<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sepakat Rekonsiliasi, 14 Faksi Palestina Tanda Tangani Deklarasi Beijing untuk Akhiri Perpecahan</title><description>Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi memuji kesepakatan 14 faksi Palestina.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/23/18/3038326/sepakat-rekonsiliasi-14-faksi-palestina-tanda-tangani-deklarasi-beijing-untuk-akhiri-perpecahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/23/18/3038326/sepakat-rekonsiliasi-14-faksi-palestina-tanda-tangani-deklarasi-beijing-untuk-akhiri-perpecahan"/><item><title>Sepakat Rekonsiliasi, 14 Faksi Palestina Tanda Tangani Deklarasi Beijing untuk Akhiri Perpecahan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/23/18/3038326/sepakat-rekonsiliasi-14-faksi-palestina-tanda-tangani-deklarasi-beijing-untuk-akhiri-perpecahan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/23/18/3038326/sepakat-rekonsiliasi-14-faksi-palestina-tanda-tangani-deklarasi-beijing-untuk-akhiri-perpecahan</guid><pubDate>Selasa 23 Juli 2024 15:21 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/23/18/3038326/sepakat-rekonsiliasi-14-faksi-palestina-tanda-tangani-deklarasi-beijing-untuk-akhiri-perpecahan-w5oQtLZzvo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sepakat rekonsiliasi, 14 faksi Palestina tanda tangani Deklarasi Beijing untuk akhiri perpecahan (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/23/18/3038326/sepakat-rekonsiliasi-14-faksi-palestina-tanda-tangani-deklarasi-beijing-untuk-akhiri-perpecahan-w5oQtLZzvo.jpg</image><title>Sepakat rekonsiliasi, 14 faksi Palestina tanda tangani Deklarasi Beijing untuk akhiri perpecahan (Foto: AFP)</title></images><description>BEIJING - Berbagai faksi Palestina telah sepakat untuk mengakhiri perpecahan mereka dan memperkuat persatuan Palestina dengan menandatangani Deklarasi Beijing pada Selasa (23/7/2024) pagi di China atau Tiongkok.
Menurut media pemerintah Tiongkok stasiun televisi negara CCTV, deklarasi tersebut ditandatangani pada upacara penutupan dialog rekonsiliasi antar faksi yang diadakan di Beijing pada 21-23 Juli.
Menurut CGTN dalam sebuah postingan media sosial, sebanyak 14 faksi Palestina termasuk para pemimpin kelompok saingan Fatah dan Hamas juga bertemu dengan media, dengan dihadiri Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi.


BACA JUGA:
Bombardir Khan Younis Gaza, Tentara Israel Bantai 70 Warga Palestina Termasuk Anak-Anak


Faksi yang bersaing, Hamas dan Fatah, bertemu di Tiongkok pada bulan April untuk membahas upaya rekonsiliasi untuk mengakhiri perselisihan yang telah berlangsung selama 17 tahun.


BACA JUGA:
Parlemen Israel Sebut Lembaga Bantuan PBB untuk Palestina sebagai Organisasi Teror&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi memuji kesepakatan 14 faksi Palestina untuk membentuk pemerintahan rekonsiliasi nasional sementara untuk memerintah Gaza setelah perang.

Faksi-faksi Palestina termasuk Hamas dan Fatah bertemu di Beijing minggu ini dalam upaya baru untuk rekonsiliasi.

Ketika pertemuan tersebut berakhir pada Selasa (23/7/2024), diplomat tinggi Tiongkok mengatakan kelompok-kelompok tersebut telah berkomitmen untuk rekonsiliasi.

&amp;ldquo;Sorotan paling menonjol adalah kesepakatan untuk membentuk pemerintahan rekonsiliasi nasional sementara seputar pemerintahan Gaza pascaperang,&amp;rdquo; kata Wang setelah penandatanganan deklarasi Beijing oleh faksi-faksi di ibu kota Tiongkok.


&amp;ldquo;Rekonsiliasi adalah masalah internal faksi-faksi Palestina, namun pada saat yang sama, hal ini tidak dapat dicapai tanpa dukungan komunitas internasional,&amp;rdquo; ujarnya.

&amp;ldquo;Tiongkok sangat ingin memainkan peran konstruktif dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah,&amp;rdquo; lanjutnya.



Hamas dan Fatah telah menjadi rival sengit sejak pejuang Hamas mengusir Fatah dari Jalur Gaza setelah bentrokan mematikan setelah kemenangan gemilang Hamas dalam pemilu tahun 2006.



Gerakan Islam Hamas telah menguasai Gaza sejak menguasainya pada tahun 2007.



Gerakan sekuler Fatah mengendalikan Otoritas Palestina, yang memiliki sebagian kendali administratif di Tepi Barat yang diduduki Israel.

</description><content:encoded>BEIJING - Berbagai faksi Palestina telah sepakat untuk mengakhiri perpecahan mereka dan memperkuat persatuan Palestina dengan menandatangani Deklarasi Beijing pada Selasa (23/7/2024) pagi di China atau Tiongkok.
Menurut media pemerintah Tiongkok stasiun televisi negara CCTV, deklarasi tersebut ditandatangani pada upacara penutupan dialog rekonsiliasi antar faksi yang diadakan di Beijing pada 21-23 Juli.
Menurut CGTN dalam sebuah postingan media sosial, sebanyak 14 faksi Palestina termasuk para pemimpin kelompok saingan Fatah dan Hamas juga bertemu dengan media, dengan dihadiri Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi.


BACA JUGA:
Bombardir Khan Younis Gaza, Tentara Israel Bantai 70 Warga Palestina Termasuk Anak-Anak


Faksi yang bersaing, Hamas dan Fatah, bertemu di Tiongkok pada bulan April untuk membahas upaya rekonsiliasi untuk mengakhiri perselisihan yang telah berlangsung selama 17 tahun.


BACA JUGA:
Parlemen Israel Sebut Lembaga Bantuan PBB untuk Palestina sebagai Organisasi Teror&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi memuji kesepakatan 14 faksi Palestina untuk membentuk pemerintahan rekonsiliasi nasional sementara untuk memerintah Gaza setelah perang.

Faksi-faksi Palestina termasuk Hamas dan Fatah bertemu di Beijing minggu ini dalam upaya baru untuk rekonsiliasi.

Ketika pertemuan tersebut berakhir pada Selasa (23/7/2024), diplomat tinggi Tiongkok mengatakan kelompok-kelompok tersebut telah berkomitmen untuk rekonsiliasi.

&amp;ldquo;Sorotan paling menonjol adalah kesepakatan untuk membentuk pemerintahan rekonsiliasi nasional sementara seputar pemerintahan Gaza pascaperang,&amp;rdquo; kata Wang setelah penandatanganan deklarasi Beijing oleh faksi-faksi di ibu kota Tiongkok.


&amp;ldquo;Rekonsiliasi adalah masalah internal faksi-faksi Palestina, namun pada saat yang sama, hal ini tidak dapat dicapai tanpa dukungan komunitas internasional,&amp;rdquo; ujarnya.

&amp;ldquo;Tiongkok sangat ingin memainkan peran konstruktif dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah,&amp;rdquo; lanjutnya.



Hamas dan Fatah telah menjadi rival sengit sejak pejuang Hamas mengusir Fatah dari Jalur Gaza setelah bentrokan mematikan setelah kemenangan gemilang Hamas dalam pemilu tahun 2006.



Gerakan Islam Hamas telah menguasai Gaza sejak menguasainya pada tahun 2007.



Gerakan sekuler Fatah mengendalikan Otoritas Palestina, yang memiliki sebagian kendali administratif di Tepi Barat yang diduduki Israel.

</content:encoded></item></channel></rss>
