<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dede Ngaku Beri Keterangan Palsu Kasus Kematian Vina karena Disuruh Iptu Rudiana</title><description>Dede sebelumnya dianggap saksi kunci kasus Vina Cirebon dan Eky.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/23/337/3038051/dede-ngaku-beri-keterangan-palsu-kasus-kematian-vina-karena-disuruh-iptu-rudiana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/23/337/3038051/dede-ngaku-beri-keterangan-palsu-kasus-kematian-vina-karena-disuruh-iptu-rudiana"/><item><title>Dede Ngaku Beri Keterangan Palsu Kasus Kematian Vina karena Disuruh Iptu Rudiana</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/23/337/3038051/dede-ngaku-beri-keterangan-palsu-kasus-kematian-vina-karena-disuruh-iptu-rudiana</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/23/337/3038051/dede-ngaku-beri-keterangan-palsu-kasus-kematian-vina-karena-disuruh-iptu-rudiana</guid><pubDate>Selasa 23 Juli 2024 02:40 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/23/337/3038051/dede-ngaku-beri-keterangan-palsu-kasus-vina-dan-eky-karena-takut-dengan-iptu-rudiana-2BqzQ8Rbxh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jumpa pers Dede dan tim pengacara PERADI terkait kasus Vina Cirebon di Kantor PERADI Jakarta Timur (Foto: MPI/Widya)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/23/337/3038051/dede-ngaku-beri-keterangan-palsu-kasus-vina-dan-eky-karena-takut-dengan-iptu-rudiana-2BqzQ8Rbxh.jpg</image><title>Jumpa pers Dede dan tim pengacara PERADI terkait kasus Vina Cirebon di Kantor PERADI Jakarta Timur (Foto: MPI/Widya)</title></images><description>
JAKARTA - Saksi Dede Riswanto alias Dede (30) mengaku memberi keterangan palsu terkait kematian Vina Dewi Arsita alias Vina Cirebon dan kekasihnya Muhamad Rizky atau Eky karena disuruh oleh&amp;nbsp;Iptu Rudiana, ayah almarhum Eky dan temannya Aep. Dede mangaku menuruti permintaan itu karena takut dengan Rudiana yang saat itu masih menjabat Kasat Narkoba Polres Cirebon.
Hal itu diungkap Dede dalam jumpa pers di Kantor Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Jakarta Timur, Senin (22/7/2024).
&quot;Ya mungkin karena (Rudiana) polisi, saya takut,&quot; kata Dede didampingi Ketua Umum PERADI Otto Hasibuan dan politikus Gerindra Dedi Mulyadi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sebut Kasus Vina Cirebon Kecelakaan, Eks Kabareskrim: Sampai Kiamat Tak Akan Terbukti Pembunuhan!&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dede menceritakan bahwa awal mula dirinya bersama saksi Aep memberikan keterangan palsu pada 2016. Dede saat itu bekerja sebagai pegawai cuci mobil dekat lokasi ditemukannya mayat Vina dan Eky.
&quot;Kerja pegawai cuci mobil tahun 2016, kurang lebih 1 bulan,&quot;katanya.
Pada saat waktu libur di malam harinya, ia ditelepon oleh Aep diajak untuk datang ke suatu tempat. Ternyata tempat dimaksud Aep adalah Polres Cirebon. Tujuannya untuk menjadi saksi dalam kematian Eky, anak Iptu Rudiana.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Fakta Baru, Khafi Anak RT Pasren Ternyata Teman Main 6 Terpidana Kasus Vina Cirebon

&quot;Saya kenal Aep saat bekerja. Ceritanya malam Aep menelpon saya mengajak saya ke Polres tanggal 2 September (2016) malam hari sekitar jam 7-an. Karena enggak tahu daerah situ saya diantar ke Polres setelah ada Polres saya nanya 'Aep mau ngapain ke sini saya bawa keterangan saksi pak Rudiana yang meninggal',&quot;katanya.
Usai tiba di Polres Cirebon, Dede diminta untuk mengikuti omongan dari Aep dan bertemu dengan Iptu Rudiana.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Laporkan Iptu Rudiana, Kuasa Hukum Bawa Bukti Penganiayaan Terpidana Kasus Vina

&quot;Setelah itu saya nanya Aeb emang mau ngapain kita tidak tahu peristiwa itu. Udah nanti saya arahin saya ikutin omongan saya dia bilang itu. Saya tanya juga ke Pak Rudiana mau ngapain buat keterangan apa? Saksi buat anak saya meninggal,&quot; katanya.
&quot;Belum tahu (Iptu Rudiana) saya baru tahu pas masuk Polres, apa saya masuk saya tanya Aep mau ngapain ke sini, Saya mau jadi saksi anaknya Pak Rudiana yang meninggal. Saya tahu Rudiana pun di situ jadi saksi,&quot; sambungnya.Dari situlah, Dede diminta untuk membuat keterangan bahwa dirinya melihat adanya segerombolan motor yang melempar bambu dan batu hingga melakukan pengejaran.
&quot;Dari situlah saya diceritakan saya nongkrong di warung. Kalau itu bener saya nongkrong beli rokok cuman kalau ada pelemparan batu bambu pengajaran segerombolan motor tersebut sebetulnya tidak ada,&quot;ucapnya.
Saat di Polres, Iptu Rudiana diketahui memakai baju biasa.
&quot;(Rudiana) pakai baju biasa. Dikenalkan oleh Aep ini Pak Rudiana. Saya diberitahu dia polisi. Saya sudah tahu intel narkoba,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>
JAKARTA - Saksi Dede Riswanto alias Dede (30) mengaku memberi keterangan palsu terkait kematian Vina Dewi Arsita alias Vina Cirebon dan kekasihnya Muhamad Rizky atau Eky karena disuruh oleh&amp;nbsp;Iptu Rudiana, ayah almarhum Eky dan temannya Aep. Dede mangaku menuruti permintaan itu karena takut dengan Rudiana yang saat itu masih menjabat Kasat Narkoba Polres Cirebon.
Hal itu diungkap Dede dalam jumpa pers di Kantor Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Jakarta Timur, Senin (22/7/2024).
&quot;Ya mungkin karena (Rudiana) polisi, saya takut,&quot; kata Dede didampingi Ketua Umum PERADI Otto Hasibuan dan politikus Gerindra Dedi Mulyadi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sebut Kasus Vina Cirebon Kecelakaan, Eks Kabareskrim: Sampai Kiamat Tak Akan Terbukti Pembunuhan!&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dede menceritakan bahwa awal mula dirinya bersama saksi Aep memberikan keterangan palsu pada 2016. Dede saat itu bekerja sebagai pegawai cuci mobil dekat lokasi ditemukannya mayat Vina dan Eky.
&quot;Kerja pegawai cuci mobil tahun 2016, kurang lebih 1 bulan,&quot;katanya.
Pada saat waktu libur di malam harinya, ia ditelepon oleh Aep diajak untuk datang ke suatu tempat. Ternyata tempat dimaksud Aep adalah Polres Cirebon. Tujuannya untuk menjadi saksi dalam kematian Eky, anak Iptu Rudiana.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Fakta Baru, Khafi Anak RT Pasren Ternyata Teman Main 6 Terpidana Kasus Vina Cirebon

&quot;Saya kenal Aep saat bekerja. Ceritanya malam Aep menelpon saya mengajak saya ke Polres tanggal 2 September (2016) malam hari sekitar jam 7-an. Karena enggak tahu daerah situ saya diantar ke Polres setelah ada Polres saya nanya 'Aep mau ngapain ke sini saya bawa keterangan saksi pak Rudiana yang meninggal',&quot;katanya.
Usai tiba di Polres Cirebon, Dede diminta untuk mengikuti omongan dari Aep dan bertemu dengan Iptu Rudiana.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Laporkan Iptu Rudiana, Kuasa Hukum Bawa Bukti Penganiayaan Terpidana Kasus Vina

&quot;Setelah itu saya nanya Aeb emang mau ngapain kita tidak tahu peristiwa itu. Udah nanti saya arahin saya ikutin omongan saya dia bilang itu. Saya tanya juga ke Pak Rudiana mau ngapain buat keterangan apa? Saksi buat anak saya meninggal,&quot; katanya.
&quot;Belum tahu (Iptu Rudiana) saya baru tahu pas masuk Polres, apa saya masuk saya tanya Aep mau ngapain ke sini, Saya mau jadi saksi anaknya Pak Rudiana yang meninggal. Saya tahu Rudiana pun di situ jadi saksi,&quot; sambungnya.Dari situlah, Dede diminta untuk membuat keterangan bahwa dirinya melihat adanya segerombolan motor yang melempar bambu dan batu hingga melakukan pengejaran.
&quot;Dari situlah saya diceritakan saya nongkrong di warung. Kalau itu bener saya nongkrong beli rokok cuman kalau ada pelemparan batu bambu pengajaran segerombolan motor tersebut sebetulnya tidak ada,&quot;ucapnya.
Saat di Polres, Iptu Rudiana diketahui memakai baju biasa.
&quot;(Rudiana) pakai baju biasa. Dikenalkan oleh Aep ini Pak Rudiana. Saya diberitahu dia polisi. Saya sudah tahu intel narkoba,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
