<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Turap Kali Caringin Sawangan Depok Longsor, Pengguna Jalan Diminta Cari Jalur Alternatif</title><description>Citra menyebut, longsor menutupi aliran Kali Caringin dan harus segera ditangani agar tidak menimbulkan masalah baru.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/20/338/3037016/turap-kali-caringin-sawangan-depok-longsor-pengguna-jalan-diminta-cari-jalur-alternatif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/20/338/3037016/turap-kali-caringin-sawangan-depok-longsor-pengguna-jalan-diminta-cari-jalur-alternatif"/><item><title>Turap Kali Caringin Sawangan Depok Longsor, Pengguna Jalan Diminta Cari Jalur Alternatif</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/20/338/3037016/turap-kali-caringin-sawangan-depok-longsor-pengguna-jalan-diminta-cari-jalur-alternatif</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/20/338/3037016/turap-kali-caringin-sawangan-depok-longsor-pengguna-jalan-diminta-cari-jalur-alternatif</guid><pubDate>Sabtu 20 Juli 2024 13:09 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/20/338/3037016/turap-kali-caringin-sawangan-depok-longsor-pengguna-jalan-diminta-cari-jalur-alternatif-wjN7tocD8u.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/20/338/3037016/turap-kali-caringin-sawangan-depok-longsor-pengguna-jalan-diminta-cari-jalur-alternatif-wjN7tocD8u.JPG</image><title></title></images><description>DEPOK - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok telah mengirimkan satu regu Satuan Tugas (Satgas) untuk melakukan penanganan turap longsor di Gang Nangka RT 4/4, Sawangan, Kota Depok. Pengguna jalan diminta mencari jalur alternatif lain.

&quot;Pengguna jalan seperti roda dua maupun pejalan kaki harap cari jalur alternatif lain. Karena longsor memiliki kedalaman 2,5 meter dengan panjang 6 meter. Tidak bisa dilalui,&quot; kata Kepala DPUPR Kota Depok, Citra Indah Yulianty dalam keterangannya dikutip, Sabtu (20/7/2024).

Citra menyebut, longsor menutupi aliran Kali Caringin dan harus segera ditangani agar tidak menimbulkan masalah baru. Longsor terjadi akibat derasnya aliran kali ketika hujan beberapa waktu lalu.


BACA JUGA:
Viral! Petugas Damkar Depok Keluhkan Lambannya Respons Perbaikan Alat Kerja Rusak


&quot;Turap terkikis hingga berongga. Akibatnya timbul retakan dan berujung longsor. Penanganan lebih lanjut dilakukan dengan pembuatan turap baru,&quot; ucapnya.

Lebih lanjut, Citra meminta masyarakat sekitar agar berhati hati dan tetap waspada terhadap keretakan susulan. Pihaknya juga sudah memasang rambu pembatas dengan bambu maupun kayu.

&quot;Masyarakat bisa lewat Jalan Telaga Jambu sebagai jalur alternatif,&quot; ungkapnya.

</description><content:encoded>DEPOK - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok telah mengirimkan satu regu Satuan Tugas (Satgas) untuk melakukan penanganan turap longsor di Gang Nangka RT 4/4, Sawangan, Kota Depok. Pengguna jalan diminta mencari jalur alternatif lain.

&quot;Pengguna jalan seperti roda dua maupun pejalan kaki harap cari jalur alternatif lain. Karena longsor memiliki kedalaman 2,5 meter dengan panjang 6 meter. Tidak bisa dilalui,&quot; kata Kepala DPUPR Kota Depok, Citra Indah Yulianty dalam keterangannya dikutip, Sabtu (20/7/2024).

Citra menyebut, longsor menutupi aliran Kali Caringin dan harus segera ditangani agar tidak menimbulkan masalah baru. Longsor terjadi akibat derasnya aliran kali ketika hujan beberapa waktu lalu.


BACA JUGA:
Viral! Petugas Damkar Depok Keluhkan Lambannya Respons Perbaikan Alat Kerja Rusak


&quot;Turap terkikis hingga berongga. Akibatnya timbul retakan dan berujung longsor. Penanganan lebih lanjut dilakukan dengan pembuatan turap baru,&quot; ucapnya.

Lebih lanjut, Citra meminta masyarakat sekitar agar berhati hati dan tetap waspada terhadap keretakan susulan. Pihaknya juga sudah memasang rambu pembatas dengan bambu maupun kayu.

&quot;Masyarakat bisa lewat Jalan Telaga Jambu sebagai jalur alternatif,&quot; ungkapnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
