<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puncak Jaya Memanas: 3 Warga Diduga Berafiliasi OPM Ditembak, Kendaraan TNI-Polri Dirusak</title><description>Sebanyak tiga warga yang diduga berafiliasi dengan Organisasi Papua Merdeka atau OPM ditembak aparat, situasi di Puncak Jaya memanas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/17/340/3035600/puncak-jaya-memanas-3-warga-diduga-berafiliasi-opm-ditembak-kendaraan-tni-polri-dirusak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/17/340/3035600/puncak-jaya-memanas-3-warga-diduga-berafiliasi-opm-ditembak-kendaraan-tni-polri-dirusak"/><item><title>Puncak Jaya Memanas: 3 Warga Diduga Berafiliasi OPM Ditembak, Kendaraan TNI-Polri Dirusak</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/17/340/3035600/puncak-jaya-memanas-3-warga-diduga-berafiliasi-opm-ditembak-kendaraan-tni-polri-dirusak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/17/340/3035600/puncak-jaya-memanas-3-warga-diduga-berafiliasi-opm-ditembak-kendaraan-tni-polri-dirusak</guid><pubDate>Rabu 17 Juli 2024 15:05 WIB</pubDate><dc:creator>Fredy Nuboba</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/17/340/3035600/puncak-jaya-memanas-3-warga-diduga-berafiliasi-opm-ditembak-kendaraan-tni-polri-dirusak-gMNWu0nsr0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Puncak Jaya memanas usai 3 warga diduga berevaluasi OPM ditembak, kendaraan TNI-Polri dirusak (Foto : iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/17/340/3035600/puncak-jaya-memanas-3-warga-diduga-berafiliasi-opm-ditembak-kendaraan-tni-polri-dirusak-gMNWu0nsr0.jpg</image><title>Puncak Jaya memanas usai 3 warga diduga berevaluasi OPM ditembak, kendaraan TNI-Polri dirusak (Foto : iNews)</title></images><description>PUNCAK JAYA&amp;nbsp;- Sebanyak tiga warga yang diduga berafiliasi dengan Organisasi Papua Merdeka atau OPM ditembak aparat, situasi di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah memanas.
Situasi kembali memanas setelah pada Selasa 16 Juli 2024, sekira pukul 20.00 WIT, terjadi penembakan yang dilakukan aparat TNI terhadap tiga warga yang diduga merupakan simpatisan kelompok OPM pimpinan Teranus Enumbi.

BACA JUGA:
 Kapolri Siapkan Penguatan Digital Atasi Serangan Siber&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dari hasil penindakan yang dilakukan aparat TNI, dari     personel Satgas Yonif RK 753 AVT, Satgas Elang IV dan Satgas Mandala IV, berhasil mengamankan satu buah senjata api rakitan dan satu buah bendera Bintang Kejora, di salah satu kios milik warga yang berada di Distrik Muara, Kabupaten Puncak Jaya.
Setelah kejadian penembakan tersebut, ketiga jenazah kemudian dibawa ke RSUD Distrik Mulai untuk penanganan medis.
Dari tiga warga yang ditembak aparat, diduga salah satu warga merupakan Kepala Kampung Porbalo Distrik Dokome, Puncak Jaya, Papua Tengah.

BACA JUGA:
TNI Buru OPM yang Bakar SMP Negeri Okbab di Papua Pegunungan

Peristiwa tersebut kemudian memancing kemarahan warga sehingga pada Rabu (17/7/2024) siang, warga kemudian berkumpul di sekitar Distrik Mulia dan melakukan aksi dengan merusak dan membakar beberapa kendaraan milik aparat TNI-Polri dan pejabat pemerintah setempat.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, tiga warga yang dilimpuhkan yakni Sonda Wanimbo, laki-laki berusia 33 tahun, meninggal dunia dengan luka tembak pada bagian dada kanan dan tangan sebelah kiri.Kemudian Yotenus Wonda, laki-laki berusia 41 tahun, meninggal dunia dengan luka tembak pada bagian dada. Lalu, Dominus Wonda  36  tahun, meninggal dunia dengan luka tembak pada pelipis kanan.
Hingga saat ini aparat TNI-Polri masih terus melakukan koordinasi dengan massa dan meningkatkan pengamanan di wilayah tersebut.</description><content:encoded>PUNCAK JAYA&amp;nbsp;- Sebanyak tiga warga yang diduga berafiliasi dengan Organisasi Papua Merdeka atau OPM ditembak aparat, situasi di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah memanas.
Situasi kembali memanas setelah pada Selasa 16 Juli 2024, sekira pukul 20.00 WIT, terjadi penembakan yang dilakukan aparat TNI terhadap tiga warga yang diduga merupakan simpatisan kelompok OPM pimpinan Teranus Enumbi.

BACA JUGA:
 Kapolri Siapkan Penguatan Digital Atasi Serangan Siber&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dari hasil penindakan yang dilakukan aparat TNI, dari     personel Satgas Yonif RK 753 AVT, Satgas Elang IV dan Satgas Mandala IV, berhasil mengamankan satu buah senjata api rakitan dan satu buah bendera Bintang Kejora, di salah satu kios milik warga yang berada di Distrik Muara, Kabupaten Puncak Jaya.
Setelah kejadian penembakan tersebut, ketiga jenazah kemudian dibawa ke RSUD Distrik Mulai untuk penanganan medis.
Dari tiga warga yang ditembak aparat, diduga salah satu warga merupakan Kepala Kampung Porbalo Distrik Dokome, Puncak Jaya, Papua Tengah.

BACA JUGA:
TNI Buru OPM yang Bakar SMP Negeri Okbab di Papua Pegunungan

Peristiwa tersebut kemudian memancing kemarahan warga sehingga pada Rabu (17/7/2024) siang, warga kemudian berkumpul di sekitar Distrik Mulia dan melakukan aksi dengan merusak dan membakar beberapa kendaraan milik aparat TNI-Polri dan pejabat pemerintah setempat.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, tiga warga yang dilimpuhkan yakni Sonda Wanimbo, laki-laki berusia 33 tahun, meninggal dunia dengan luka tembak pada bagian dada kanan dan tangan sebelah kiri.Kemudian Yotenus Wonda, laki-laki berusia 41 tahun, meninggal dunia dengan luka tembak pada bagian dada. Lalu, Dominus Wonda  36  tahun, meninggal dunia dengan luka tembak pada pelipis kanan.
Hingga saat ini aparat TNI-Polri masih terus melakukan koordinasi dengan massa dan meningkatkan pengamanan di wilayah tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
