<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Serangan Darat Israel Fokus di Gaza, Khan Younis dan Rafah, Klaim Hancurkan Jaringan Terowongan Hamas</title><description>Serangan pada Senin (15/7/2024) malam dan Selasa (16/7/2024) menghantam kamp pengungsi Nuseirat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/17/18/3035373/serangan-darat-israel-fokus-di-gaza-khan-younis-dan-rafah-klaim-hancurkan-jaringan-terowongan-hamas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/17/18/3035373/serangan-darat-israel-fokus-di-gaza-khan-younis-dan-rafah-klaim-hancurkan-jaringan-terowongan-hamas"/><item><title>Serangan Darat Israel Fokus di Gaza, Khan Younis dan Rafah, Klaim Hancurkan Jaringan Terowongan Hamas</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/17/18/3035373/serangan-darat-israel-fokus-di-gaza-khan-younis-dan-rafah-klaim-hancurkan-jaringan-terowongan-hamas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/17/18/3035373/serangan-darat-israel-fokus-di-gaza-khan-younis-dan-rafah-klaim-hancurkan-jaringan-terowongan-hamas</guid><pubDate>Rabu 17 Juli 2024 06:44 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/17/18/3035373/serangan-darat-israel-fokus-di-gaza-khan-younis-dan-rafah-klaim-hancurkan-jaringan-terowongan-hamas-QVtZUUeNs8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Serangan darat Israel fokus di Gaza, Khan Younis, dan Rafah, klaim hancurkan jaringan terowongan Hamas (Foto: PTI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/17/18/3035373/serangan-darat-israel-fokus-di-gaza-khan-younis-dan-rafah-klaim-hancurkan-jaringan-terowongan-hamas-QVtZUUeNs8.jpg</image><title>Serangan darat Israel fokus di Gaza, Khan Younis, dan Rafah, klaim hancurkan jaringan terowongan Hamas (Foto: PTI)</title></images><description>GAZA &amp;ndash; Serangan darat Israel terfokus di Gaza utara dan kota selatan Khan Younis dan Rafah, yang diklaim Israel telah menghancurkan jaringan terowongan Hamas yang luas. Serangan tersebut telah membuat seluruh lingkungan rata dengan tanah.
Sementara operasi darat terus berlanjut di Rafah, serangan udara kini nampaknya menghantam wilayah-wilayah yang belum tersentuh serangan sebelumnya di pusat dan &amp;ldquo;zona aman&amp;rdquo; pesisir.

Serangan pada Senin (15/7/2024) malam dan Selasa (16/7/2024) menghantam kamp pengungsi Nuseirat dan Zawaida di Gaza tengah. Menurut pejabat di rumah sakit Al Aqsa di kota terdekat Deir al-Balah, serangan terhadap empat rumah menewaskan sedikitnya 24 orang, termasuk 10 wanita dan empat anak-anak.


BACA JUGA:
Serangan Israel di Selatan dan Tengah Gaza Tewaskan 60 Warga Palestina, Termasuk di Zona Aman

Serangan lainnya terjadi di sebuah sekolah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Nuseirat, tempat para keluarga berlindung, dan menewaskan sedikitnya sembilan orang. Rekaman AP menunjukkan halaman sekolah ditutupi puing-puing dan logam bengkok dari sebuah bangunan yang tertimpa. Para pekerja membawa jenazah yang dibungkus dengan selimut, sementara perempuan dan anak-anak menyaksikan dari ruang kelas tempat mereka tinggal.


BACA JUGA:
Israel Lancarkan Serangan Baru ke Gaza Usai Serangan Akhir Pekan Tewaskan Banyak Orang di Zona Aman

Militer Israel mengatakan militan Hamas beroperasi dari sekolah tersebut untuk merencanakan serangan. Klaimnya tidak dapat dikonfirmasi secara independen.
Menurut pejabat medis dan jurnalis AP, serangan lain di Khan Younis dan Rafah menewaskan 12 orang. Seorang jurnalis AP menghitung jenazah di rumah sakit sebelum pemakaman diadakan di gerbang rumah sakit tersebut.

Militer mengatakan pesawat angkatan udara menyerang sekitar 40 sasaran di Gaza selama sehari terakhir, di antaranya pos pengamatan, bangunan militer Hamas, dan bangunan yang dilengkapi bahan peledak. Israel menyalahkan Hamas atas jatuhnya korban sipil karena militan beroperasi di daerah padat penduduk.
Serangan udara Israel juga menewaskan lebih dari 60 warga Palestina di Gaza selatan dan tengah semalam hingga Selasa (16/7/2024). Termasuk serangan yang menghantam &amp;ldquo;zona aman&amp;rdquo; yang diklaim Israel yang dipenuhi ribuan pengungsi.



Serangan udara dalam beberapa hari terakhir terus menerus menyebabkan kematian warga Palestina di Jalur Gaza, bahkan ketika Israel telah menarik kembali atau mengurangi serangan darat besar-besaran di utara dan selatan.







Hampir setiap hari serangan terjadi di &amp;ldquo;zona aman&amp;rdquo; seluas sekitar 60 kilometer persegi (23 mil persegi) di sepanjang pantai Mediterania, di mana Israel memerintahkan warga Palestina yang melarikan diri untuk berlindung guna menghindari serangan darat.

</description><content:encoded>GAZA &amp;ndash; Serangan darat Israel terfokus di Gaza utara dan kota selatan Khan Younis dan Rafah, yang diklaim Israel telah menghancurkan jaringan terowongan Hamas yang luas. Serangan tersebut telah membuat seluruh lingkungan rata dengan tanah.
Sementara operasi darat terus berlanjut di Rafah, serangan udara kini nampaknya menghantam wilayah-wilayah yang belum tersentuh serangan sebelumnya di pusat dan &amp;ldquo;zona aman&amp;rdquo; pesisir.

Serangan pada Senin (15/7/2024) malam dan Selasa (16/7/2024) menghantam kamp pengungsi Nuseirat dan Zawaida di Gaza tengah. Menurut pejabat di rumah sakit Al Aqsa di kota terdekat Deir al-Balah, serangan terhadap empat rumah menewaskan sedikitnya 24 orang, termasuk 10 wanita dan empat anak-anak.


BACA JUGA:
Serangan Israel di Selatan dan Tengah Gaza Tewaskan 60 Warga Palestina, Termasuk di Zona Aman

Serangan lainnya terjadi di sebuah sekolah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Nuseirat, tempat para keluarga berlindung, dan menewaskan sedikitnya sembilan orang. Rekaman AP menunjukkan halaman sekolah ditutupi puing-puing dan logam bengkok dari sebuah bangunan yang tertimpa. Para pekerja membawa jenazah yang dibungkus dengan selimut, sementara perempuan dan anak-anak menyaksikan dari ruang kelas tempat mereka tinggal.


BACA JUGA:
Israel Lancarkan Serangan Baru ke Gaza Usai Serangan Akhir Pekan Tewaskan Banyak Orang di Zona Aman

Militer Israel mengatakan militan Hamas beroperasi dari sekolah tersebut untuk merencanakan serangan. Klaimnya tidak dapat dikonfirmasi secara independen.
Menurut pejabat medis dan jurnalis AP, serangan lain di Khan Younis dan Rafah menewaskan 12 orang. Seorang jurnalis AP menghitung jenazah di rumah sakit sebelum pemakaman diadakan di gerbang rumah sakit tersebut.

Militer mengatakan pesawat angkatan udara menyerang sekitar 40 sasaran di Gaza selama sehari terakhir, di antaranya pos pengamatan, bangunan militer Hamas, dan bangunan yang dilengkapi bahan peledak. Israel menyalahkan Hamas atas jatuhnya korban sipil karena militan beroperasi di daerah padat penduduk.
Serangan udara Israel juga menewaskan lebih dari 60 warga Palestina di Gaza selatan dan tengah semalam hingga Selasa (16/7/2024). Termasuk serangan yang menghantam &amp;ldquo;zona aman&amp;rdquo; yang diklaim Israel yang dipenuhi ribuan pengungsi.



Serangan udara dalam beberapa hari terakhir terus menerus menyebabkan kematian warga Palestina di Jalur Gaza, bahkan ketika Israel telah menarik kembali atau mengurangi serangan darat besar-besaran di utara dan selatan.







Hampir setiap hari serangan terjadi di &amp;ldquo;zona aman&amp;rdquo; seluas sekitar 60 kilometer persegi (23 mil persegi) di sepanjang pantai Mediterania, di mana Israel memerintahkan warga Palestina yang melarikan diri untuk berlindung guna menghindari serangan darat.

</content:encoded></item></channel></rss>
