<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Malam Ini, Gunung Merapi di Sleman Kembali Muntahkan Awan Panas   </title><description>Gunung Merapi yang berada di perbatasan Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten, kembali meletus&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/20/510/3037203/alami-erupsi-gunung-merapi-di-sleman-kembali-muntahkan-awan-panas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/20/510/3037203/alami-erupsi-gunung-merapi-di-sleman-kembali-muntahkan-awan-panas"/><item><title>Malam Ini, Gunung Merapi di Sleman Kembali Muntahkan Awan Panas   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/20/510/3037203/alami-erupsi-gunung-merapi-di-sleman-kembali-muntahkan-awan-panas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/20/510/3037203/alami-erupsi-gunung-merapi-di-sleman-kembali-muntahkan-awan-panas</guid><pubDate>Sabtu 20 Juli 2024 23:01 WIB</pubDate><dc:creator>Heru Trijoko</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/20/510/3037203/alami-erupsi-gunung-merapi-di-sleman-kembali-muntahkan-awan-panas-EE0JLWwI6G.png" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Merapi erupsi (foto: dok PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/20/510/3037203/alami-erupsi-gunung-merapi-di-sleman-kembali-muntahkan-awan-panas-EE0JLWwI6G.png</image><title>Gunung Merapi erupsi (foto: dok PVMBG)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8xMi8xLzE4MjczNy81L3g5MjBhZnU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

SLEMAN &amp;ndash; Gunung Merapi yang berada di perbatasan Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten, kembali meletus pada Sabtu (20/7/2024) malam, sekira pukul 19.46 WIB.
Awanpanas guguran terlihat jelas dengan mata telanjang, karena kebetulan cuaca di kawasan puncak gunung setinggi 2.968 meter di atas permukaan air laut itu cukup cerah ditambah pula dengan bulan purnama.

BACA JUGA:
Gunung Semeru Erupsi, Masyarakat Waspada Jaga Radius Aman

Awanpanas guguran ini menurut cacatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi, meluncur selama 119 detik dengan amplitudo maksimal 35 milimeter. Awanpanas meluncur mencapai jarak 1.200 meter dari puncak dan mengarah ke hulu sungai bebeng.
Terjadinya awanpanas guguran ini juga diikuti dengan guguran lava, guguran lava ditengarai dengan aliran api yang membara dari puncak kawah menuruni bukit. Namun sejauh ini, luncuran lava masih jauh dari pemukiman penduduk, sehingga tidak ada perintah pengungsian.

BACA JUGA:
Gunung Ibu Erupsi Lagi, Luncurkan Kolom Abu Setinggi 1.200 Meter

Luncuran lava ini terekam oleh kamera BPBD Kabupaten Sleman yang terpasang di sejumlah titik. Warga diimbau untuk tetap waspada dan tidak memasuki area yang dinyatakan berbahaya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8xMi8xLzE4MjczNy81L3g5MjBhZnU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

SLEMAN &amp;ndash; Gunung Merapi yang berada di perbatasan Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten, kembali meletus pada Sabtu (20/7/2024) malam, sekira pukul 19.46 WIB.
Awanpanas guguran terlihat jelas dengan mata telanjang, karena kebetulan cuaca di kawasan puncak gunung setinggi 2.968 meter di atas permukaan air laut itu cukup cerah ditambah pula dengan bulan purnama.

BACA JUGA:
Gunung Semeru Erupsi, Masyarakat Waspada Jaga Radius Aman

Awanpanas guguran ini menurut cacatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi, meluncur selama 119 detik dengan amplitudo maksimal 35 milimeter. Awanpanas meluncur mencapai jarak 1.200 meter dari puncak dan mengarah ke hulu sungai bebeng.
Terjadinya awanpanas guguran ini juga diikuti dengan guguran lava, guguran lava ditengarai dengan aliran api yang membara dari puncak kawah menuruni bukit. Namun sejauh ini, luncuran lava masih jauh dari pemukiman penduduk, sehingga tidak ada perintah pengungsian.

BACA JUGA:
Gunung Ibu Erupsi Lagi, Luncurkan Kolom Abu Setinggi 1.200 Meter

Luncuran lava ini terekam oleh kamera BPBD Kabupaten Sleman yang terpasang di sejumlah titik. Warga diimbau untuk tetap waspada dan tidak memasuki area yang dinyatakan berbahaya.</content:encoded></item></channel></rss>
