<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Foto-Foto Penembakan Donald Trump, Darah Mengucur dari Telinga</title><description>Tim kampanyenya mengatakan dia baik-baik saja dan tampaknya tidak mengalami cedera serius selain luka di telinga kanan atas.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/15/18/3034361/foto-foto-penembakan-donald-trump-darah-mengucur-dari-telinga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/15/18/3034361/foto-foto-penembakan-donald-trump-darah-mengucur-dari-telinga"/><item><title>Foto-Foto Penembakan Donald Trump, Darah Mengucur dari Telinga</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/15/18/3034361/foto-foto-penembakan-donald-trump-darah-mengucur-dari-telinga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/15/18/3034361/foto-foto-penembakan-donald-trump-darah-mengucur-dari-telinga</guid><pubDate>Senin 15 Juli 2024 09:21 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/15/18/3034361/foto-foto-penembakan-donald-trump-darah-mengucur-dari-telinga-a3yku6gBo4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto-foto penembakan Donald Trump, darah mengucur dari telinga (Foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/15/18/3034361/foto-foto-penembakan-donald-trump-darah-mengucur-dari-telinga-a3yku6gBo4.jpg</image><title>Foto-foto penembakan Donald Trump, darah mengucur dari telinga (Foto: AP)</title></images><description>BETHEL PARK &amp;ndash; Insiden penembakan Donald Trump saat kampanye terbuka di Butler, Pennsylvania, Amerika Serikat (AS) membetot banyak mata dan perhatian di seluruh dunia. Kendati demikian, insiden ini dianggap beberapa pihak sebagai hal yang tidak terlalu mengejutkan mengingat bebasnya kepemilikan senjata di AS dan juga tingginya suhu politik di sana menjelang pemilihan presiden (pilpres) yang akan dihelat pada November mendatang.
Masing-masing kubu yakni para pendukung Donald Trump dan Joe Biden kerap melontarkan kata-kata hingga aksi yang saling nenjatuhkan masing-masing kandidat.


BACA JUGA:
Turunkan Suhu Politik, Joe Biden Minta Warga AS Tetap Tenang Usai Penembakan Donald Trump

&amp;nbsp;Trump, 78, diketahui sedang mengadakan kampanye di Butler, Pennsylvania, salah satu negara bagian yang diperkirakan paling kompetitif dalam pemilu 5 November, ketika tembakan terdengar, mengenai telinga kanannya dan membuat wajahnya berlumuran darah.


BACA JUGA:
Memanas, Partai Republik Tuduh Joe Biden Menghasut Penembakan Donald Trump

Tim kampanyenya mengatakan dia baik-baik saja dan tampaknya tidak mengalami cedera serius selain luka di telinga kanan atas.

Presiden Joe Biden mengatakan dia telah memerintahkan peninjauan tentang bagaimana seorang pria berusia 20 tahun yang membawa senapan jenis AR-15 berhasil berada cukup dekat kemarin untuk menembak dari atap ke arah Trump, yang sebagai mantan presiden mendapat perlindungan seumur hidup dari Dinas Rahasia AS.

Biro Investigasi Federal (FBI) mengatakan pada Minggu (14/7/2024) bahwa para penyelidik belum mengidentifikasi ideologi apa pun yang memicu pria bersenjata yang menembaki mantan presiden Donald Trump saat kampanye terbuka di Butlr, Pennsylvania, AS. Namun FBI menunjukkan bahwa upaya pembunuhan yang mengerikan itu mungkin tidak memiliki motif politik utama.
&amp;ldquo;Saat ini, informasi yang kami miliki menunjukkan bahwa penembak bertindak sendirian dan saat ini tidak ada masalah keselamatan publik,&amp;rdquo; kata agen khusus FBI, Kevin Rojek, dalam konferensi telepon.







&amp;ldquo;Saat ini kami belum mengidentifikasi ideologi yang terkait dengan subjek ini, namun saya ingin mengingatkan semua orang bahwa kami masih dalam tahap awal dalam penyelidikan ini,&amp;rdquo; lanjutnya.

Adapun pelaku penembak Donald Trump diidentifikasi sebagai Thomas Matthew Crooks, 20, dari Bethel Park, Pennsylvania , AS. Pihak berwenang mengatakan dia ditembak mati oleh Dinas Rahasia usai menembak Trump di kampanye terbuka di Butler, Pennsylvania, AS.



Crooks diketahui bekerja sebagai asisten diet di Pusat Perawatan dan Rehabilitasi Terampil Bethel Park. Pernyataan Dinas Rahasia mengatakan Crooks melakukan pekerjaannya tanpa rasa khawatir dan pemeriksaan latar belakangnya bersih.

&amp;nbsp;Berikut foto-foto penembakan Donald Trump dilansir AP:







</description><content:encoded>BETHEL PARK &amp;ndash; Insiden penembakan Donald Trump saat kampanye terbuka di Butler, Pennsylvania, Amerika Serikat (AS) membetot banyak mata dan perhatian di seluruh dunia. Kendati demikian, insiden ini dianggap beberapa pihak sebagai hal yang tidak terlalu mengejutkan mengingat bebasnya kepemilikan senjata di AS dan juga tingginya suhu politik di sana menjelang pemilihan presiden (pilpres) yang akan dihelat pada November mendatang.
Masing-masing kubu yakni para pendukung Donald Trump dan Joe Biden kerap melontarkan kata-kata hingga aksi yang saling nenjatuhkan masing-masing kandidat.


BACA JUGA:
Turunkan Suhu Politik, Joe Biden Minta Warga AS Tetap Tenang Usai Penembakan Donald Trump

&amp;nbsp;Trump, 78, diketahui sedang mengadakan kampanye di Butler, Pennsylvania, salah satu negara bagian yang diperkirakan paling kompetitif dalam pemilu 5 November, ketika tembakan terdengar, mengenai telinga kanannya dan membuat wajahnya berlumuran darah.


BACA JUGA:
Memanas, Partai Republik Tuduh Joe Biden Menghasut Penembakan Donald Trump

Tim kampanyenya mengatakan dia baik-baik saja dan tampaknya tidak mengalami cedera serius selain luka di telinga kanan atas.

Presiden Joe Biden mengatakan dia telah memerintahkan peninjauan tentang bagaimana seorang pria berusia 20 tahun yang membawa senapan jenis AR-15 berhasil berada cukup dekat kemarin untuk menembak dari atap ke arah Trump, yang sebagai mantan presiden mendapat perlindungan seumur hidup dari Dinas Rahasia AS.

Biro Investigasi Federal (FBI) mengatakan pada Minggu (14/7/2024) bahwa para penyelidik belum mengidentifikasi ideologi apa pun yang memicu pria bersenjata yang menembaki mantan presiden Donald Trump saat kampanye terbuka di Butlr, Pennsylvania, AS. Namun FBI menunjukkan bahwa upaya pembunuhan yang mengerikan itu mungkin tidak memiliki motif politik utama.
&amp;ldquo;Saat ini, informasi yang kami miliki menunjukkan bahwa penembak bertindak sendirian dan saat ini tidak ada masalah keselamatan publik,&amp;rdquo; kata agen khusus FBI, Kevin Rojek, dalam konferensi telepon.







&amp;ldquo;Saat ini kami belum mengidentifikasi ideologi yang terkait dengan subjek ini, namun saya ingin mengingatkan semua orang bahwa kami masih dalam tahap awal dalam penyelidikan ini,&amp;rdquo; lanjutnya.

Adapun pelaku penembak Donald Trump diidentifikasi sebagai Thomas Matthew Crooks, 20, dari Bethel Park, Pennsylvania , AS. Pihak berwenang mengatakan dia ditembak mati oleh Dinas Rahasia usai menembak Trump di kampanye terbuka di Butler, Pennsylvania, AS.



Crooks diketahui bekerja sebagai asisten diet di Pusat Perawatan dan Rehabilitasi Terampil Bethel Park. Pernyataan Dinas Rahasia mengatakan Crooks melakukan pekerjaannya tanpa rasa khawatir dan pemeriksaan latar belakangnya bersih.

&amp;nbsp;Berikut foto-foto penembakan Donald Trump dilansir AP:







</content:encoded></item></channel></rss>
