<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PAN Minta Jokowi Segera Terbitkan Surpres Pergantian Komisioner KPU</title><description>KPU harus terisi lengkap untuk menyiapkan Pilkada Serentak 2024.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/19/337/3036461/pan-minta-jokowi-segera-terbitkan-surpres-pergantian-komisioner-kpu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/19/337/3036461/pan-minta-jokowi-segera-terbitkan-surpres-pergantian-komisioner-kpu"/><item><title>PAN Minta Jokowi Segera Terbitkan Surpres Pergantian Komisioner KPU</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/19/337/3036461/pan-minta-jokowi-segera-terbitkan-surpres-pergantian-komisioner-kpu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/19/337/3036461/pan-minta-jokowi-segera-terbitkan-surpres-pergantian-komisioner-kpu</guid><pubDate>Jum'at 19 Juli 2024 09:44 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/19/337/3036461/pan-minta-jokowi-segera-terbitkan-surpres-pergantian-komisioner-kpu-Otkc9wmFPX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saleh Partaonan Daulay (Foto: ANTARA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/19/337/3036461/pan-minta-jokowi-segera-terbitkan-surpres-pergantian-komisioner-kpu-Otkc9wmFPX.jpg</image><title>Saleh Partaonan Daulay (Foto: ANTARA)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8xMC8xLzE4MjY4NS81L3g5MXV3OXE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Jokowi diminta segera menerbitkan Surat Presiden (surpres) pergantian komisioner KPU pusat. Pasalnya, pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada November 2024 perlu dipersiapkan secara matang. Karena itu, seluruh unsur pimpinan KPU di pusat harus terisi lengkap dan dapat bekerja secara maksimal.

&quot;Ini pekerjaan besar. Ada 37 Provinsi dan 508 kabupaten dan kota yang akan pilkada secara serentak. Pasti akan menyita banyak tenaga dan pikiran,&quot; kata Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay dalam keterangannya, Jumat (19/7/2024).

Dari sisi penyelenggaraan, pilkada serentak ini diperkirakan akan berlangsung dinamis dengan berbagai kompleksitas yang ada. Ada ribuan kontestan yang akan ikut bertanding. Ada keterlibatan pendukung dari partai politik, ormas, elemen dan berbagai struktur masyarakat di akar rumput.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jokowi Resmi Berhentikan Tidak Hormat Hasyim Asyari sebagai Ketua KPU&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Harus dipersiapkan secara matang. Walau lebih rumit, pelaksanaan pilkada serentak semestinya  harus lebih baik dari pileg dan pilpres yang lalu,&quot; ujar mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah itu.
Secara teknis, pergantian komisioner KPU pusat tidak sulit. Tidak perlu rekrutmen dan seleksi lagi. Tinggal melantik dan mengesahkan calon anggota komisioner KPU pada nomor urut berikutnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Presiden Jokowi Sebut Keppres Pemberhentian Hasyim dari Ketua KPU Belum Ada di Mejanya

&quot;Berdasarkan urutan, sebetulnya nomor urut berikut adalah Viryan Aziz. Berhubung karena telah tutup usia, peringkat berikut adalah Iffa Rosita. Orangnya masih ada. Masih aktif sebagai anggota KPU di Kaltim,&quot; ujar Saleh.

&quot;Tapi, untuk pergantian itu kan harus sesuai  aturan hukum. DPR memerlukan Surat Presiden (surpres) sebagai dasar hukum menetapkan komisioner baru.&quot;

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8xMC8xLzE4MjY4NS81L3g5MXV3OXE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Jokowi diminta segera menerbitkan Surat Presiden (surpres) pergantian komisioner KPU pusat. Pasalnya, pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada November 2024 perlu dipersiapkan secara matang. Karena itu, seluruh unsur pimpinan KPU di pusat harus terisi lengkap dan dapat bekerja secara maksimal.

&quot;Ini pekerjaan besar. Ada 37 Provinsi dan 508 kabupaten dan kota yang akan pilkada secara serentak. Pasti akan menyita banyak tenaga dan pikiran,&quot; kata Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay dalam keterangannya, Jumat (19/7/2024).

Dari sisi penyelenggaraan, pilkada serentak ini diperkirakan akan berlangsung dinamis dengan berbagai kompleksitas yang ada. Ada ribuan kontestan yang akan ikut bertanding. Ada keterlibatan pendukung dari partai politik, ormas, elemen dan berbagai struktur masyarakat di akar rumput.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jokowi Resmi Berhentikan Tidak Hormat Hasyim Asyari sebagai Ketua KPU&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Harus dipersiapkan secara matang. Walau lebih rumit, pelaksanaan pilkada serentak semestinya  harus lebih baik dari pileg dan pilpres yang lalu,&quot; ujar mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah itu.
Secara teknis, pergantian komisioner KPU pusat tidak sulit. Tidak perlu rekrutmen dan seleksi lagi. Tinggal melantik dan mengesahkan calon anggota komisioner KPU pada nomor urut berikutnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Presiden Jokowi Sebut Keppres Pemberhentian Hasyim dari Ketua KPU Belum Ada di Mejanya

&quot;Berdasarkan urutan, sebetulnya nomor urut berikut adalah Viryan Aziz. Berhubung karena telah tutup usia, peringkat berikut adalah Iffa Rosita. Orangnya masih ada. Masih aktif sebagai anggota KPU di Kaltim,&quot; ujar Saleh.

&quot;Tapi, untuk pergantian itu kan harus sesuai  aturan hukum. DPR memerlukan Surat Presiden (surpres) sebagai dasar hukum menetapkan komisioner baru.&quot;

</content:encoded></item></channel></rss>
