) Tangsel Aris Kurniawan, menjelaskan bahwa program bedah rumah ini bukanlah yang pertama.

BACA JUGA:
Syahrul Yasin Limpo Divonis 10 Tahun Penjara, KPK Pertimbangkan Banding


Sejak 2015 hingga 2024, Pemkot Tangerang Selatan telah membedah hampir 2.511 unit rumah. &quot;Untuk tahun ini saja ada 510 unit yang telah kita bedah sampai hari ini,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;, menjadikannya yang terbanyak di antara kecamatan lainnya di Tangsel.

Sementara di Kelurahan Pondok Kacang Barat sendiri, ada 8 unit rumah yang dibedah termasuk rumah milik Marto.

Ia menjelaskan, program bedah rumah dari Pemkot Tangsel ini tidak hanya sekadar memperbaiki bagian yang rusak, tetapi membangun kembali rumah dari pondasi hingga atap, dengan fasilitas lengkap seperti dua kamar tidur dan satu kamar mandi.



&quot;Bedah rumah ini kita lakukan dari pondasi, pemasangan batunya, pintunya, jendela baru semua, rangkai baja, keramik baru, ada dua kamar tidur dan satu kamar mandi,&quot; jelas Aris.

BACA JUGA:
Teriak SYL Koruptor, Jurnalis Kompas TV Dikeroyok Anggota Ormas&amp;nbsp;




Aris berharap program ini dapat terus berlanjut hingga seluruh rumah yang belum layak huni bisa dibedah.



&quot;Semoga ke depannya program bedah rumah ini dapat berlangsung dan berlanjut hingga ke depannya,&quot; tuturnya dengan optimisme.



Kisah Marto Zaid Basyasy dan warga lainnya di Pondok Kacang Barat adalah bukti nyata bahwa dengan komitmen dan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, harapan baru bisa tercipta.

BACA JUGA:
Agus Rahardjo: KPK Lebih Bagus Tidak di Bawah Presiden!




Program bedah rumah ini tidak hanya membangun fisik, tetapi juga membangun semangat dan harapan akan kehidupan yang lebih baik bagi warga Tangsel.

</description><content:encoded>TANGSEL - Di tengah hiruk pikuk kota, sebuah cerita penuh harapan terlahir di Pondok Kacang Barat, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan. Marto Zaid Basyasy, seorang warga setempat, berdiri di depan rumah barunya dengan senyum penuh syukur dan haru.
Pada hari ini, rumahnya yang dulunya tak layak huni kini telah berubah menjadi tempat tinggal yang nyaman dan layak, berkat program bedah rumah yang digagas Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

BACA JUGA:
 Dibekali Tongkat Baton, Puluhan Petugas Gabungan Sisir Hutan Cari Tahanan Kabur&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dengan mata berkaca-kaca, Marto mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kesempatan menjadi salah satu warga yang mendapatkan manfaat dari program bedah rumah Kota Tangsel.

&quot;Kami atas nama tuan rumah yang bertempat di rumah saya, saya ucapkan ribuan terima kasih bisa hadir di tempat kami. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait yang sudah mengadakan bedah rumah ini,&quot; tuturnya.BACA JUGA:

Dua Begal Bersajam di Bojonggede Ditangkap, Satu Sempat Kabur ke Sidoarjo



Dengan suara yang sedikit parau, di dalam sambutannya, Marto mengungkapkan rasa syukur dan berkomitmen untuk bisa menjaga rumahnya yang baru selesai dibedah ini dengan sebaik-baiknya untuk kehidupannya sekeluarga.

&quot;Semoga apa yang dibuat ini bisa kami manfaatkan dengan sebaik-baiknya,&quot; tambahnya dengan penuh haru.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) Tangsel Aris Kurniawan, menjelaskan bahwa program bedah rumah ini bukanlah yang pertama.

BACA JUGA:
Syahrul Yasin Limpo Divonis 10 Tahun Penjara, KPK Pertimbangkan Banding


Sejak 2015 hingga 2024, Pemkot Tangerang Selatan telah membedah hampir 2.511 unit rumah. &quot;Untuk tahun ini saja ada 510 unit yang telah kita bedah sampai hari ini,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;, menjadikannya yang terbanyak di antara kecamatan lainnya di Tangsel.

Sementara di Kelurahan Pondok Kacang Barat sendiri, ada 8 unit rumah yang dibedah termasuk rumah milik Marto.

Ia menjelaskan, program bedah rumah dari Pemkot Tangsel ini tidak hanya sekadar memperbaiki bagian yang rusak, tetapi membangun kembali rumah dari pondasi hingga atap, dengan fasilitas lengkap seperti dua kamar tidur dan satu kamar mandi.



&quot;Bedah rumah ini kita lakukan dari pondasi, pemasangan batunya, pintunya, jendela baru semua, rangkai baja, keramik baru, ada dua kamar tidur dan satu kamar mandi,&quot; jelas Aris.

BACA JUGA:
Teriak SYL Koruptor, Jurnalis Kompas TV Dikeroyok Anggota Ormas&amp;nbsp;




Aris berharap program ini dapat terus berlanjut hingga seluruh rumah yang belum layak huni bisa dibedah.



&quot;Semoga ke depannya program bedah rumah ini dapat berlangsung dan berlanjut hingga ke depannya,&quot; tuturnya dengan optimisme.



Kisah Marto Zaid Basyasy dan warga lainnya di Pondok Kacang Barat adalah bukti nyata bahwa dengan komitmen dan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, harapan baru bisa tercipta.

BACA JUGA:
Agus Rahardjo: KPK Lebih Bagus Tidak di Bawah Presiden!




Program bedah rumah ini tidak hanya membangun fisik, tetapi juga membangun semangat dan harapan akan kehidupan yang lebih baik bagi warga Tangsel.

</content:encoded></item></channel></rss>
