<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bentuk Satgas Pemberantasan Impor Ilegal, Zulhas Bertemu Kapolri dan Jaksa Agung</title><description>Menurutnya, kehadiran barang-barang ilegal tersebut membuat produk dalam negeri terhimpit.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/16/337/3035338/bentuk-satgas-pemberantasan-impor-ilegal-zulhas-bertemu-kapolri-dan-jaksa-agung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/16/337/3035338/bentuk-satgas-pemberantasan-impor-ilegal-zulhas-bertemu-kapolri-dan-jaksa-agung"/><item><title>Bentuk Satgas Pemberantasan Impor Ilegal, Zulhas Bertemu Kapolri dan Jaksa Agung</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/16/337/3035338/bentuk-satgas-pemberantasan-impor-ilegal-zulhas-bertemu-kapolri-dan-jaksa-agung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/16/337/3035338/bentuk-satgas-pemberantasan-impor-ilegal-zulhas-bertemu-kapolri-dan-jaksa-agung</guid><pubDate>Selasa 16 Juli 2024 23:33 WIB</pubDate><dc:creator>Cipto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/16/337/3035338/bentuk-satgas-pemberantasan-impor-ilegal-zulhas-bertemu-kapolri-dan-jaksa-agung-YExM2cxpyA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Zulkifli Hasan Bertemu Kapolri/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/16/337/3035338/bentuk-satgas-pemberantasan-impor-ilegal-zulhas-bertemu-kapolri-dan-jaksa-agung-YExM2cxpyA.jpg</image><title>Zulkifli Hasan Bertemu Kapolri/ist</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8xNS83LzE4MjgyMS81L3g5MjcweDY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk membahas pembentukan Satgas Impor Ilegal. Pembentukan Satgas ini untuk menindak barang-barang luar negeri yang masuk secara ilegal di Indonesia.
Sebelumnya,  Ketua Umum PAN ini menyambangi Kantor Kejaksaan RI untuk menginisiatif pembentukan Satgas Impor Ilegal.
&quot;Kami tadi memang sengaja beberapa hari ini saya berkoordinasi dan sengaja bertemu mendiskusikan sekaligus minta dukungan, apa yang akhir-akhir ini menjadi polemik di media mengenai terancam tutupnya industri tekstil, pakaian jadi, elektronik, alas kaki, beauty dan baja,&quot; kata Zulhas usai bertemu dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin di gedung Kejaksaan Agung (Kejagung RI), Jakarta Selatan, Selasa (16/7/2024).

BACA JUGA:
Aksi Kapolri Bersabuk Hitam Banting Lawan Tanding Judo

Staf Khusus Menteri Perdagangan Bara Hasibuan mengatakan,  Zulhas mengadakan pertemuan dengan Kapolri di Mabes Polri untuk membicarakan Satgas khusus.
&amp;ldquo;Untuk melakukan investigasi barang-barang impor yang masuk ke Indonesia yang volumenya massif secara ilegal yang secara jelas itu memberikan efek negatif terhadap industri nasional,&amp;rdquo; kata Bara di Jakarta.

BACA JUGA:
Lantik 6 Pejabat Baru, Jaksa Agung Ingatkan Penegakan Hukum dengan Hati Nurani

Menurutnya, kehadiran barang-barang ilegal tersebut membuat produk dalam negeri terhimpit.
Oleh karena itu, untuk melindungi pelaku usaha dalam negeri, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan berinisiatif untuk membentuk Satgas tersebut.

&amp;ldquo;Karena masuknya secara ilegal dijual (di Indonesia) pun jadi murah. Ini sudah jadi krisis nasional karena berbagai macam pelaku industri sudah datang ke kami,&amp;rdquo;ujarnya.

&amp;ldquo;Menyatakan keluhan yang sama banyaknya barang impor ilegal yang masuk ke Indonesia yang menyebabkan barang-barang yang diproduksi lokal tidak bisa kompetitif ini harus kita atasi bersama. Oleh karena itu Kemendag mengambil inisiatif untuk membentuk Satgas lintas sektoral,&amp;rdquo; tutupnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8xNS83LzE4MjgyMS81L3g5MjcweDY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk membahas pembentukan Satgas Impor Ilegal. Pembentukan Satgas ini untuk menindak barang-barang luar negeri yang masuk secara ilegal di Indonesia.
Sebelumnya,  Ketua Umum PAN ini menyambangi Kantor Kejaksaan RI untuk menginisiatif pembentukan Satgas Impor Ilegal.
&quot;Kami tadi memang sengaja beberapa hari ini saya berkoordinasi dan sengaja bertemu mendiskusikan sekaligus minta dukungan, apa yang akhir-akhir ini menjadi polemik di media mengenai terancam tutupnya industri tekstil, pakaian jadi, elektronik, alas kaki, beauty dan baja,&quot; kata Zulhas usai bertemu dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin di gedung Kejaksaan Agung (Kejagung RI), Jakarta Selatan, Selasa (16/7/2024).

BACA JUGA:
Aksi Kapolri Bersabuk Hitam Banting Lawan Tanding Judo

Staf Khusus Menteri Perdagangan Bara Hasibuan mengatakan,  Zulhas mengadakan pertemuan dengan Kapolri di Mabes Polri untuk membicarakan Satgas khusus.
&amp;ldquo;Untuk melakukan investigasi barang-barang impor yang masuk ke Indonesia yang volumenya massif secara ilegal yang secara jelas itu memberikan efek negatif terhadap industri nasional,&amp;rdquo; kata Bara di Jakarta.

BACA JUGA:
Lantik 6 Pejabat Baru, Jaksa Agung Ingatkan Penegakan Hukum dengan Hati Nurani

Menurutnya, kehadiran barang-barang ilegal tersebut membuat produk dalam negeri terhimpit.
Oleh karena itu, untuk melindungi pelaku usaha dalam negeri, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan berinisiatif untuk membentuk Satgas tersebut.

&amp;ldquo;Karena masuknya secara ilegal dijual (di Indonesia) pun jadi murah. Ini sudah jadi krisis nasional karena berbagai macam pelaku industri sudah datang ke kami,&amp;rdquo;ujarnya.

&amp;ldquo;Menyatakan keluhan yang sama banyaknya barang impor ilegal yang masuk ke Indonesia yang menyebabkan barang-barang yang diproduksi lokal tidak bisa kompetitif ini harus kita atasi bersama. Oleh karena itu Kemendag mengambil inisiatif untuk membentuk Satgas lintas sektoral,&amp;rdquo; tutupnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
