<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengenal 3 Sosok Mantan Ajudan Soeharto yang Punya Karier Mentereng, Salah Satunya Tembus Kapolri</title><description>3 sosok mantan ajudan Soeharto yang punya karier mentereng, salah satunya tembus Kapolri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/13/337/3033268/mengenal-3-sosok-mantan-ajudan-soeharto-yang-punya-karier-mentereng-salah-satunya-tembus-kapolri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/13/337/3033268/mengenal-3-sosok-mantan-ajudan-soeharto-yang-punya-karier-mentereng-salah-satunya-tembus-kapolri"/><item><title>Mengenal 3 Sosok Mantan Ajudan Soeharto yang Punya Karier Mentereng, Salah Satunya Tembus Kapolri</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/13/337/3033268/mengenal-3-sosok-mantan-ajudan-soeharto-yang-punya-karier-mentereng-salah-satunya-tembus-kapolri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/13/337/3033268/mengenal-3-sosok-mantan-ajudan-soeharto-yang-punya-karier-mentereng-salah-satunya-tembus-kapolri</guid><pubDate>Sabtu 13 Juli 2024 07:57 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/12/337/3033268/mengenal-3-sosok-mantan-ajudan-soeharto-yang-punya-karier-mentereng-salah-satunya-tembus-kapolri-J3QDpLC8vL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi 3 sosok mantan ajudan Soeharto( Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/12/337/3033268/mengenal-3-sosok-mantan-ajudan-soeharto-yang-punya-karier-mentereng-salah-satunya-tembus-kapolri-J3QDpLC8vL.jpg</image><title>Ilustrasi 3 sosok mantan ajudan Soeharto( Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Mengenal 3 sosok  mantan ajudan Soeharto yang punya karier mentereng, salah satunya tembus Kapolri. Tentunya kehadiran  mereka memiliki prestasi yang cukup besar.
Apalagi, Soeharto menunjuk ajudannya biasanya di kalangan militer. Tentunya, saat menjabat salah satu di Kepolisian membuat kinerja lembaga tersebut semakin gemilang.

BACA JUGA:
Misteri Hilangnya Seoprijadi Sosok Utama Pemberontakan PETA di Blitar&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Berikut 3 sosok mantan ajudan Soeharto yang punya karier mentereng, salah satunya tembus Kapolri:
1. Try Sutrisno
Pada tahun 1974, Try terpilih menjadi ajudan Presiden Soeharto di saat ini-lah karir suami dari Tuti Sutiawati yang dinikahinya 21 Januari 1961 itu meroket karirnya. Pada tahun 1978, Try diangkat ke posisi Kepala Komando Daerah Staf di KODAM XVI / Udayana. Setahun kemudian, ia akan menjadi Panglima Daerah KODAM IV / Sriwijaya.  Dan empat tahun kemudian, ia diangkat ke Panglima Daerah KODAM V / Jaya dan ditempatkan di Jakarta.

BACA JUGA:
5 Media Massa yang Diberedel oleh Soeharto di Era Represif Orde Baru

Jenderal TNI Try Sutrisno akhirnya memimpin ABRI, sejak tahun 1988 hingga tahun 1993. Ketika itu ABRI masih terdiri dari institusi TNI AD, TNI AL, TNI AU, dan POLRI.2. Kunarto
Ia pernah menjabat sebagai ajudan mantan Presiden Soeharto dari tahun 1979 hingga tahun 1986. Dia pun dialihkan jabatannya ke Kepolisian. Kunarto pun menjadi Wakapolda Metro Jaya dengan pangkat Brigjen (1986), Kapolda Sumatera Utara (1987-1989), dan menjabat Kapolda Nusa Tenggara berpangkat Mayjen (1989-1990).
Jenderal Polisi Kunarto menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Mochammad Sanoesi. Kunarto menjadi Kapolri sejak 20 Februari 1991 - 5 April 1993. Posisinya digantikan oleh Jenderal Polisi Banurusman Astrosemitro.
3. Dibyo Widodo
Jenderal Polisi Drs. Dibyo Widodo adalah mantan perwira tinggi kepolisian yang pernah menduduki 32 jabatan sebelum mencapai kedudukan tertinggi sebagai Kapolri.
Tugas pertama Dibyo Widodo dalam kepolisian adalah perwira operasi di Komres 1012 Surabaya. Jabatan perwira pertama yang dipegang oleh ayah 3 anak ini adalah Inspektur Polisi tingkat II.
Pengabdian, ketekunan dan kerja keras Jendral Polisi yang dikenal membawa misi peningkatan operasional kepolisian dalam memberantas kejahatan ini bisa disebut membuat karirnya meroket.
Sejak menjabat Kapolres Deli Serdang, berturut-turut Dibyo Widodo dipercaya mengampu posisi sebagai ADC Presiden RI, Irpolda Sumut, Wakapolda Nusa Tenggara, Wakapolda Metro Jaya, Kapolda Metro Jaya dan akhirnya, jabatan puncak Kepala Kepolisian Republik Indonesia.
</description><content:encoded>JAKARTA - Mengenal 3 sosok  mantan ajudan Soeharto yang punya karier mentereng, salah satunya tembus Kapolri. Tentunya kehadiran  mereka memiliki prestasi yang cukup besar.
Apalagi, Soeharto menunjuk ajudannya biasanya di kalangan militer. Tentunya, saat menjabat salah satu di Kepolisian membuat kinerja lembaga tersebut semakin gemilang.

BACA JUGA:
Misteri Hilangnya Seoprijadi Sosok Utama Pemberontakan PETA di Blitar&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Berikut 3 sosok mantan ajudan Soeharto yang punya karier mentereng, salah satunya tembus Kapolri:
1. Try Sutrisno
Pada tahun 1974, Try terpilih menjadi ajudan Presiden Soeharto di saat ini-lah karir suami dari Tuti Sutiawati yang dinikahinya 21 Januari 1961 itu meroket karirnya. Pada tahun 1978, Try diangkat ke posisi Kepala Komando Daerah Staf di KODAM XVI / Udayana. Setahun kemudian, ia akan menjadi Panglima Daerah KODAM IV / Sriwijaya.  Dan empat tahun kemudian, ia diangkat ke Panglima Daerah KODAM V / Jaya dan ditempatkan di Jakarta.

BACA JUGA:
5 Media Massa yang Diberedel oleh Soeharto di Era Represif Orde Baru

Jenderal TNI Try Sutrisno akhirnya memimpin ABRI, sejak tahun 1988 hingga tahun 1993. Ketika itu ABRI masih terdiri dari institusi TNI AD, TNI AL, TNI AU, dan POLRI.2. Kunarto
Ia pernah menjabat sebagai ajudan mantan Presiden Soeharto dari tahun 1979 hingga tahun 1986. Dia pun dialihkan jabatannya ke Kepolisian. Kunarto pun menjadi Wakapolda Metro Jaya dengan pangkat Brigjen (1986), Kapolda Sumatera Utara (1987-1989), dan menjabat Kapolda Nusa Tenggara berpangkat Mayjen (1989-1990).
Jenderal Polisi Kunarto menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Mochammad Sanoesi. Kunarto menjadi Kapolri sejak 20 Februari 1991 - 5 April 1993. Posisinya digantikan oleh Jenderal Polisi Banurusman Astrosemitro.
3. Dibyo Widodo
Jenderal Polisi Drs. Dibyo Widodo adalah mantan perwira tinggi kepolisian yang pernah menduduki 32 jabatan sebelum mencapai kedudukan tertinggi sebagai Kapolri.
Tugas pertama Dibyo Widodo dalam kepolisian adalah perwira operasi di Komres 1012 Surabaya. Jabatan perwira pertama yang dipegang oleh ayah 3 anak ini adalah Inspektur Polisi tingkat II.
Pengabdian, ketekunan dan kerja keras Jendral Polisi yang dikenal membawa misi peningkatan operasional kepolisian dalam memberantas kejahatan ini bisa disebut membuat karirnya meroket.
Sejak menjabat Kapolres Deli Serdang, berturut-turut Dibyo Widodo dipercaya mengampu posisi sebagai ADC Presiden RI, Irpolda Sumut, Wakapolda Nusa Tenggara, Wakapolda Metro Jaya, Kapolda Metro Jaya dan akhirnya, jabatan puncak Kepala Kepolisian Republik Indonesia.
</content:encoded></item></channel></rss>
