<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Pelajar SD Menantang Maut ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir</title><description>Pelajar Sekolah Dasar (SD) di Sukabumi, menantang maut agar tetap bisa bersekolah dengan melintasi jembatan gantung yang putus jadi viral</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/22/525/3037436/5-fakta-pelajar-sd-menantang-maut-ke-sekolah-jembatan-putus-diterjang-banjir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/22/525/3037436/5-fakta-pelajar-sd-menantang-maut-ke-sekolah-jembatan-putus-diterjang-banjir"/><item><title>5 Fakta Pelajar SD Menantang Maut ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/22/525/3037436/5-fakta-pelajar-sd-menantang-maut-ke-sekolah-jembatan-putus-diterjang-banjir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/22/525/3037436/5-fakta-pelajar-sd-menantang-maut-ke-sekolah-jembatan-putus-diterjang-banjir</guid><pubDate>Senin 22 Juli 2024 05:07 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/21/525/3037436/5-fakta-pelajar-sd-menantang-maut-ke-sekolah-jembatan-putus-diterjang-banjir-Cj49i0frZF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelajar SD menantang maut menyeberangi jembatan rusak di Sukabumi agar bisa tetap sekolah (Foto : MNC Media/Dharmawan H)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/21/525/3037436/5-fakta-pelajar-sd-menantang-maut-ke-sekolah-jembatan-putus-diterjang-banjir-Cj49i0frZF.jpg</image><title>Pelajar SD menantang maut menyeberangi jembatan rusak di Sukabumi agar bisa tetap sekolah (Foto : MNC Media/Dharmawan H)</title></images><description>SEJUMLAH pelajar Sekolah Dasar (SD) di Sukabumi, menantang maut agar tetap bisa bersekolah dengan melintasi jembatan gantung yang putus jadi viral di media sosial.

Berikut sejumlah fakta terkait peristiwa tersebut:

1. Jembatan Putus Diterjang Banjir

Diketahui, jembatan gantung penghubung Kampung Cigirang, Desa Neglasari, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, menuju ke Kampung Pamoyanan, Desa Bantarpanjang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, terputus akibat terjangan banjir.

Tembok pondasi penahan jembatan yang ambruk, mengakibatkan putusnya salah satu tali kawat seling baja penahan alas jembatan yang terbuat dari besi. Namun karena salah satu tali kawat seling baja masih terikat, sehingga alas jembatan tersebut yang dijadikan pegangan saat melintas.


BACA JUGA:
Kapal LCT Cita Angkut 12 Penumpang Hilang Kontak di Perairan Asmat-Timika


2. Sudah Terjadi Dua Pekan

Informasi yang dihimpun, kejadian ambruknya jembatan gantung tersebut, terjadi sudah lebih dari 2 pekan.

Para pelajar serta warga setempat harus memutar jalan dengan waktu tempuh hingga 2 jam berjalan kaki untuk menuju ke pusat kegiatan dan keramaian di Kecamatan Jampangtengah.


BACA JUGA:
Sandi Petugas Damkar Depok Kembali Bikin Video: Lebih Baik Dicap Penghianat Dinas!


3. Cari Solusi

Ketua Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Neglasari, Kecamatan Lengkong, Asri Suardi saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu, saat ini kedua desa yang dihubungkan oleh jembatan gantung tersebut, sudah melakukan musyawarah untuk mencari solusinya.

&quot;(Sekedar) Informasi, mungkin kita iuran (untuk memperbaiki jembatan) per desanya, Desa Bantarpanjang dan Desa Neglasari. Rencana sudah mulai progres pemesanan barang, insyaallah mudah-mudahan bisa segera (diperbaiki),&quot; ujar Asri, Minggu (21/7/2024).4. Tiga Jembatan Ambruk

Asri menambahkan, terjangan banjir bandang yang terjadi di aliran Sungai Cikaso melewati Kecamatan Lengkong, membuat sejumlah jembatan gantung ambruk.

Tercatat 3 jembatan gantung ambruk termasuk yang terjadi di Desa Neglasari.


BACA JUGA:
Heroik! Prajurit TNI Ini Sendirian Kejar Begal Bawa Celurit, Pelaku Tak Berkutik&amp;nbsp; &amp;nbsp;


5. Petani Ikut Terdampak

Selain itu, warga yang sebagai besar berprofesi sebagai petani, juga ikut terhambat.

Para petani keslitan menjual hasil panennya akibat jembatan rusak tersebut.</description><content:encoded>SEJUMLAH pelajar Sekolah Dasar (SD) di Sukabumi, menantang maut agar tetap bisa bersekolah dengan melintasi jembatan gantung yang putus jadi viral di media sosial.

Berikut sejumlah fakta terkait peristiwa tersebut:

1. Jembatan Putus Diterjang Banjir

Diketahui, jembatan gantung penghubung Kampung Cigirang, Desa Neglasari, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, menuju ke Kampung Pamoyanan, Desa Bantarpanjang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, terputus akibat terjangan banjir.

Tembok pondasi penahan jembatan yang ambruk, mengakibatkan putusnya salah satu tali kawat seling baja penahan alas jembatan yang terbuat dari besi. Namun karena salah satu tali kawat seling baja masih terikat, sehingga alas jembatan tersebut yang dijadikan pegangan saat melintas.


BACA JUGA:
Kapal LCT Cita Angkut 12 Penumpang Hilang Kontak di Perairan Asmat-Timika


2. Sudah Terjadi Dua Pekan

Informasi yang dihimpun, kejadian ambruknya jembatan gantung tersebut, terjadi sudah lebih dari 2 pekan.

Para pelajar serta warga setempat harus memutar jalan dengan waktu tempuh hingga 2 jam berjalan kaki untuk menuju ke pusat kegiatan dan keramaian di Kecamatan Jampangtengah.


BACA JUGA:
Sandi Petugas Damkar Depok Kembali Bikin Video: Lebih Baik Dicap Penghianat Dinas!


3. Cari Solusi

Ketua Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Neglasari, Kecamatan Lengkong, Asri Suardi saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu, saat ini kedua desa yang dihubungkan oleh jembatan gantung tersebut, sudah melakukan musyawarah untuk mencari solusinya.

&quot;(Sekedar) Informasi, mungkin kita iuran (untuk memperbaiki jembatan) per desanya, Desa Bantarpanjang dan Desa Neglasari. Rencana sudah mulai progres pemesanan barang, insyaallah mudah-mudahan bisa segera (diperbaiki),&quot; ujar Asri, Minggu (21/7/2024).4. Tiga Jembatan Ambruk

Asri menambahkan, terjangan banjir bandang yang terjadi di aliran Sungai Cikaso melewati Kecamatan Lengkong, membuat sejumlah jembatan gantung ambruk.

Tercatat 3 jembatan gantung ambruk termasuk yang terjadi di Desa Neglasari.


BACA JUGA:
Heroik! Prajurit TNI Ini Sendirian Kejar Begal Bawa Celurit, Pelaku Tak Berkutik&amp;nbsp; &amp;nbsp;


5. Petani Ikut Terdampak

Selain itu, warga yang sebagai besar berprofesi sebagai petani, juga ikut terhambat.

Para petani keslitan menjual hasil panennya akibat jembatan rusak tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
