<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral! Pelajar SD di Sukabumi Menantang Maut Agar Bisa Tetap Sekolah, Lintasi Jembatan Putus</title><description>Viral di media sosial, sejumlah pelajar SD menantang maut agar tetap bisa bersekolah dengan melintasi jembatan gantung yang putus.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/21/525/3037357/viral-pelajar-sd-di-sukabumi-menantang-maut-agar-bisa-tetap-sekolah-lintasi-jembatan-putus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/21/525/3037357/viral-pelajar-sd-di-sukabumi-menantang-maut-agar-bisa-tetap-sekolah-lintasi-jembatan-putus"/><item><title>Viral! Pelajar SD di Sukabumi Menantang Maut Agar Bisa Tetap Sekolah, Lintasi Jembatan Putus</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/21/525/3037357/viral-pelajar-sd-di-sukabumi-menantang-maut-agar-bisa-tetap-sekolah-lintasi-jembatan-putus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/21/525/3037357/viral-pelajar-sd-di-sukabumi-menantang-maut-agar-bisa-tetap-sekolah-lintasi-jembatan-putus</guid><pubDate>Minggu 21 Juli 2024 14:11 WIB</pubDate><dc:creator>Dharmawan Hadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/21/525/3037357/viral-pelajar-sd-di-sukabumi-menantang-maut-agar-bisa-tetap-sekolah-lintasi-jembatan-putus-ihQaHB9Ajb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelajar SD menantang maut menyeberangi jembatan rusak di Sukabumi agar bisa tetap sekolah (Foto : MNC Media/Dharmawan H)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/21/525/3037357/viral-pelajar-sd-di-sukabumi-menantang-maut-agar-bisa-tetap-sekolah-lintasi-jembatan-putus-ihQaHB9Ajb.jpg</image><title>Pelajar SD menantang maut menyeberangi jembatan rusak di Sukabumi agar bisa tetap sekolah (Foto : MNC Media/Dharmawan H)</title></images><description>SUKABUMI - Viral di media sosial, sejumlah pelajar Sekolah Dasar (SD) menantang maut agar tetap bisa bersekolah dengan melintasi jembatan gantung yang putus.
Selain itu, warga yang sebagai besar berprofesi sebagai petani, juga ikut terhambat ketika akan menjual hasil panennya akibat jembatan rusak tersebut.
Diketahui, jembatan gantung penghubung Kampung Cigirang, Desa Neglasari, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, menuju ke Kampung Pamoyanan, Desa Bantarpanjang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, terputus akibat terjangan banjir.

BACA JUGA:
Banjir 2 Meter Rendam Halmahera Tengah, BPBD: Kami Cuma Bisa Nonton&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Tembok pondasi penahan jembatan yang ambruk, mengakibatkan putusnya salah satu tali kawat seling baja penahan alas jembatan yang terbuat dari besi. Namun karena salah satu tali kawat seling baja masih terikat, sehingga alas jembatan tersebut yang dijadikan pegangan saat melintas.
Informasi yang dihimpun, kejadian ambruknya jembatan gantung tersebut, terjadi sudah lebih dari 2 pekan.


BACA JUGA:
Viral Anggota Damkar Room Tour Kerusakan Alat, Pemkot Depok: Anggaran Cuma Rp700 Juta untuk 29 Kendaraan!

Para pelajar serta warga setempat harus memutar jalan dengan waktu tempuh hingga 2 jam berjalan kaki untuk menuju ke pusat kegiatan dan keramaian di Kecamatan Jampangtengah.Ketua Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Neglasari, Kecamatan Lengkong, Asri Suardi saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu, saat ini kedua desa yang dihubungkan oleh jembatan gantung tersebut, sudah melakukan musyawarah untuk mencari solusinya.
&quot;(Sekedar) Informasi, mungkin kita iuran (untuk memperbaiki jembatan) per desanya, Desa Bantarpanjang dan Desa Neglasari. Rencana sudah mulai progres pemesanan barang, insyaallah mudah-mudahan bisa segera (diperbaiki),&quot; ujar Asri, Minggu (21/7/2024).
Asri menambahkan, terjangan banjir bandang yang terjadi di aliran Sungai Cikaso melewati Kecamatan Lengkong, membuat sejumlah jembatan gantung ambruk. Tercatat 3 jembatan gantung ambruk termasuk yang terjadi di Desa Neglasari.</description><content:encoded>SUKABUMI - Viral di media sosial, sejumlah pelajar Sekolah Dasar (SD) menantang maut agar tetap bisa bersekolah dengan melintasi jembatan gantung yang putus.
Selain itu, warga yang sebagai besar berprofesi sebagai petani, juga ikut terhambat ketika akan menjual hasil panennya akibat jembatan rusak tersebut.
Diketahui, jembatan gantung penghubung Kampung Cigirang, Desa Neglasari, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, menuju ke Kampung Pamoyanan, Desa Bantarpanjang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, terputus akibat terjangan banjir.

BACA JUGA:
Banjir 2 Meter Rendam Halmahera Tengah, BPBD: Kami Cuma Bisa Nonton&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Tembok pondasi penahan jembatan yang ambruk, mengakibatkan putusnya salah satu tali kawat seling baja penahan alas jembatan yang terbuat dari besi. Namun karena salah satu tali kawat seling baja masih terikat, sehingga alas jembatan tersebut yang dijadikan pegangan saat melintas.
Informasi yang dihimpun, kejadian ambruknya jembatan gantung tersebut, terjadi sudah lebih dari 2 pekan.


BACA JUGA:
Viral Anggota Damkar Room Tour Kerusakan Alat, Pemkot Depok: Anggaran Cuma Rp700 Juta untuk 29 Kendaraan!

Para pelajar serta warga setempat harus memutar jalan dengan waktu tempuh hingga 2 jam berjalan kaki untuk menuju ke pusat kegiatan dan keramaian di Kecamatan Jampangtengah.Ketua Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Neglasari, Kecamatan Lengkong, Asri Suardi saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu, saat ini kedua desa yang dihubungkan oleh jembatan gantung tersebut, sudah melakukan musyawarah untuk mencari solusinya.
&quot;(Sekedar) Informasi, mungkin kita iuran (untuk memperbaiki jembatan) per desanya, Desa Bantarpanjang dan Desa Neglasari. Rencana sudah mulai progres pemesanan barang, insyaallah mudah-mudahan bisa segera (diperbaiki),&quot; ujar Asri, Minggu (21/7/2024).
Asri menambahkan, terjangan banjir bandang yang terjadi di aliran Sungai Cikaso melewati Kecamatan Lengkong, membuat sejumlah jembatan gantung ambruk. Tercatat 3 jembatan gantung ambruk termasuk yang terjadi di Desa Neglasari.</content:encoded></item></channel></rss>
