<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Merapi Kembali Meletus Pagi Ini, Muntahkan Guguran Lava Sejauh 1,6 Km</title><description>Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/21/510/3037257/gunung-merapi-kembali-meletus-pagi-ini-muntahkan-guguran-lava-sejauh-1-6-km</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/21/510/3037257/gunung-merapi-kembali-meletus-pagi-ini-muntahkan-guguran-lava-sejauh-1-6-km"/><item><title>Gunung Merapi Kembali Meletus Pagi Ini, Muntahkan Guguran Lava Sejauh 1,6 Km</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/21/510/3037257/gunung-merapi-kembali-meletus-pagi-ini-muntahkan-guguran-lava-sejauh-1-6-km</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/21/510/3037257/gunung-merapi-kembali-meletus-pagi-ini-muntahkan-guguran-lava-sejauh-1-6-km</guid><pubDate>Minggu 21 Juli 2024 07:23 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/21/510/3037257/gunung-merapi-kembali-meletus-pagi-ini-muntahkan-guguran-lava-sejauh-1-6-km-wG4RpyqpQt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Merapi Meletus/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/21/510/3037257/gunung-merapi-kembali-meletus-pagi-ini-muntahkan-guguran-lava-sejauh-1-6-km-wG4RpyqpQt.jpg</image><title>Gunung Merapi Meletus/ist</title></images><description>


JAKARTA - Gunung Merapi yang terletak di Jawa Tengah kembali mengalami meletus dan alami guguran lava pagi ini, Minggu (21/7/2024).
Sebanyak empat kali guguran lava terpantau dari Pos Pemantauan Gunung Merapi (PGM) hingga mencapai paling jauh 1.600 meter.
&quot;Teramati empat kali guguran lava ke arah Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1.600 meter,&quot; dikutip dari laman resmi magma.esdm.go.id.

BACA JUGA:
Malam Ini, Gunung Merapi di Sleman Kembali Muntahkan Awan Panas&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan, Gunung Merapi berstatus siaga. Berdasarkan pantauan Pos PGM di Babadan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, kawah Puncak Gunung Merapi tampak mengeluarkan asap berwarna putih.
&quot;Gunung api terlihat jelas. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang tinggi sekitar 25 meter dari puncak. Cuaca cerah, angin tenang ke arah barat,&quot; tulisnya.

Gunung Semeru Erupsi, Masyarakat Waspada Jaga Radius Aman

PVMBG Kementerian ESDM mengimbau potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km. Kemudian, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Sementara pada sektor Tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan, lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
&quot;Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya Gunung Merapi,&quot; tulis PVMBG Kementerian ESDM.Masyarakat sekitaran Gunung Merapi diminta agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. Masyarakat juga diimbau agar mewaspadai bahaya lahar dan Awan Panas Guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.&amp;nbsp;
&quot;Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali,&quot; pangkasnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Gunung Merapi yang terletak di Jawa Tengah kembali mengalami meletus dan alami guguran lava pagi ini, Minggu (21/7/2024).
Sebanyak empat kali guguran lava terpantau dari Pos Pemantauan Gunung Merapi (PGM) hingga mencapai paling jauh 1.600 meter.
&quot;Teramati empat kali guguran lava ke arah Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1.600 meter,&quot; dikutip dari laman resmi magma.esdm.go.id.

BACA JUGA:
Malam Ini, Gunung Merapi di Sleman Kembali Muntahkan Awan Panas&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan, Gunung Merapi berstatus siaga. Berdasarkan pantauan Pos PGM di Babadan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, kawah Puncak Gunung Merapi tampak mengeluarkan asap berwarna putih.
&quot;Gunung api terlihat jelas. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang tinggi sekitar 25 meter dari puncak. Cuaca cerah, angin tenang ke arah barat,&quot; tulisnya.

Gunung Semeru Erupsi, Masyarakat Waspada Jaga Radius Aman

PVMBG Kementerian ESDM mengimbau potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km. Kemudian, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Sementara pada sektor Tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan, lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
&quot;Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya Gunung Merapi,&quot; tulis PVMBG Kementerian ESDM.Masyarakat sekitaran Gunung Merapi diminta agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. Masyarakat juga diimbau agar mewaspadai bahaya lahar dan Awan Panas Guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.&amp;nbsp;
&quot;Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali,&quot; pangkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
