<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Terbukti Langgar Batas Laut, 8 Nelayan Natuna Divonis Bebas Mahkamah Malaysia</title><description>Tiga kapal nelayan beserta barang-barang yang disita oleh petugas maritim Malaysia juga ikut dikembalikan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/19/340/3036387/tak-terbukti-langgar-batas-laut-8-nelayan-natuna-divonis-bebas-mahkamah-malaysia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/19/340/3036387/tak-terbukti-langgar-batas-laut-8-nelayan-natuna-divonis-bebas-mahkamah-malaysia"/><item><title>Tak Terbukti Langgar Batas Laut, 8 Nelayan Natuna Divonis Bebas Mahkamah Malaysia</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/19/340/3036387/tak-terbukti-langgar-batas-laut-8-nelayan-natuna-divonis-bebas-mahkamah-malaysia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/19/340/3036387/tak-terbukti-langgar-batas-laut-8-nelayan-natuna-divonis-bebas-mahkamah-malaysia</guid><pubDate>Jum'at 19 Juli 2024 06:24 WIB</pubDate><dc:creator>Alfie Al Rasyid</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/19/340/3036387/tak-terbukti-langgar-batas-laut-8-nelayan-natuna-divonis-bebas-mahkamah-malaysia-vmprRvMVa0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nelayan Indonesia dibebaskan di Malaysia (Foto: Alfie Al Rasyid) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/19/340/3036387/tak-terbukti-langgar-batas-laut-8-nelayan-natuna-divonis-bebas-mahkamah-malaysia-vmprRvMVa0.jpg</image><title>Nelayan Indonesia dibebaskan di Malaysia (Foto: Alfie Al Rasyid) </title></images><description>RIAU - Delapan nelayan asal Natuna yang diduga melanggar batas wilayah saat melaut akhirnya divonis bebas oleh Mahkamah Ssesyen Malaysia di Kuching. Mereka dibebaskan setelah sempat diamankan Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) pada 19 April 2024 lalu.

Mereka divonis bebas lantaran tidak terbukti melakukan pelanggaran. Selain itu, tiga kapal nelayan beserta barang-barang yang disita oleh petugas maritim Malaysia juga ikut dikembalikan.

BACA JUGA:
4 Fakta Penemuan Mayat Dekat TPST Bantargebang, Jasad Dimakan Biawak


Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda langsung menjemput para nelayan asal Natuna ini di Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Kuching. Bebasnya para nelayan ini lantaran tidak terlepas dari bantuan Kementerian Luar Negeri khususnya KJRI Kuching hingga masyarakat Natuna.

Selain itu, Wakil Bupati Natuna dan para nelayan ini akan menemui APMM untuk memastikan kelayakan tiga kapal yang disita agar bisa dibawa kembali ke Natuna. Pasalnya, kapal tersebut sudah lama tidak digunakan nelayan.

BACA JUGA:
Hari Ini, Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Kebakaran Tewaskan Wartawan di Karo


Rodhial berharap, agar APMM dapat mengawal kepulangan para nelayan sampai di perbatasan negara sehingga mereka tidak mendapat permasalahan baru saat di perjalanan.

</description><content:encoded>RIAU - Delapan nelayan asal Natuna yang diduga melanggar batas wilayah saat melaut akhirnya divonis bebas oleh Mahkamah Ssesyen Malaysia di Kuching. Mereka dibebaskan setelah sempat diamankan Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) pada 19 April 2024 lalu.

Mereka divonis bebas lantaran tidak terbukti melakukan pelanggaran. Selain itu, tiga kapal nelayan beserta barang-barang yang disita oleh petugas maritim Malaysia juga ikut dikembalikan.

BACA JUGA:
4 Fakta Penemuan Mayat Dekat TPST Bantargebang, Jasad Dimakan Biawak


Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda langsung menjemput para nelayan asal Natuna ini di Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Kuching. Bebasnya para nelayan ini lantaran tidak terlepas dari bantuan Kementerian Luar Negeri khususnya KJRI Kuching hingga masyarakat Natuna.

Selain itu, Wakil Bupati Natuna dan para nelayan ini akan menemui APMM untuk memastikan kelayakan tiga kapal yang disita agar bisa dibawa kembali ke Natuna. Pasalnya, kapal tersebut sudah lama tidak digunakan nelayan.

BACA JUGA:
Hari Ini, Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Kebakaran Tewaskan Wartawan di Karo


Rodhial berharap, agar APMM dapat mengawal kepulangan para nelayan sampai di perbatasan negara sehingga mereka tidak mendapat permasalahan baru saat di perjalanan.

</content:encoded></item></channel></rss>
