<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Misteri Potongan Kaki di Pantai Marina Terungkap, Ternyata Milik Nenek Penderita Diabetes</title><description>Teka-teki potongan kaki perempuan yang ditemukan mengambang di Pantai Marina Semarang pada 27 Juni lalu akhirnya terungkap.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/12/512/3033527/misteri-potongan-kaki-di-pantai-marina-terungkap-ternyata-milik-nenek-penderita-diabetes</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/12/512/3033527/misteri-potongan-kaki-di-pantai-marina-terungkap-ternyata-milik-nenek-penderita-diabetes"/><item><title>Misteri Potongan Kaki di Pantai Marina Terungkap, Ternyata Milik Nenek Penderita Diabetes</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/12/512/3033527/misteri-potongan-kaki-di-pantai-marina-terungkap-ternyata-milik-nenek-penderita-diabetes</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/12/512/3033527/misteri-potongan-kaki-di-pantai-marina-terungkap-ternyata-milik-nenek-penderita-diabetes</guid><pubDate>Jum'at 12 Juli 2024 17:26 WIB</pubDate><dc:creator>Eka Setiawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/12/512/3033527/misteri-potongan-kaki-di-pantai-marina-terungkap-ternyata-milik-nenek-penderita-diabetes-txzZZ8nJaF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/12/512/3033527/misteri-potongan-kaki-di-pantai-marina-terungkap-ternyata-milik-nenek-penderita-diabetes-txzZZ8nJaF.jpg</image><title>Illustrasi (foto: dok Okezone)</title></images><description>&amp;nbsp;
SEMARANG &amp;ndash; Teka-teki potongan kaki perempuan yang ditemukan mengambang di Pantai Marina Semarang pada 27 Juni lalu akhirnya terungkap. Kaki kiri itu milik seorang nenek yang diamputasi karena penyakit diabetes.

&amp;ldquo;Ada warga memberi tahu, ibu-ibu kakinya diamputasi karena sakit diabetes,&amp;rdquo; ungkap Kepala Satuan Reskrim Polrestabes Semarang, Kompol Andika Dharma Sena di Mapolrestabes Semarang, Jumat (12/7/2024).

BACA JUGA:
Geger Penemuan Mayat Pria dengan Luka Tusuk di Bandung

Informasi itu masuk ke tim Reserse Kriminal Polsek Semarang Utara, yang kemudian ditindaklanjuti pendalaman di lapangan. Ternyata memang betul disimpulkan bahwa kaki itu memang diamputasi oleh medis.

&amp;ldquo;Jadi setiap amputasi organ tubuh, dikembalikan ke pemilik. Rumahnya tidak ada halaman untuk mengubur, kemudian dibuang ke laut, di bawah jembatan dekat Marina,&amp;rdquo; lanjutnya.

Sementara, Kepala Unit Reskrim Polsek Semarang Utara Iptu Kumaidi menyebut orang yang memberikan informasi adalah cucu dari nenek tersebut. Neneknya berinisial M (66) warga Semarang Utara.

BACA JUGA:
Mayat di Kampung Wisata Warna Warni Diduga Penyandang Disabilitas
&amp;ldquo;Kaki diamputasi pada 16 Juni 2024 dan dibuang ke Sungai Banjir Kanal Barat,&amp;rdquo; tambahnya.



Kaki kanan nenek itu juga sudah diamputasi, lima tahun yang lalu.



&amp;ldquo;Kami sudah datangi keluarga, betul kaki beliau (nenek M), kami serahkan kembali ke keluarga untuk dimakamkan tidak dibuang-buang,&amp;rdquo; tandas Kumaidi.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;
SEMARANG &amp;ndash; Teka-teki potongan kaki perempuan yang ditemukan mengambang di Pantai Marina Semarang pada 27 Juni lalu akhirnya terungkap. Kaki kiri itu milik seorang nenek yang diamputasi karena penyakit diabetes.

&amp;ldquo;Ada warga memberi tahu, ibu-ibu kakinya diamputasi karena sakit diabetes,&amp;rdquo; ungkap Kepala Satuan Reskrim Polrestabes Semarang, Kompol Andika Dharma Sena di Mapolrestabes Semarang, Jumat (12/7/2024).

BACA JUGA:
Geger Penemuan Mayat Pria dengan Luka Tusuk di Bandung

Informasi itu masuk ke tim Reserse Kriminal Polsek Semarang Utara, yang kemudian ditindaklanjuti pendalaman di lapangan. Ternyata memang betul disimpulkan bahwa kaki itu memang diamputasi oleh medis.

&amp;ldquo;Jadi setiap amputasi organ tubuh, dikembalikan ke pemilik. Rumahnya tidak ada halaman untuk mengubur, kemudian dibuang ke laut, di bawah jembatan dekat Marina,&amp;rdquo; lanjutnya.

Sementara, Kepala Unit Reskrim Polsek Semarang Utara Iptu Kumaidi menyebut orang yang memberikan informasi adalah cucu dari nenek tersebut. Neneknya berinisial M (66) warga Semarang Utara.

BACA JUGA:
Mayat di Kampung Wisata Warna Warni Diduga Penyandang Disabilitas
&amp;ldquo;Kaki diamputasi pada 16 Juni 2024 dan dibuang ke Sungai Banjir Kanal Barat,&amp;rdquo; tambahnya.



Kaki kanan nenek itu juga sudah diamputasi, lima tahun yang lalu.



&amp;ldquo;Kami sudah datangi keluarga, betul kaki beliau (nenek M), kami serahkan kembali ke keluarga untuk dimakamkan tidak dibuang-buang,&amp;rdquo; tandas Kumaidi.

</content:encoded></item></channel></rss>
