<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Prancis Mengundurkan Diri, Tetap Menjabat Sebagai Caretaker untuk Saat Ini</title><description>Perannya termasuk memastikan Olimpiade, yang dimulai pada 26 Juli mendatang berjalan lancar.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/17/18/3035613/pemerintah-prancis-mengundurkan-diri-tetap-menjabat-sebagai-caretaker-untuk-saat-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/17/18/3035613/pemerintah-prancis-mengundurkan-diri-tetap-menjabat-sebagai-caretaker-untuk-saat-ini"/><item><title>Pemerintah Prancis Mengundurkan Diri, Tetap Menjabat Sebagai Caretaker untuk Saat Ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/17/18/3035613/pemerintah-prancis-mengundurkan-diri-tetap-menjabat-sebagai-caretaker-untuk-saat-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/17/18/3035613/pemerintah-prancis-mengundurkan-diri-tetap-menjabat-sebagai-caretaker-untuk-saat-ini</guid><pubDate>Rabu 17 Juli 2024 15:18 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/17/18/3035613/pemerintah-prancis-mengundurkan-diri-tetap-menjabat-sebagai-caretaker-untuk-saat-ini-TKt4OruM6r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemerintah Prancis mengundurkan diri, tetap menjabat sebagai {caretaker} untuk saat ini (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/17/18/3035613/pemerintah-prancis-mengundurkan-diri-tetap-menjabat-sebagai-caretaker-untuk-saat-ini-TKt4OruM6r.jpg</image><title>Pemerintah Prancis mengundurkan diri, tetap menjabat sebagai {caretaker} untuk saat ini (Foto: Reuters)</title></images><description>PARIS - Perdana Menteri (PM) Prancis yang berhaluan tengah Gabriel Attal dan pemerintahannya mengundurkan diri pada Selasa (16/7/2024), namun akan tetap menjabat sebagai pengurus sampai kabinet baru ditunjuk menyusul pemilu cepat yang tidak meyakinkan.

Pemerintahan sementara akan menjalankan urusan terkini di negara dengan perekonomian terbesar kedua di zona euro tersebut, namun tidak dapat mengajukan undang-undang baru ke parlemen atau membuat perubahan besar apa pun.
Perannya termasuk memastikan Olimpiade, yang dimulai pada 26 Juli mendatang berjalan lancar.


BACA JUGA:
Macron Pilih Gabriel Attal Jadi PM Prancis Termuda Usia 34 Tahun

&amp;ldquo;Menangani permasalahan saat ini berarti menerapkan langkah-langkah yang telah diputuskan dan menangani keadaan darurat yang muncul. Tidak lebih dan tidak kurang,&amp;rdquo; kata Mathieu Disant, seorang profesor hukum di universitas Panth&amp;eacute;on-Sorbonne di Paris, dikutip Reuters.


BACA JUGA:
Jelang Reshuffle, PM Prancis Mendadak Mengundurkan Diri

&amp;ldquo;Pemerintahan yang akan keluar akan kehilangan kekuasaan penuhnya. Hal ini sepenuhnya dan secara logis akan menghilangkan peluang bagi pemerintah untuk mengambil tindakan politik,&amp;rdquo; lanjutnya.

Sebelumnya pernah ada pemerintahan sementara di Perancis, namun tidak ada yang bertahan lebih dari beberapa hari. Tidak ada batasan berapa lama suatu pemerintahan dapat bertahan. Parlemen tidak bisa memaksanya untuk berhenti.
Aturan ketat mengenai pemisahan kekuasaan biasanya tidak mengizinkan menteri di Prancis menjadi anggota parlemen secara bersamaan.



Namun para ahli mengatakan pengunduran diri mereka, meskipun mereka masih menjabat sebagai pengurus sementara, akan memungkinkan Attal dan anggota pemerintah lainnya untuk duduk di parlemen dan mengambil bagian dalam pemilihan ketua majelis ketika sidang diadakan pada Kamis (18/7/2024).

</description><content:encoded>PARIS - Perdana Menteri (PM) Prancis yang berhaluan tengah Gabriel Attal dan pemerintahannya mengundurkan diri pada Selasa (16/7/2024), namun akan tetap menjabat sebagai pengurus sampai kabinet baru ditunjuk menyusul pemilu cepat yang tidak meyakinkan.

Pemerintahan sementara akan menjalankan urusan terkini di negara dengan perekonomian terbesar kedua di zona euro tersebut, namun tidak dapat mengajukan undang-undang baru ke parlemen atau membuat perubahan besar apa pun.
Perannya termasuk memastikan Olimpiade, yang dimulai pada 26 Juli mendatang berjalan lancar.


BACA JUGA:
Macron Pilih Gabriel Attal Jadi PM Prancis Termuda Usia 34 Tahun

&amp;ldquo;Menangani permasalahan saat ini berarti menerapkan langkah-langkah yang telah diputuskan dan menangani keadaan darurat yang muncul. Tidak lebih dan tidak kurang,&amp;rdquo; kata Mathieu Disant, seorang profesor hukum di universitas Panth&amp;eacute;on-Sorbonne di Paris, dikutip Reuters.


BACA JUGA:
Jelang Reshuffle, PM Prancis Mendadak Mengundurkan Diri

&amp;ldquo;Pemerintahan yang akan keluar akan kehilangan kekuasaan penuhnya. Hal ini sepenuhnya dan secara logis akan menghilangkan peluang bagi pemerintah untuk mengambil tindakan politik,&amp;rdquo; lanjutnya.

Sebelumnya pernah ada pemerintahan sementara di Perancis, namun tidak ada yang bertahan lebih dari beberapa hari. Tidak ada batasan berapa lama suatu pemerintahan dapat bertahan. Parlemen tidak bisa memaksanya untuk berhenti.
Aturan ketat mengenai pemisahan kekuasaan biasanya tidak mengizinkan menteri di Prancis menjadi anggota parlemen secara bersamaan.



Namun para ahli mengatakan pengunduran diri mereka, meskipun mereka masih menjabat sebagai pengurus sementara, akan memungkinkan Attal dan anggota pemerintah lainnya untuk duduk di parlemen dan mengambil bagian dalam pemilihan ketua majelis ketika sidang diadakan pada Kamis (18/7/2024).

</content:encoded></item></channel></rss>
