<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pimpinan Ponpes Diduga Cabuli Istri Orang, Modusnya Curhat Urusan Rumah Tangga</title><description>Sempat terjadi keributan saat pihak rombongan suami hendak memasuki aula padepokan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/12/608/3033303/pimpinan-ponpes-diduga-cabuli-istri-orang-modusnya-curhat-urusan-rumah-tangga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/12/608/3033303/pimpinan-ponpes-diduga-cabuli-istri-orang-modusnya-curhat-urusan-rumah-tangga"/><item><title>Pimpinan Ponpes Diduga Cabuli Istri Orang, Modusnya Curhat Urusan Rumah Tangga</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/12/608/3033303/pimpinan-ponpes-diduga-cabuli-istri-orang-modusnya-curhat-urusan-rumah-tangga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/12/608/3033303/pimpinan-ponpes-diduga-cabuli-istri-orang-modusnya-curhat-urusan-rumah-tangga</guid><pubDate>Jum'at 12 Juli 2024 11:16 WIB</pubDate><dc:creator>Zainal Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/12/608/3033303/pimpinan-ponpes-diduga-cabuli-istri-orang-modusnya-curhat-urusan-rumah-tangga-SHMK034RBA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Suami Korban Geruduk Padepokan Kolo Saketi/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/12/608/3033303/pimpinan-ponpes-diduga-cabuli-istri-orang-modusnya-curhat-urusan-rumah-tangga-SHMK034RBA.jpg</image><title>Suami Korban Geruduk Padepokan Kolo Saketi/Okezone</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wMi8xLzE4MjQwNC81L3g5MWNudnc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BINJAI - Padepokan Kolo Saketi  di Jalan Danau Santani, Kelurahan Tunggurono, Binjai, Sumatera Utara, digeruduk rombongan suami  dari salah seorang jamaah padepokan yang merupakan salah satu santri padepokan.
Kedatangan suami dari salah satu jamaah padepokan untuk bertemu pimpinan padepokan MA dan untuk membagikan surat pernyataan kepada jamaah padepokan bahwa pimpinan padepokan melakukan hubungan istimewa dengan salah seorang jemaah padepokan yang sudah memiliki suami.

BACA JUGA:
 4 Fakta Pengasuh Ponpes Nikahi Santrinya Tanpa Izin, Tersangka Akui Perbuatannya hingga Korban Trauma&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Saya mau bertemu pimpinan ponpes karena telah diduga mencabuli istri saya. Istri saya mengaji disini dan dia curhat masalah keluarga (ke pelaku),&amp;rdquo; ujar suami korban Taufan Khan, di lokasi, Kamis (11/7/2024) malam.

BACA JUGA:
Kronologi Pengasuh Ponpes di Lumajang Diam-Diam Nikahi Bocah di Bawah Umur Tanpa Izin Orangtua

Sempat terjadi keributan saat pihak rombongan suami hendak memasuki aula padepokan, karena dilarang jamaah dan pengikut padepokan.
Pengikut padepokan sekaligus tempat pengajian melarang rombongan untuk masuk ke aula padepokan karena sedang berlangsung pengajian.
Untuk mencegah terjadi keributan anggota Polsek Binjai Timur turut membantu mencegah pihak rombongan suami yang hendak memaksa masuk ke aula pengajian untuk bertemu pimpinan padepokan.Taufik karena istrinya melakukan hubungan terlarang dengan pemimpin padepokan saat dia bekerja di luar kota. Sehingga dia dan keluarga mendatangi padepokan untuk bertemu dengan pimpinan padepokan MA.

Kedatangan rombongan dihalangi jamaahdan pengikut padepokan sehingga menimbulkan keributan yang menjadi perhatian dari warga sekitar padepokan.

&amp;ldquo;Istri saya sudah berhubungan bahkan sampai berhubungan layaknya suami istri dengan pimpinan padepokan sejak dua bulan lalu,&amp;rdquo; tegasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wMi8xLzE4MjQwNC81L3g5MWNudnc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BINJAI - Padepokan Kolo Saketi  di Jalan Danau Santani, Kelurahan Tunggurono, Binjai, Sumatera Utara, digeruduk rombongan suami  dari salah seorang jamaah padepokan yang merupakan salah satu santri padepokan.
Kedatangan suami dari salah satu jamaah padepokan untuk bertemu pimpinan padepokan MA dan untuk membagikan surat pernyataan kepada jamaah padepokan bahwa pimpinan padepokan melakukan hubungan istimewa dengan salah seorang jemaah padepokan yang sudah memiliki suami.

BACA JUGA:
 4 Fakta Pengasuh Ponpes Nikahi Santrinya Tanpa Izin, Tersangka Akui Perbuatannya hingga Korban Trauma&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Saya mau bertemu pimpinan ponpes karena telah diduga mencabuli istri saya. Istri saya mengaji disini dan dia curhat masalah keluarga (ke pelaku),&amp;rdquo; ujar suami korban Taufan Khan, di lokasi, Kamis (11/7/2024) malam.

BACA JUGA:
Kronologi Pengasuh Ponpes di Lumajang Diam-Diam Nikahi Bocah di Bawah Umur Tanpa Izin Orangtua

Sempat terjadi keributan saat pihak rombongan suami hendak memasuki aula padepokan, karena dilarang jamaah dan pengikut padepokan.
Pengikut padepokan sekaligus tempat pengajian melarang rombongan untuk masuk ke aula padepokan karena sedang berlangsung pengajian.
Untuk mencegah terjadi keributan anggota Polsek Binjai Timur turut membantu mencegah pihak rombongan suami yang hendak memaksa masuk ke aula pengajian untuk bertemu pimpinan padepokan.Taufik karena istrinya melakukan hubungan terlarang dengan pemimpin padepokan saat dia bekerja di luar kota. Sehingga dia dan keluarga mendatangi padepokan untuk bertemu dengan pimpinan padepokan MA.

Kedatangan rombongan dihalangi jamaahdan pengikut padepokan sehingga menimbulkan keributan yang menjadi perhatian dari warga sekitar padepokan.

&amp;ldquo;Istri saya sudah berhubungan bahkan sampai berhubungan layaknya suami istri dengan pimpinan padepokan sejak dua bulan lalu,&amp;rdquo; tegasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
