<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keluarga Minta Percakapan Wartawan Korban Pembakaran dengan Oknum Anggota TNI Dibuka   </title><description>Setelah peristiwa pembakaran rumah, kata Irvan, telepon Rico tidak ditemukan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/12/337/3033510/keluarga-minta-percakapan-wartawan-korban-pembakaran-dengan-oknum-anggota-tni-dibuka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/12/337/3033510/keluarga-minta-percakapan-wartawan-korban-pembakaran-dengan-oknum-anggota-tni-dibuka"/><item><title>Keluarga Minta Percakapan Wartawan Korban Pembakaran dengan Oknum Anggota TNI Dibuka   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/12/337/3033510/keluarga-minta-percakapan-wartawan-korban-pembakaran-dengan-oknum-anggota-tni-dibuka</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/12/337/3033510/keluarga-minta-percakapan-wartawan-korban-pembakaran-dengan-oknum-anggota-tni-dibuka</guid><pubDate>Jum'at 12 Juli 2024 17:01 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/12/337/3033510/keluarga-minta-percakapan-wartawan-korban-pembakaran-dengan-oknum-anggota-tni-dibuka-s02k7xypoB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Keluarga wartawan yang tewas dibakar meminta Mabes TNI mengusut dugaan keterlibatan oknum anggotanya. (Foto: Riana Rizkia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/12/337/3033510/keluarga-minta-percakapan-wartawan-korban-pembakaran-dengan-oknum-anggota-tni-dibuka-s02k7xypoB.jpg</image><title>Keluarga wartawan yang tewas dibakar meminta Mabes TNI mengusut dugaan keterlibatan oknum anggotanya. (Foto: Riana Rizkia)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wMy8xLzE4MjQ1OC81L3g5MWZqejg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pihak keluarga meminta agar percakapan antara Rico Sampurna Pasaribu dengan terduga pelaku pembakaran rumah dibuka. Irvan Saputra selaku kuasa hukum anak almarhum Rico mengatakan bahwa terduga dalang pembakaran rumah almarhum merupakan oknum anggota aktif di TNI.

Setelah peristiwa pembakaran rumah, kata Irvan, telepon Rico tidak ditemukan. Padahal di sana tercatat aktivitas komunikasi almarhum sebelum kejadian.

BACA JUGA:
Anak Wartawan Korban Pembakaran Minta TNI Usut Dugaan Keterlibatan Oknum Anggotanya

&quot;Sama handphone, handphone dari almarhum ini kita tidak tahu di mana. Harapan kita adalah dibuka hasil percakapan,&quot; kata Irvan di Puspom Angkatan Darat, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (12/7/2024).

&quot;Jejak komunikasi almarhum ini ke mana-mana saja, jadi itu bisa buat terang kasus ini. Sampai sekarang kita belum dapat laporannya, autopsinya belum,&quot; sambungnya.

Irvan bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) memberikan pendampingan untuk keluarga korban, dan telah melaporkan terduga pelaku ke Puspom Angkatan Darat.

BACA JUGA:
Lapor Puspomad, Anak Korban Pembakaran Rumah Wartawan Yakin Ada Keterlibatan Oknum Anggota TNI

&quot;Hari ini datang ke puspomad itu untuk membuat laporan secara resmi terkait dugaan tindak pidana pembunuhan berencana atau pembunuhan dan atau juga pembakaran yang diduga ada keterlibatan dari anggota TNI,&quot; ucap Irvan Saputra.

Sebelumnya diberitakan, rumah seorang wartawan bernama Riko Sempurna Pasaribu di Jalan Nabung Surbakti, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, terbakar pada Kamis, 27 Juni 2024 lalu. Sempurna Pasaribu dan tiga anggota keluarganya, yakni sang istri, satu anak dan seroang cucunya tewas dalam kebakaran tersebut.
Polisi awalnya menyebut insiden tersebut murni kebakaran. Namun belakangan Polisi menyebut insiden itu terjadi karena dibakar.Polisi pun mengintensifkan penyelidikan hingga akhirnya berhasil meringkus dua tersangka eksekutor pembakaran itu. Belakangan Polisi menangkap lagi satu tersangka berinisial B alias Bulang, yang diduga memberikan perintah pembakaran itu.

Saat ini penyelidikan masih berlanjut dan sudah ada tiga orang tersangka yang ditetapkan. Yakni tersangka YST dan RAS sebagai eksekutor dan tersangka B sebagai pemberi perintah pembakaran.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wMy8xLzE4MjQ1OC81L3g5MWZqejg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pihak keluarga meminta agar percakapan antara Rico Sampurna Pasaribu dengan terduga pelaku pembakaran rumah dibuka. Irvan Saputra selaku kuasa hukum anak almarhum Rico mengatakan bahwa terduga dalang pembakaran rumah almarhum merupakan oknum anggota aktif di TNI.

Setelah peristiwa pembakaran rumah, kata Irvan, telepon Rico tidak ditemukan. Padahal di sana tercatat aktivitas komunikasi almarhum sebelum kejadian.

BACA JUGA:
Anak Wartawan Korban Pembakaran Minta TNI Usut Dugaan Keterlibatan Oknum Anggotanya

&quot;Sama handphone, handphone dari almarhum ini kita tidak tahu di mana. Harapan kita adalah dibuka hasil percakapan,&quot; kata Irvan di Puspom Angkatan Darat, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (12/7/2024).

&quot;Jejak komunikasi almarhum ini ke mana-mana saja, jadi itu bisa buat terang kasus ini. Sampai sekarang kita belum dapat laporannya, autopsinya belum,&quot; sambungnya.

Irvan bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) memberikan pendampingan untuk keluarga korban, dan telah melaporkan terduga pelaku ke Puspom Angkatan Darat.

BACA JUGA:
Lapor Puspomad, Anak Korban Pembakaran Rumah Wartawan Yakin Ada Keterlibatan Oknum Anggota TNI

&quot;Hari ini datang ke puspomad itu untuk membuat laporan secara resmi terkait dugaan tindak pidana pembunuhan berencana atau pembunuhan dan atau juga pembakaran yang diduga ada keterlibatan dari anggota TNI,&quot; ucap Irvan Saputra.

Sebelumnya diberitakan, rumah seorang wartawan bernama Riko Sempurna Pasaribu di Jalan Nabung Surbakti, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, terbakar pada Kamis, 27 Juni 2024 lalu. Sempurna Pasaribu dan tiga anggota keluarganya, yakni sang istri, satu anak dan seroang cucunya tewas dalam kebakaran tersebut.
Polisi awalnya menyebut insiden tersebut murni kebakaran. Namun belakangan Polisi menyebut insiden itu terjadi karena dibakar.Polisi pun mengintensifkan penyelidikan hingga akhirnya berhasil meringkus dua tersangka eksekutor pembakaran itu. Belakangan Polisi menangkap lagi satu tersangka berinisial B alias Bulang, yang diduga memberikan perintah pembakaran itu.

Saat ini penyelidikan masih berlanjut dan sudah ada tiga orang tersangka yang ditetapkan. Yakni tersangka YST dan RAS sebagai eksekutor dan tersangka B sebagai pemberi perintah pembakaran.

</content:encoded></item></channel></rss>
