<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Usut Mayat Terikat di TPST Bantargebang, Polisi Tunggu Hasil Autopsi</title><description>Jasad Waryanto ditemukan dengan posisi kaki dan tangan terikat, bahkan kepalanya turut ditutupi karung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/19/338/3036475/usut-mayat-terikat-di-tpst-bantargebang-polisi-tunggu-hasil-autopsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/19/338/3036475/usut-mayat-terikat-di-tpst-bantargebang-polisi-tunggu-hasil-autopsi"/><item><title>Usut Mayat Terikat di TPST Bantargebang, Polisi Tunggu Hasil Autopsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/19/338/3036475/usut-mayat-terikat-di-tpst-bantargebang-polisi-tunggu-hasil-autopsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/19/338/3036475/usut-mayat-terikat-di-tpst-bantargebang-polisi-tunggu-hasil-autopsi</guid><pubDate>Jum'at 19 Juli 2024 10:21 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/19/338/3036475/usut-mayat-terikat-di-tpst-bantargebang-polisi-tunggu-hasil-autopsi-8p1MtsKN9u.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mayat (Foto: Ilustrasi/Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/19/338/3036475/usut-mayat-terikat-di-tpst-bantargebang-polisi-tunggu-hasil-autopsi-8p1MtsKN9u.jpg</image><title>Ilustrasi mayat (Foto: Ilustrasi/Dok Okezone)</title></images><description>BEKASI - Polisi tengah mendalami dugaan pembunuhan terhadap Waryanto (51), pegawai tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) Bantargebang yang ditemukan tewas pada Rabu 17 Juli 2024. Kini, polisi masih menunggu hasil autopsi.

Saat ditemukan, jasad Waryanto ditemukan dengan posisi kaki dan tangan terikat, bahkan kepalanya turut ditutupi karung.

&quot;Kamis dilakukan autopsi pukul 16.00 WIB, kemungkinannya Jumat sudah keluar hasilnya,&quot; kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Muhammad Firdaus, Jumat (19/7/2024).

BACA JUGA:
4 Fakta Penemuan Mayat Dekat TPST Bantargebang, Jasad Dimakan Biawak


Firdaus menerangkan, saat jasad Waryanto ditemukan, polisi tidak menemukan luka-luka di sekujur tubuh korban. Sebab itu, proses autopsi dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian.

&quot;Makanya, saat itu mayat kami langsung larikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:
Polisi Ungkap Identitas Mayat dalam Karung yang Ditemukan di Ladang Jagung


Hingga saat ini, polisi juga sudah memeriksa 11 saksi untuk menguak kasus ini. Belasan saksi yang diperiksa ini terdiri dari kerabat kerja, tetangga kontrakan dan keluarga.

&quot;Korban dalam hal ini berperilaku baik di mata saksi saksi yang sudah kami interogasi,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>BEKASI - Polisi tengah mendalami dugaan pembunuhan terhadap Waryanto (51), pegawai tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) Bantargebang yang ditemukan tewas pada Rabu 17 Juli 2024. Kini, polisi masih menunggu hasil autopsi.

Saat ditemukan, jasad Waryanto ditemukan dengan posisi kaki dan tangan terikat, bahkan kepalanya turut ditutupi karung.

&quot;Kamis dilakukan autopsi pukul 16.00 WIB, kemungkinannya Jumat sudah keluar hasilnya,&quot; kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Muhammad Firdaus, Jumat (19/7/2024).

BACA JUGA:
4 Fakta Penemuan Mayat Dekat TPST Bantargebang, Jasad Dimakan Biawak


Firdaus menerangkan, saat jasad Waryanto ditemukan, polisi tidak menemukan luka-luka di sekujur tubuh korban. Sebab itu, proses autopsi dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian.

&quot;Makanya, saat itu mayat kami langsung larikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:
Polisi Ungkap Identitas Mayat dalam Karung yang Ditemukan di Ladang Jagung


Hingga saat ini, polisi juga sudah memeriksa 11 saksi untuk menguak kasus ini. Belasan saksi yang diperiksa ini terdiri dari kerabat kerja, tetangga kontrakan dan keluarga.

&quot;Korban dalam hal ini berperilaku baik di mata saksi saksi yang sudah kami interogasi,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
