<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Banjir Landa Seram Bagian Barat, 1.938 Jiwa Terdampak   </title><description>Hujan yang berlangsung selama beberapa hari dengan intensitas ringan hingga tinggi menyebabkan meluapnya sungai besar maupun kecil&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/11/340/3032998/banjir-landa-seram-bagian-barat-1-938-jiwa-terdampak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/11/340/3032998/banjir-landa-seram-bagian-barat-1-938-jiwa-terdampak"/><item><title> Banjir Landa Seram Bagian Barat, 1.938 Jiwa Terdampak   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/11/340/3032998/banjir-landa-seram-bagian-barat-1-938-jiwa-terdampak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/11/340/3032998/banjir-landa-seram-bagian-barat-1-938-jiwa-terdampak</guid><pubDate>Kamis 11 Juli 2024 16:44 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/11/340/3032998/banjir-landa-seram-bagian-barat-1-938-jiwa-terdampak-1nECeX3z0f.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jembatan di Seram Bagian Barat rusak akibat banjir (foto: dok BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/11/340/3032998/banjir-landa-seram-bagian-barat-1-938-jiwa-terdampak-1nECeX3z0f.jpg</image><title>Jembatan di Seram Bagian Barat rusak akibat banjir (foto: dok BNPB)</title></images><description>

JAKARTA - Hujan yang berlangsung selama beberapa hari dengan intensitas ringan hingga tinggi menyebabkan meluapnya sungai besar maupun kecil dan mengakibatkan banjir yang merendam lima kecamatan di Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku pada Rabu (10/7) pukul 07.00 WIT.

Peristiwa banjir ini menyebabkan lima kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat yaitu, Kecamatan Kairatu, Kecamatan Kairatu Barat, Kecamatan Inamosol, Kecamatan Huamual dan Kecamatan Huamual Belakang terdampak dengan tinggi muka air mencapai 50cm.

BACA JUGA:
51 Bencana Melanda dalam Sepekan, BNPB: Banjir Masih Mendominasi Meski Kemarau

Berdasarkan data yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tercatat sebanyak 1.938 jiwa dan 562 rumah terdampak oleh kejadian ini dan juga mengakibatkan 8 warga mengungsi.

&quot;Peristiwa ini juga menyebabkan 1 unit fasilitas kesehatan terendam air serta 3 jembatan antar desa terdampak sehingga membuat akses transportasi dan aktivitas perekonomian dan sosial masyarakat terganggu,&quot; kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Kamis (11/7/2024).

BACA JUGA:
Bendungan Cipanas Jadi Pengendali Banjir hingga Pembangkit Listrik

Menurut laporan peringatan dini yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat Provinsi Maluku masih berpotensi hujan lebat dengan status waspada hingga hari ini.

BPBD Kabupaten Seram Bagian Barat masih terus melakukan monitoring, pendataan dan berkoordinasi dengan aparat setempat di lokasi terdampak untuk mengantipasi kemungkinan adanya dampak lanjutan yang masih berpotensi terjadi.</description><content:encoded>

JAKARTA - Hujan yang berlangsung selama beberapa hari dengan intensitas ringan hingga tinggi menyebabkan meluapnya sungai besar maupun kecil dan mengakibatkan banjir yang merendam lima kecamatan di Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku pada Rabu (10/7) pukul 07.00 WIT.

Peristiwa banjir ini menyebabkan lima kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat yaitu, Kecamatan Kairatu, Kecamatan Kairatu Barat, Kecamatan Inamosol, Kecamatan Huamual dan Kecamatan Huamual Belakang terdampak dengan tinggi muka air mencapai 50cm.

BACA JUGA:
51 Bencana Melanda dalam Sepekan, BNPB: Banjir Masih Mendominasi Meski Kemarau

Berdasarkan data yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tercatat sebanyak 1.938 jiwa dan 562 rumah terdampak oleh kejadian ini dan juga mengakibatkan 8 warga mengungsi.

&quot;Peristiwa ini juga menyebabkan 1 unit fasilitas kesehatan terendam air serta 3 jembatan antar desa terdampak sehingga membuat akses transportasi dan aktivitas perekonomian dan sosial masyarakat terganggu,&quot; kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Kamis (11/7/2024).

BACA JUGA:
Bendungan Cipanas Jadi Pengendali Banjir hingga Pembangkit Listrik

Menurut laporan peringatan dini yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat Provinsi Maluku masih berpotensi hujan lebat dengan status waspada hingga hari ini.

BPBD Kabupaten Seram Bagian Barat masih terus melakukan monitoring, pendataan dan berkoordinasi dengan aparat setempat di lokasi terdampak untuk mengantipasi kemungkinan adanya dampak lanjutan yang masih berpotensi terjadi.</content:encoded></item></channel></rss>
