<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini yang Dirasakan Donald Trump saat Terkena Tembakan Peluru di Telinganya</title><description>Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan kronologis saat diriya terkena tembakan oleh orang yang tidak dikenal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/14/18/3034065/ini-yang-dirasakan-donald-trump-saat-terkena-tembakan-peluru-di-telinganya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/14/18/3034065/ini-yang-dirasakan-donald-trump-saat-terkena-tembakan-peluru-di-telinganya"/><item><title>Ini yang Dirasakan Donald Trump saat Terkena Tembakan Peluru di Telinganya</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/14/18/3034065/ini-yang-dirasakan-donald-trump-saat-terkena-tembakan-peluru-di-telinganya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/14/18/3034065/ini-yang-dirasakan-donald-trump-saat-terkena-tembakan-peluru-di-telinganya</guid><pubDate>Minggu 14 Juli 2024 11:26 WIB</pubDate><dc:creator>Maruf El Rumi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/14/18/3034065/ini-yang-dirasakan-donald-trump-saat-terkena-tembakan-peluru-di-telinganya-RrPA1VARR7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Calon Presiden Donald Trump saat memegang telinganya karena tertembak. (Foto; New York Times)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/14/18/3034065/ini-yang-dirasakan-donald-trump-saat-terkena-tembakan-peluru-di-telinganya-RrPA1VARR7.jpg</image><title>Calon Presiden Donald Trump saat memegang telinganya karena tertembak. (Foto; New York Times)</title></images><description>PENNSYLVANIA - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan kronologis saat diriya terkena tembakan oleh orang yang tidak dikenal. Trump sendiri selamat tapi mengalami luka di telinga. Kandidat Presiden dari partai Republik ditembak saat berkampanye di Pennsylvania  Sabtu (13/7/2024) waktu setempat.
Trump sendiri menceritakan bagaimana kejadian itu berawal dan apa yang dirasakan saat peluru penembak mengeni telinga kirinya. Melalui media sosial, dia menulis &amp;ldquo;Segera mengetahui bahwa ada sesuatu yang tidak beres karena saya mendengar suara mendesing, tembakan, dan langsung merasakan peluru menembus kulit.&amp;rdquo;
Saat insiden terjadi, Trump baru beberapa menit berpidato. Dia sempat terjatuh dari panggung dengan darah di telinga kanan dan wajahnya. Dia menuliskan;  &amp;ldquo;banyak pendarahan terjadi, jadi saya kemudian menyadari apa yang terjadi.&amp;rdquo;


BACA JUGA:
Sniper Tembakan 12 Peluru saat Ingin Bunuh Donald Trump, Ini Penampakan Senjata dan Spesifikasinya


Dalam postingannya, Trump menyampaikan belasungkawa kepada keluarga orang yang menghadiri rapat umum yang terbunuh, dan kepada keluarga &amp;ldquo;orang lain yang terluka parah.&amp;rdquo;
Dia menambahkan bahwa dia tidak tahu apa-apa tentang penembak tersebut, yang menurut para pejabat telah terbunuh. &amp;ldquo;Saya ingin berterima kasih kepada Dinas Rahasia Amerika Serikat, dan seluruh Penegak Hukum, atas tanggapan cepat mereka terhadap penembakan yang baru saja terjadi di Butler, Pennsylvania,&amp;rdquo; tulis Trump.Identitas Pelaku Belum Diungkap
Serangan terhadap Trump dilakukan oleh seorang penembak yang berada sekira 200 meter dari podium dimana Trump berpidato. Menurut dua pejabat keamanan, penembak bukanlah peserta kampanye dan telah dibunuh oleh agen Dinas Rahasia AS.
sebuah gedung bertingkat rendah di luar batas keamanan sambil membawa senapan dan berteriak kepada petugas polisi terdekat untuk memperingatkan mereka akan potensi ancaman.


BACA JUGA:
Telinga Donald Trump Bercucuran Darah usai Terkena Tembakan, Ini Risiko Komplikasinya


Polisi awalnya tampak bingung dan tidak segera menanggapi peringatan tersebut, katanya. &quot;Tahukah Anda berikutnya, lima tembakan terdengar,&quot; katanya sebagaimana dilansir Reuters.
&quot;Dinas Rahasia menembak kepalanya (pelaku). Mereka merangkak ke atap, mengarahkan senjata ke arahnya, memastikan dia sudah mati, dia sudah mati, dan selesai, semuanya sudah berakhir.&quot;
</description><content:encoded>PENNSYLVANIA - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan kronologis saat diriya terkena tembakan oleh orang yang tidak dikenal. Trump sendiri selamat tapi mengalami luka di telinga. Kandidat Presiden dari partai Republik ditembak saat berkampanye di Pennsylvania  Sabtu (13/7/2024) waktu setempat.
Trump sendiri menceritakan bagaimana kejadian itu berawal dan apa yang dirasakan saat peluru penembak mengeni telinga kirinya. Melalui media sosial, dia menulis &amp;ldquo;Segera mengetahui bahwa ada sesuatu yang tidak beres karena saya mendengar suara mendesing, tembakan, dan langsung merasakan peluru menembus kulit.&amp;rdquo;
Saat insiden terjadi, Trump baru beberapa menit berpidato. Dia sempat terjatuh dari panggung dengan darah di telinga kanan dan wajahnya. Dia menuliskan;  &amp;ldquo;banyak pendarahan terjadi, jadi saya kemudian menyadari apa yang terjadi.&amp;rdquo;


BACA JUGA:
Sniper Tembakan 12 Peluru saat Ingin Bunuh Donald Trump, Ini Penampakan Senjata dan Spesifikasinya


Dalam postingannya, Trump menyampaikan belasungkawa kepada keluarga orang yang menghadiri rapat umum yang terbunuh, dan kepada keluarga &amp;ldquo;orang lain yang terluka parah.&amp;rdquo;
Dia menambahkan bahwa dia tidak tahu apa-apa tentang penembak tersebut, yang menurut para pejabat telah terbunuh. &amp;ldquo;Saya ingin berterima kasih kepada Dinas Rahasia Amerika Serikat, dan seluruh Penegak Hukum, atas tanggapan cepat mereka terhadap penembakan yang baru saja terjadi di Butler, Pennsylvania,&amp;rdquo; tulis Trump.Identitas Pelaku Belum Diungkap
Serangan terhadap Trump dilakukan oleh seorang penembak yang berada sekira 200 meter dari podium dimana Trump berpidato. Menurut dua pejabat keamanan, penembak bukanlah peserta kampanye dan telah dibunuh oleh agen Dinas Rahasia AS.
sebuah gedung bertingkat rendah di luar batas keamanan sambil membawa senapan dan berteriak kepada petugas polisi terdekat untuk memperingatkan mereka akan potensi ancaman.


BACA JUGA:
Telinga Donald Trump Bercucuran Darah usai Terkena Tembakan, Ini Risiko Komplikasinya


Polisi awalnya tampak bingung dan tidak segera menanggapi peringatan tersebut, katanya. &quot;Tahukah Anda berikutnya, lima tembakan terdengar,&quot; katanya sebagaimana dilansir Reuters.
&quot;Dinas Rahasia menembak kepalanya (pelaku). Mereka merangkak ke atap, mengarahkan senjata ke arahnya, memastikan dia sudah mati, dia sudah mati, dan selesai, semuanya sudah berakhir.&quot;
</content:encoded></item></channel></rss>
