<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Empat Kecamatan Terdampak Banjir di Kabupaten Luwu Utara Sulsel</title><description>Abdul Muhari menyebutkan, berdasarkan data dari BPBD Luwu Utara, data resmi terkait korban jiwa hingga kerugian masih didata.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/17/340/3035422/empat-kecamatan-terdampak-banjir-di-kabupaten-luwu-utara-sulsel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/17/340/3035422/empat-kecamatan-terdampak-banjir-di-kabupaten-luwu-utara-sulsel"/><item><title>Empat Kecamatan Terdampak Banjir di Kabupaten Luwu Utara Sulsel</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/17/340/3035422/empat-kecamatan-terdampak-banjir-di-kabupaten-luwu-utara-sulsel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/17/340/3035422/empat-kecamatan-terdampak-banjir-di-kabupaten-luwu-utara-sulsel</guid><pubDate>Rabu 17 Juli 2024 09:59 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/17/340/3035422/empat-kecamatan-terdampak-banjir-di-kabupaten-luwu-utara-sulsel-xc8JSiMYZO.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/17/340/3035422/empat-kecamatan-terdampak-banjir-di-kabupaten-luwu-utara-sulsel-xc8JSiMYZO.JPG</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sebanyak empat kecamatan di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan terdampak banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sejak Senin (15/7/2024).

Wilayah terdampak banjir meliputi Desa Uraso di Kecamatan Mappideceng. Kelurahan Bone-bone, Desa Patila dan Patoloan di Kecamatan Bone-Bone. Desa Bungadidi di Kecamatan Tana Lili dan Kecamatan Sukamaju,&amp;rdquo; kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, Rabu (17/7/2024).

Abdul Muhari menyebutkan, berdasarkan data dari BPBD Luwu Utara, data resmi terkait korban jiwa hingga kerugian masih didata.


BACA JUGA:
1.044 Bencana Melanda Indonesia hingga 16 Juli, Banjir Mendominasi


&amp;ldquo;Langkah-langkah mitigasi dan bantuan darurat terus dikoordinasikan untuk memastikan kebutuhan mendesak seperti tempat penampungan, makanan, dan perlengkapan lainnya tersedia bagi para pengungsi,&amp;rdquo; ujarnya.

Ia menambahkan, respons cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Utara dengan evakuasi terhadap warga yang terjebak dalam banjir.

&amp;ldquo;Evakuasi dilakukan dengan menggunakan perahu karet. Meskipun hujan telah reda menjadi gerimis, genangan air masih tetap ada dan menghambat aktivitas sehari-hari masyarakat,&amp;rdquo; ujarnya.

&amp;ldquo;Jalan-jalan utama termasuk bagian dari jalan Nasional yang merupakan jalur vital Trans Sulawesi juga terdampak, menyulitkan aksesibilitas dan mobilitas warga,&amp;rdquo; pungkas dia.
</description><content:encoded>JAKARTA - Sebanyak empat kecamatan di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan terdampak banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sejak Senin (15/7/2024).

Wilayah terdampak banjir meliputi Desa Uraso di Kecamatan Mappideceng. Kelurahan Bone-bone, Desa Patila dan Patoloan di Kecamatan Bone-Bone. Desa Bungadidi di Kecamatan Tana Lili dan Kecamatan Sukamaju,&amp;rdquo; kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, Rabu (17/7/2024).

Abdul Muhari menyebutkan, berdasarkan data dari BPBD Luwu Utara, data resmi terkait korban jiwa hingga kerugian masih didata.


BACA JUGA:
1.044 Bencana Melanda Indonesia hingga 16 Juli, Banjir Mendominasi


&amp;ldquo;Langkah-langkah mitigasi dan bantuan darurat terus dikoordinasikan untuk memastikan kebutuhan mendesak seperti tempat penampungan, makanan, dan perlengkapan lainnya tersedia bagi para pengungsi,&amp;rdquo; ujarnya.

Ia menambahkan, respons cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Utara dengan evakuasi terhadap warga yang terjebak dalam banjir.

&amp;ldquo;Evakuasi dilakukan dengan menggunakan perahu karet. Meskipun hujan telah reda menjadi gerimis, genangan air masih tetap ada dan menghambat aktivitas sehari-hari masyarakat,&amp;rdquo; ujarnya.

&amp;ldquo;Jalan-jalan utama termasuk bagian dari jalan Nasional yang merupakan jalur vital Trans Sulawesi juga terdampak, menyulitkan aksesibilitas dan mobilitas warga,&amp;rdquo; pungkas dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
