<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> KNKT Selidiki Kasus Jatuhnya Helikopter di Bali   </title><description>Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) datang ke Bali untuk mengetahui lebih detail penyebab jatuhnya helikopter.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/21/244/3037223/knkt-selidiki-kasus-jatuhnya-helikopter-di-bali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/21/244/3037223/knkt-selidiki-kasus-jatuhnya-helikopter-di-bali"/><item><title> KNKT Selidiki Kasus Jatuhnya Helikopter di Bali   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/21/244/3037223/knkt-selidiki-kasus-jatuhnya-helikopter-di-bali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/21/244/3037223/knkt-selidiki-kasus-jatuhnya-helikopter-di-bali</guid><pubDate>Minggu 21 Juli 2024 04:29 WIB</pubDate><dc:creator>Dewi Umaryati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/21/244/3037223/knkt-selidiki-kasus-jatuhnya-helikopter-di-bali-yXNYUnp2QZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Helikopter jatuh di Bali (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/21/244/3037223/knkt-selidiki-kasus-jatuhnya-helikopter-di-bali-yXNYUnp2QZ.jpg</image><title>Helikopter jatuh di Bali (foto: dok ist)</title></images><description>
BALI &amp;ndash; Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) datang ke Bali untuk mengetahui lebih detail penyebab jatuhnya helikopter, yang dioperasikan PT Whitesky Aviation. Nantinya, hasil investigasi akan merekomendasikan agar peristiwa serupa tidak terulang.

Tiba di lokasi kejadian, petugas KNKT langsung membuka terpal penutup. Tiga orang perwakilan KNKT ini akan bekerja di Bali, seperti mencatat kondisi helicopter, termasuk benang layangan yang membelit bagian baling-baling, yang diduga menjadi penyebab helikopter ini jatuh.

BACA JUGA:
 6 Fakta Helikopter Terjatuh di Badung Bali, Diduga Gegara Terlilit Tali Layangan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV, Agustinus Budi Hartono menjelaskan, bahwa helikopter jenis bell 505 tidak wajib dilengkapi dengan fdr, atau cdr yang biasanya terekam dalam kotak hitam atau black box.

Tetapi semua informasi terekam di ATC Bandara Ngurah Rai terkait informasi lokasi dan tinggi terbang yang akan dilakukan. Helikopter yang membawa tiga wisatawan dan satu kru ini, dilaporkan mengudara dari homebase bali heli tour di desa ungasan selama empat menit.

Dari pantauan flight radar, heli terbang secara bertahap sampai ketinggian 1.000 feet. Namun, tak berselang lama heli mulai turun sampai akhirnya hilang dari radar di ketinggian 275 feet  atau sekitar 100 meter di atas permukaan laut.

BACA JUGA:
Helikopter Jatuh di Bali: Tak Ada Korban Jiwa, Diduga Tersangkut Tali Layang-Layang

&amp;ldquo;Saya menduga saat helikpter hilang dari radar, itulah helikopter sudah terjatuh&amp;rdquo; bebernya.

Ia pun menegaskan, tak ada target untuk menyelesaikan penyelidikan kasus tersebut. Biasanya penyampaian hasil akan dilakukan sekitar satu sampai dua tahun.


</description><content:encoded>
BALI &amp;ndash; Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) datang ke Bali untuk mengetahui lebih detail penyebab jatuhnya helikopter, yang dioperasikan PT Whitesky Aviation. Nantinya, hasil investigasi akan merekomendasikan agar peristiwa serupa tidak terulang.

Tiba di lokasi kejadian, petugas KNKT langsung membuka terpal penutup. Tiga orang perwakilan KNKT ini akan bekerja di Bali, seperti mencatat kondisi helicopter, termasuk benang layangan yang membelit bagian baling-baling, yang diduga menjadi penyebab helikopter ini jatuh.

BACA JUGA:
 6 Fakta Helikopter Terjatuh di Badung Bali, Diduga Gegara Terlilit Tali Layangan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV, Agustinus Budi Hartono menjelaskan, bahwa helikopter jenis bell 505 tidak wajib dilengkapi dengan fdr, atau cdr yang biasanya terekam dalam kotak hitam atau black box.

Tetapi semua informasi terekam di ATC Bandara Ngurah Rai terkait informasi lokasi dan tinggi terbang yang akan dilakukan. Helikopter yang membawa tiga wisatawan dan satu kru ini, dilaporkan mengudara dari homebase bali heli tour di desa ungasan selama empat menit.

Dari pantauan flight radar, heli terbang secara bertahap sampai ketinggian 1.000 feet. Namun, tak berselang lama heli mulai turun sampai akhirnya hilang dari radar di ketinggian 275 feet  atau sekitar 100 meter di atas permukaan laut.

BACA JUGA:
Helikopter Jatuh di Bali: Tak Ada Korban Jiwa, Diduga Tersangkut Tali Layang-Layang

&amp;ldquo;Saya menduga saat helikpter hilang dari radar, itulah helikopter sudah terjatuh&amp;rdquo; bebernya.

Ia pun menegaskan, tak ada target untuk menyelesaikan penyelidikan kasus tersebut. Biasanya penyampaian hasil akan dilakukan sekitar satu sampai dua tahun.


</content:encoded></item></channel></rss>
