<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>    Presiden Jokowi Siap Berkantor di IKN   </title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menunggu lampu hijau untuk dapat berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN).&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/19/337/3036767/presiden-jokowi-siap-berkantor-di-ikn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/19/337/3036767/presiden-jokowi-siap-berkantor-di-ikn"/><item><title>    Presiden Jokowi Siap Berkantor di IKN   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/19/337/3036767/presiden-jokowi-siap-berkantor-di-ikn</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/19/337/3036767/presiden-jokowi-siap-berkantor-di-ikn</guid><pubDate>Jum'at 19 Juli 2024 18:42 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/19/337/3036767/presiden-jokowi-siap-berkantor-di-ikn-973VXzqDpH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo (foto: tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/19/337/3036767/presiden-jokowi-siap-berkantor-di-ikn-973VXzqDpH.jpg</image><title>Presiden Joko Widodo (foto: tangkapan layar)</title></images><description>

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menunggu lampu hijau untuk dapat berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN). Dirinya mengaku sudah siap untuk berkantor disana.

&quot;Begitu ada lampu hijau siap saya akan berkantor di IKN,&quot; kata Jokowi dalam keterangannya di Bandung, Jumat (19/7/2024).

BACA JUGA:
Wamenag: Hijrah ke IKN Wujud Kemajuan Bangsa dan Negara

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih menunggu ketersediaan air dan listrik di Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal tersebut menanggapi perihal dirinya yang dikabarkan akan berkantor di IKN bulan Juli tahun ini.

&quot;Airnya udah siap belum? listriknya udah siap belum? Tempatnya sudah siap belum? kalau siap, pindah,&quot; kata Jokowi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (8/7/2024).

Jokowi mengaku sudah mendapatkan laporan dari kementerian PUPR, namun air dan listrik untuk dirinya berkantor belum tersedia dengan baik.

&quot;Sudah, tapi belum. Sudah, tapi belum,&quot; kata Jokowi.

BACA JUGA:
Upacara 17 Agustus di IKN, 2 Peleton Marinir Siap Mengamankan
Terkait Keputusan Presiden (Keppres) pemindahan ibu kota, Jokowi menyebut bahwa dirinya masih melihat situasi di lapangan. Dirinya tidak ingin terpaksa dalam menerbitkan Keppres tersebut.



&quot;Keppres bisa sebelum, bisa setelah Oktober. Kita melihat situasi lapangan. Kita tidak ingin memaksakan sesuatu yang memang belum jangan dipaksakan, semua dilihat progress lapangannya dilihat,&quot; kata Jokowi.</description><content:encoded>

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menunggu lampu hijau untuk dapat berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN). Dirinya mengaku sudah siap untuk berkantor disana.

&quot;Begitu ada lampu hijau siap saya akan berkantor di IKN,&quot; kata Jokowi dalam keterangannya di Bandung, Jumat (19/7/2024).

BACA JUGA:
Wamenag: Hijrah ke IKN Wujud Kemajuan Bangsa dan Negara

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih menunggu ketersediaan air dan listrik di Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal tersebut menanggapi perihal dirinya yang dikabarkan akan berkantor di IKN bulan Juli tahun ini.

&quot;Airnya udah siap belum? listriknya udah siap belum? Tempatnya sudah siap belum? kalau siap, pindah,&quot; kata Jokowi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (8/7/2024).

Jokowi mengaku sudah mendapatkan laporan dari kementerian PUPR, namun air dan listrik untuk dirinya berkantor belum tersedia dengan baik.

&quot;Sudah, tapi belum. Sudah, tapi belum,&quot; kata Jokowi.

BACA JUGA:
Upacara 17 Agustus di IKN, 2 Peleton Marinir Siap Mengamankan
Terkait Keputusan Presiden (Keppres) pemindahan ibu kota, Jokowi menyebut bahwa dirinya masih melihat situasi di lapangan. Dirinya tidak ingin terpaksa dalam menerbitkan Keppres tersebut.



&quot;Keppres bisa sebelum, bisa setelah Oktober. Kita melihat situasi lapangan. Kita tidak ingin memaksakan sesuatu yang memang belum jangan dipaksakan, semua dilihat progress lapangannya dilihat,&quot; kata Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
