<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PBNU: Lima Nahdliyin Temui Presiden Israel Secara Diam-Diam!</title><description>Savic juga menegaskan kalau pertemuan mereka tidak mewakili kepentingan organsiasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/16/337/3034914/pbnu-lima-nahdliyin-temui-presiden-israel-secara-diam-diam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/16/337/3034914/pbnu-lima-nahdliyin-temui-presiden-israel-secara-diam-diam"/><item><title>PBNU: Lima Nahdliyin Temui Presiden Israel Secara Diam-Diam!</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/16/337/3034914/pbnu-lima-nahdliyin-temui-presiden-israel-secara-diam-diam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/16/337/3034914/pbnu-lima-nahdliyin-temui-presiden-israel-secara-diam-diam</guid><pubDate>Selasa 16 Juli 2024 10:40 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/16/337/3034914/pbnu-lima-nahdliyin-temui-presiden-israel-secara-diam-diam-SrLn7A9QU6.JPG" expression="full" type="image/jpeg">5 Tokoh Nahdliyin bertemu Presiden Israel (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/16/337/3034914/pbnu-lima-nahdliyin-temui-presiden-israel-secara-diam-diam-SrLn7A9QU6.JPG</image><title>5 Tokoh Nahdliyin bertemu Presiden Israel (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Ketua Bidang Media, IT &amp;amp; Advokasi, Savic Ali, menegaskan kelima Nahdliyin menemui Presiden Israel, Isaac Herzog, secara diam-diam.

Savic juga menegaskan kalau pertemuan mereka tidak mewakili kepentingan organsiasi.

Sebab, dia menilai hal ini bertentangan dengan misi PBNU dalam mendukung kemerdekaan Palestina.


BACA JUGA:
Pemuda NU Bertemu Presiden Israel, MUI : Mereka Langgar Konstitusi dan Harus Minta Maaf


&quot;Baru Kamis lalu, Dubes Palestina datang ke PBNU bertemu dengan Ketua Umum, untuk membicarakan hal ini juga dan langkah-langkah lebih lanjut yang bisa dilakukan untuk Palestina, tapi kok justru ada kader kita yang diam-diam, tanpa konsultasi dan pemberitahuan, justru berangkat dan bertemu dengan Presiden Israel,&quot; ujar Savic Ali kepada MNC Portal Indonesia melalui telepon, Senin (15/7/2024).

Savic lantas mengaku kecewa dengan sikap lima Nahdliyin tersebut. Apalagi, pertemuan ini juga dinilai mencemarkan nama baik NU di mata masyarakat.
&quot;Ya tentu saja, ini kan yang pertaruhannya citra organisasi, karena buat mereka yang nggak tahu bahwa pokoknya yang berangkat ini kader NU, dan mungkin di mata internasional akan berbeda,&quot; ucap Savic.



&quot;Di saat dunia internasional terutama negara muslim mengecam, marah terhadap kekejaman Israel, justru kok malah ada kader NU yang berangkat kesana, ini merugikan di sisi organisasi,&quot; imbuhnya.



Jika terbukti melakuan pelanggaran keorganisasian, kata Savic, PBNU tak segan memberika sanksi terhadap kelimanya.



&quot;Ya saya kira akan ada sanksi dan saya kira apa yang dilakukan itu bertentangan dengan semangat yang dibangun oleh PBNU,&quot; tandasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Ketua Bidang Media, IT &amp;amp; Advokasi, Savic Ali, menegaskan kelima Nahdliyin menemui Presiden Israel, Isaac Herzog, secara diam-diam.

Savic juga menegaskan kalau pertemuan mereka tidak mewakili kepentingan organsiasi.

Sebab, dia menilai hal ini bertentangan dengan misi PBNU dalam mendukung kemerdekaan Palestina.


BACA JUGA:
Pemuda NU Bertemu Presiden Israel, MUI : Mereka Langgar Konstitusi dan Harus Minta Maaf


&quot;Baru Kamis lalu, Dubes Palestina datang ke PBNU bertemu dengan Ketua Umum, untuk membicarakan hal ini juga dan langkah-langkah lebih lanjut yang bisa dilakukan untuk Palestina, tapi kok justru ada kader kita yang diam-diam, tanpa konsultasi dan pemberitahuan, justru berangkat dan bertemu dengan Presiden Israel,&quot; ujar Savic Ali kepada MNC Portal Indonesia melalui telepon, Senin (15/7/2024).

Savic lantas mengaku kecewa dengan sikap lima Nahdliyin tersebut. Apalagi, pertemuan ini juga dinilai mencemarkan nama baik NU di mata masyarakat.
&quot;Ya tentu saja, ini kan yang pertaruhannya citra organisasi, karena buat mereka yang nggak tahu bahwa pokoknya yang berangkat ini kader NU, dan mungkin di mata internasional akan berbeda,&quot; ucap Savic.



&quot;Di saat dunia internasional terutama negara muslim mengecam, marah terhadap kekejaman Israel, justru kok malah ada kader NU yang berangkat kesana, ini merugikan di sisi organisasi,&quot; imbuhnya.



Jika terbukti melakuan pelanggaran keorganisasian, kata Savic, PBNU tak segan memberika sanksi terhadap kelimanya.



&quot;Ya saya kira akan ada sanksi dan saya kira apa yang dilakukan itu bertentangan dengan semangat yang dibangun oleh PBNU,&quot; tandasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
