<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Diterjang Badai Tropis Gaemi dan Prapiroon, BMKG: Waspada Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi!</title><description>BMKG pun mengingatkan masyarakat agar waspadai dampaknya berupa hujan lebat hingga gelombang laut tinggi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/22/337/3037565/indonesia-diterjang-badai-tropis-gaemi-dan-prapiroon-bmkg-waspada-hujan-lebat-dan-gelombang-tinggi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/22/337/3037565/indonesia-diterjang-badai-tropis-gaemi-dan-prapiroon-bmkg-waspada-hujan-lebat-dan-gelombang-tinggi"/><item><title>Indonesia Diterjang Badai Tropis Gaemi dan Prapiroon, BMKG: Waspada Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi!</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/22/337/3037565/indonesia-diterjang-badai-tropis-gaemi-dan-prapiroon-bmkg-waspada-hujan-lebat-dan-gelombang-tinggi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/22/337/3037565/indonesia-diterjang-badai-tropis-gaemi-dan-prapiroon-bmkg-waspada-hujan-lebat-dan-gelombang-tinggi</guid><pubDate>Senin 22 Juli 2024 08:03 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/22/337/3037565/indonesia-diterjang-badai-tropis-gaemi-dan-prapiroon-bmkg-waspada-hujan-lebat-dan-gelombang-tinggi-8e719heWwt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indonesia Akan Diterjang Dua Badai/Foto: BMKG</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/22/337/3037565/indonesia-diterjang-badai-tropis-gaemi-dan-prapiroon-bmkg-waspada-hujan-lebat-dan-gelombang-tinggi-8e719heWwt.jpg</image><title>Indonesia Akan Diterjang Dua Badai/Foto: BMKG</title></images><description>
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi dua badai Siklon Tropis menerjang utara wilayah Indonesia yakni Siklon Tropis Gaemi dan Siklon Tropis Prapiroon.
BMKG pun mengingatkan masyarakat agar waspadai dampaknya berupa hujan lebat hingga gelombang laut tinggi.

BACA JUGA:
Toronto Terguncang Akibat Banjir dan Pemadaman Listrik Usai Badai Hebat

&amp;ldquo;BMKG melaporkan saat ini Siklon Tropis Gaemi terpantau di Laut Filipina di 17.2 derajat Lintang Utara dan 125.0 Bujur Timur atau sekitar 1540 Km sebelah utara Tahuna,&amp;rdquo; tulis keterangan resmi BMKG, Senin (22/7/2024).

BACA JUGA:
Dua Nelayan Hilang Saat Menjaring Ikat di Laut, Diduga Dihantam Badai

&amp;ldquo;Siklon Tropis ini dengan kecepatan angin maksimum 55 knots dan tekanan udara minimum 990 hPa bergerak ke arah Utara - Barat Laut,&amp;rdquo;lanjutnya.
Sementara, Siklon Tropis Prapiroon, terpantau di Laut Cina Selatan 17.5 derajat Lintang Utara dan 110.6 derajat Bujur Timur sekitar 1530 km sebelah utara Natuna dengan kecepatan angin maksimum 35 knots dan tekanan udara minimum 998 hPa bergerak ke arah Utara - Barat Laut.BMKG mengungkapkan dampak tidak langsung dari Siklon Tropis Prapiroon yakni hujan sedang hingga lebat di Kepulauan Riau. Kemudian, gelombang laut tinggi 1.25 hingga 2.5 meter di Laut Natuna Utara.
Kemudian, dampak tidak langsung Siklon Tropis Gaemi yakni hujan sedang hingga lebat di Sulawesi Utara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, dan Papua Barat.
&amp;ldquo;Selanjutnya gelombang laut tinggi 1.25 hingga 2.5 meter di Perairan Bitung hingga Kepulauan Sitaro, Perairan Kepulauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud, dan Laut Maluku bagian Utara,&amp;rdquo; demikian isi keterangan tersebut.</description><content:encoded>
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi dua badai Siklon Tropis menerjang utara wilayah Indonesia yakni Siklon Tropis Gaemi dan Siklon Tropis Prapiroon.
BMKG pun mengingatkan masyarakat agar waspadai dampaknya berupa hujan lebat hingga gelombang laut tinggi.

BACA JUGA:
Toronto Terguncang Akibat Banjir dan Pemadaman Listrik Usai Badai Hebat

&amp;ldquo;BMKG melaporkan saat ini Siklon Tropis Gaemi terpantau di Laut Filipina di 17.2 derajat Lintang Utara dan 125.0 Bujur Timur atau sekitar 1540 Km sebelah utara Tahuna,&amp;rdquo; tulis keterangan resmi BMKG, Senin (22/7/2024).

BACA JUGA:
Dua Nelayan Hilang Saat Menjaring Ikat di Laut, Diduga Dihantam Badai

&amp;ldquo;Siklon Tropis ini dengan kecepatan angin maksimum 55 knots dan tekanan udara minimum 990 hPa bergerak ke arah Utara - Barat Laut,&amp;rdquo;lanjutnya.
Sementara, Siklon Tropis Prapiroon, terpantau di Laut Cina Selatan 17.5 derajat Lintang Utara dan 110.6 derajat Bujur Timur sekitar 1530 km sebelah utara Natuna dengan kecepatan angin maksimum 35 knots dan tekanan udara minimum 998 hPa bergerak ke arah Utara - Barat Laut.BMKG mengungkapkan dampak tidak langsung dari Siklon Tropis Prapiroon yakni hujan sedang hingga lebat di Kepulauan Riau. Kemudian, gelombang laut tinggi 1.25 hingga 2.5 meter di Laut Natuna Utara.
Kemudian, dampak tidak langsung Siklon Tropis Gaemi yakni hujan sedang hingga lebat di Sulawesi Utara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, dan Papua Barat.
&amp;ldquo;Selanjutnya gelombang laut tinggi 1.25 hingga 2.5 meter di Perairan Bitung hingga Kepulauan Sitaro, Perairan Kepulauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud, dan Laut Maluku bagian Utara,&amp;rdquo; demikian isi keterangan tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
