<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waspada! Gelombang Tinggi hingga 4 Meter Berpotensi Terjang Selatan Banten hingga Jatim</title><description>BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 4 meter yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 20 - 21 Juli.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/20/337/3037131/waspada-gelombang-tinggi-hingga-4-meter-berpotensi-terjang-selatan-banten-hingga-jatim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/20/337/3037131/waspada-gelombang-tinggi-hingga-4-meter-berpotensi-terjang-selatan-banten-hingga-jatim"/><item><title>Waspada! Gelombang Tinggi hingga 4 Meter Berpotensi Terjang Selatan Banten hingga Jatim</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/20/337/3037131/waspada-gelombang-tinggi-hingga-4-meter-berpotensi-terjang-selatan-banten-hingga-jatim</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/20/337/3037131/waspada-gelombang-tinggi-hingga-4-meter-berpotensi-terjang-selatan-banten-hingga-jatim</guid><pubDate>Sabtu 20 Juli 2024 18:46 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/20/337/3037131/waspada-gelombang-tinggi-hingga-4-meter-berpotensi-terjang-selatan-banten-hingga-jatim-XrTEh30ty3.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/20/337/3037131/waspada-gelombang-tinggi-hingga-4-meter-berpotensi-terjang-selatan-banten-hingga-jatim-XrTEh30ty3.JPG</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 4 meter yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 20 - 21 Juli 2024.

BMKG mengatakan hal ini dipengaruhi oleh pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Tenggara - Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 8 - 25 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 10 - 25 knot.


BACA JUGA:
 Bandung Lagi Dingin-dinginnya, BMKG Prediksi Suhu 16 Derajat Bertahan hingga Agustus&amp;nbsp; &amp;nbsp;


&quot;Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia Barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Samudera Hindia Selatan Banten - Jawa Barat, Laut Jawa, Selat Makassar bagian selatan, Laut Banda dan Laut Arafuru,&quot; tulis BMKG dalam keterangan resminya, Sabtu (20/7/2024).

Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.5 meter berpeluang terjadi di perairan utara P. Sabang, perairan barat Aceh - Kep. Mentawai, perairan P. Enggano - Bengkulu, perairan barat Lampung, Samudra Hindia Barat Aceh - Bengkulu, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Jawa - P. Sumba, Selat Bali - Lombok - Alas - Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, perairan Kupang - P. Rote, Samudra Hindia Selatan Bali - Kupang, Laut Natuna Utara, Laut Natuna, Selat Karimata.

Kemudian Laut Jawa, perairan utara Jawa Timur - P. Kangean, Laut Sumbawa, Selat Makassar bagian selatan, Laut Flores, perairan Baubau - Wakatobi, perairan selatan Kep. Banggai - P. Sula, Laut Maluku, Laut Sulawesi bagian timur, perairan Kep. Sangihe - Talaud, perairan Halmahera, Laut Halmahera, Laut Seram, perairan Sorong bagian selatan, perairan Fakfak - Kaimana, perairan P. Buru - P. Seram, Laut Banda, perairan Kep. Kai - Aru, perairan Kep. Sermata - Tanimbar, Laut Arafuru.



&quot;Sedangkan, pada gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2.50 - 4.0 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia barat Lampung, Samudra Hindia Selatan Banten - Jawa Timur,&quot; kata BMKG.



Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran.



Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada. &quot;Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,&quot; imbaunya.



</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 4 meter yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 20 - 21 Juli 2024.

BMKG mengatakan hal ini dipengaruhi oleh pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Tenggara - Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 8 - 25 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 10 - 25 knot.


BACA JUGA:
 Bandung Lagi Dingin-dinginnya, BMKG Prediksi Suhu 16 Derajat Bertahan hingga Agustus&amp;nbsp; &amp;nbsp;


&quot;Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia Barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Samudera Hindia Selatan Banten - Jawa Barat, Laut Jawa, Selat Makassar bagian selatan, Laut Banda dan Laut Arafuru,&quot; tulis BMKG dalam keterangan resminya, Sabtu (20/7/2024).

Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.5 meter berpeluang terjadi di perairan utara P. Sabang, perairan barat Aceh - Kep. Mentawai, perairan P. Enggano - Bengkulu, perairan barat Lampung, Samudra Hindia Barat Aceh - Bengkulu, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Jawa - P. Sumba, Selat Bali - Lombok - Alas - Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, perairan Kupang - P. Rote, Samudra Hindia Selatan Bali - Kupang, Laut Natuna Utara, Laut Natuna, Selat Karimata.

Kemudian Laut Jawa, perairan utara Jawa Timur - P. Kangean, Laut Sumbawa, Selat Makassar bagian selatan, Laut Flores, perairan Baubau - Wakatobi, perairan selatan Kep. Banggai - P. Sula, Laut Maluku, Laut Sulawesi bagian timur, perairan Kep. Sangihe - Talaud, perairan Halmahera, Laut Halmahera, Laut Seram, perairan Sorong bagian selatan, perairan Fakfak - Kaimana, perairan P. Buru - P. Seram, Laut Banda, perairan Kep. Kai - Aru, perairan Kep. Sermata - Tanimbar, Laut Arafuru.



&quot;Sedangkan, pada gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2.50 - 4.0 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia barat Lampung, Samudra Hindia Selatan Banten - Jawa Timur,&quot; kata BMKG.



Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran.



Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada. &quot;Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,&quot; imbaunya.



</content:encoded></item></channel></rss>
