<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aplikasi Depok Single Window Milik Pemkot Diretas Hacker, Ini Isi Pesannya   </title><description>Aplikasi Depok Single Window (DSW) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Depok diretas hacker, yang mengatasnamakan 'Garuda Security&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/13/338/3033708/aplikasi-depok-single-window-milik-pemkot-diretas-hacker-ini-isi-pesannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/13/338/3033708/aplikasi-depok-single-window-milik-pemkot-diretas-hacker-ini-isi-pesannya"/><item><title>Aplikasi Depok Single Window Milik Pemkot Diretas Hacker, Ini Isi Pesannya   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/13/338/3033708/aplikasi-depok-single-window-milik-pemkot-diretas-hacker-ini-isi-pesannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/13/338/3033708/aplikasi-depok-single-window-milik-pemkot-diretas-hacker-ini-isi-pesannya</guid><pubDate>Sabtu 13 Juli 2024 07:37 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/13/338/3033708/aplikasi-depok-single-window-milik-pemkot-diretas-hacker-ini-isi-pesannya-EcTZsIGqUV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: dok freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/13/338/3033708/aplikasi-depok-single-window-milik-pemkot-diretas-hacker-ini-isi-pesannya-EcTZsIGqUV.jpg</image><title>Illustrasi (foto: dok freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wMy8xLzE4MjQ1MS81L3g5MWZlNDI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
DEPOK - Aplikasi Depok Single Window (DSW) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Depok diretas hacker, yang mengatasnamakan 'Garuda Security X Masyarakat Indonesia'.

iNews Media Group menelusuri aplikasi yang dibobol hacker itu pada Sabtu (13/7/2024) pagi ini, terlihat aplikasi pada fitur UMKM itu berisikan pesan dari hacker.

BACA JUGA:
Keanehan Hacker PDNS: Tak Punya Riwayat Digital, Tiba-Tiba Kasih Kunci Gratis

&quot;Jika kebocoran data viral baru anda perbaiki, maka inilah yang akan kami lakukan kepada kalian. Kalian kurang menghargai para bug hunter lokal yang melaporkan kerentanan website pemerintah yang anda inginkan adalah kenaikan anggaran, tetapi kemampuan kalian tidak dapat mengimbangi anggaran tersebut. Lantas dimanakah letaknya tanggung jawab?&quot; bunyi pesan dalam aplikasi Depok Single Window.
&quot;Stop pengalihan isu, kami tetap kawal korupsi Rp271 triliun,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:
Hacker Incar Data Nasional, Pemerintah Diminta Perkuat Keamanan Siber
Terkait hal itu, iNews Media Group telah berupaya menghubungi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatik (Dikominfo) Depok, Manto. Namun, hingga berita ini ditayangkan belum mendapat jawaban.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wMy8xLzE4MjQ1MS81L3g5MWZlNDI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
DEPOK - Aplikasi Depok Single Window (DSW) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Depok diretas hacker, yang mengatasnamakan 'Garuda Security X Masyarakat Indonesia'.

iNews Media Group menelusuri aplikasi yang dibobol hacker itu pada Sabtu (13/7/2024) pagi ini, terlihat aplikasi pada fitur UMKM itu berisikan pesan dari hacker.

BACA JUGA:
Keanehan Hacker PDNS: Tak Punya Riwayat Digital, Tiba-Tiba Kasih Kunci Gratis

&quot;Jika kebocoran data viral baru anda perbaiki, maka inilah yang akan kami lakukan kepada kalian. Kalian kurang menghargai para bug hunter lokal yang melaporkan kerentanan website pemerintah yang anda inginkan adalah kenaikan anggaran, tetapi kemampuan kalian tidak dapat mengimbangi anggaran tersebut. Lantas dimanakah letaknya tanggung jawab?&quot; bunyi pesan dalam aplikasi Depok Single Window.
&quot;Stop pengalihan isu, kami tetap kawal korupsi Rp271 triliun,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:
Hacker Incar Data Nasional, Pemerintah Diminta Perkuat Keamanan Siber
Terkait hal itu, iNews Media Group telah berupaya menghubungi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatik (Dikominfo) Depok, Manto. Namun, hingga berita ini ditayangkan belum mendapat jawaban.</content:encoded></item></channel></rss>
