<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PBNU Panggil 5 Nahdliyin yang Temui Presiden Israel Siang Ini, Terancam Diberhentikan</title><description>Langsung dipanggil oleh Gus Ketum (Yahya Cholil Staquf). insya Allah (jam 2 siang) di kantor PBNU Kramat</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/16/337/3034959/pbnu-panggil-5-nahdliyin-yang-temui-presiden-israel-siang-ini-terancam-diberhentikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/16/337/3034959/pbnu-panggil-5-nahdliyin-yang-temui-presiden-israel-siang-ini-terancam-diberhentikan"/><item><title>PBNU Panggil 5 Nahdliyin yang Temui Presiden Israel Siang Ini, Terancam Diberhentikan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/16/337/3034959/pbnu-panggil-5-nahdliyin-yang-temui-presiden-israel-siang-ini-terancam-diberhentikan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/16/337/3034959/pbnu-panggil-5-nahdliyin-yang-temui-presiden-israel-siang-ini-terancam-diberhentikan</guid><pubDate>Selasa 16 Juli 2024 11:34 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/16/337/3034959/pbnu-panggil-5-nahdliyin-yang-temui-presiden-israel-siang-ini-terancam-diberhentikan-mZ2EHCTMQT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PBNU bakal panggil 5 Nahdliyin yang bertemu Presiden Israel (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/16/337/3034959/pbnu-panggil-5-nahdliyin-yang-temui-presiden-israel-siang-ini-terancam-diberhentikan-mZ2EHCTMQT.jpg</image><title>PBNU bakal panggil 5 Nahdliyin yang bertemu Presiden Israel (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) siang ini akan memanggil lima orang yang mengatasnamakan pemuda Nahdlatul Ulama berkunjung ke Israel dan bertemu Presiden Isaac Herzog, siang ini.

Kelima orang tersebut adalah adalah Sukron Makmun, Zainul Maarif, Munawir Aziz, Nurul Bahrul Ulum, dan Izza Annafisah Dania.


BACA JUGA:
5 Tokoh NU Sowan ke Presiden Israel, Padahal PBNU Baru Dikunjungi Dubes Palestina


&quot;Iya,  langsung dipanggil oleh Gus ketum (Yahya Cholil Staquf). insya Allah (jam 2 siang) di kantor PBNU Kramat,&quot; kata Ketua PBNU bidang pendidikan, Moh Mukri saat dihubungi MNC Portal, Selasa (16/7/2024).

Mukri mengatakan pemanggilan tersebut dilakukan untuk meminta pertanggung jawaban. Serta memberikan saksi tegas jika terbukti menyalahgunakan nama besar NU.

&quot;Kalau memang terbukti dia bersalah menyalahgunakan nama besar NU untuk jualan seperti itu itu sangat-sangat mengecewakan dan tidak sensitif. Jadi nanti makanya dipanggil segera akan dimintai pertanggungjawaban kalau memang terbukti melakukan pelanggaran saya yakin akan terkena sanksi,&quot; ucapnya.


BACA JUGA:
PBNU: Lima Nahdliyin Temui Presiden Israel Secara Diam-Diam!


Adapun sanksi terberat adalah pemberhentian dari kepengurusan PBNU. Selanjutnya jika salah satu dari mereka merupakan Dosen yang aktif di Unusia, juga akan diberhentikan.

&quot;Iya pemberhentian dari kepengurusan atau kalau dia dosen pemberhentian dari dosen. itu pelanggaran berat, pelanggaran etik,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) siang ini akan memanggil lima orang yang mengatasnamakan pemuda Nahdlatul Ulama berkunjung ke Israel dan bertemu Presiden Isaac Herzog, siang ini.

Kelima orang tersebut adalah adalah Sukron Makmun, Zainul Maarif, Munawir Aziz, Nurul Bahrul Ulum, dan Izza Annafisah Dania.


BACA JUGA:
5 Tokoh NU Sowan ke Presiden Israel, Padahal PBNU Baru Dikunjungi Dubes Palestina


&quot;Iya,  langsung dipanggil oleh Gus ketum (Yahya Cholil Staquf). insya Allah (jam 2 siang) di kantor PBNU Kramat,&quot; kata Ketua PBNU bidang pendidikan, Moh Mukri saat dihubungi MNC Portal, Selasa (16/7/2024).

Mukri mengatakan pemanggilan tersebut dilakukan untuk meminta pertanggung jawaban. Serta memberikan saksi tegas jika terbukti menyalahgunakan nama besar NU.

&quot;Kalau memang terbukti dia bersalah menyalahgunakan nama besar NU untuk jualan seperti itu itu sangat-sangat mengecewakan dan tidak sensitif. Jadi nanti makanya dipanggil segera akan dimintai pertanggungjawaban kalau memang terbukti melakukan pelanggaran saya yakin akan terkena sanksi,&quot; ucapnya.


BACA JUGA:
PBNU: Lima Nahdliyin Temui Presiden Israel Secara Diam-Diam!


Adapun sanksi terberat adalah pemberhentian dari kepengurusan PBNU. Selanjutnya jika salah satu dari mereka merupakan Dosen yang aktif di Unusia, juga akan diberhentikan.

&quot;Iya pemberhentian dari kepengurusan atau kalau dia dosen pemberhentian dari dosen. itu pelanggaran berat, pelanggaran etik,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
