<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR Siap Gelar Sidang IPPP Kedua, Perkuat Kerjasama Parlemen dengan Negara Pasifik</title><description>Fadli Zon mengungkapkan Forum IPPP pertama kali diselenggarakan pada 2018</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/23/337/3038303/dpr-siap-gelar-sidang-ippp-kedua-perkuat-kerjasama-parlemen-dengan-negara-pasifik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/23/337/3038303/dpr-siap-gelar-sidang-ippp-kedua-perkuat-kerjasama-parlemen-dengan-negara-pasifik"/><item><title>DPR Siap Gelar Sidang IPPP Kedua, Perkuat Kerjasama Parlemen dengan Negara Pasifik</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/23/337/3038303/dpr-siap-gelar-sidang-ippp-kedua-perkuat-kerjasama-parlemen-dengan-negara-pasifik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/23/337/3038303/dpr-siap-gelar-sidang-ippp-kedua-perkuat-kerjasama-parlemen-dengan-negara-pasifik</guid><pubDate>Selasa 23 Juli 2024 14:43 WIB</pubDate><dc:creator>Khafid Mardiyansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/23/337/3038303/dpr-siap-gelar-sidang-ippp-kedua-perkuat-kerjasama-parlemen-dengan-negara-pasifik-nAgUXjdMy8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi  (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/23/337/3038303/dpr-siap-gelar-sidang-ippp-kedua-perkuat-kerjasama-parlemen-dengan-negara-pasifik-nAgUXjdMy8.jpg</image><title>Ilustrasi  (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyatakan kesiapannya menggelar Indonesia-Pacific Parliamentary Partnership (IPPP) ke-2 atau forum pertemuan tingkat parlemen Indonesia dan negara pasifik

Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon mengungkapkan Forum IPPP pertama kali diselenggarakan pada 2018. Namun pertemuan lanjutan tersebut sempat terkendala Covid-19 hingga DPR RI yang menjadi Tuan Rumah IPU 2022.

&amp;ldquo;Jadi baru sekarang bisa kita laksanakan pertemuan yang kedua ini dan kita berharap akan ada partisipasi yang cukup tinggi dan aktif dari Parlemen negara-negara pasifik,&amp;rdquo; tuturnya.


BACA JUGA:
Hari Anak Nasional 2024, Ketua DPR: Pembentukan Dunia Digital Ramah Anak Jadi Atensi Bersama


Ia menambahkan sejumlah negara telah mengonfirmasi kehadirannya dan rencananya akan disusul oleh negara-negara pasifik lainnya.

&amp;ldquo;Ketua-ketua parlemen mereka juga beberapa sudah konfirmasi akan hadir, termasuk kita mengundang kedutaan besar dari negara pasifik yang ada disini yaitu Papua Nugini dan Fiji,&amp;rdquo; ungkapnya.

Dirinya meyakini Sidang IPPP Kedua tahun 2024 ini akan menjadi sebuah forum yang terbuka. Sebab, pertemuan ini akan membuka dialog dan komunikasi antara Indonesia dan negara-negara pasifik, khususnya terkait isu Papua.


BACA JUGA:
Data Pribadi Bocor Usai Serangan PDNS, DPR: Tanggung Jawab Negara Jamin Keamanan Hak Warga


&quot;Sebagian besar kita sudah mengenal mereka. Sehingga jika ada isu-isu yang terkait, misalnya tentang situasi di Papua dan lain-lain kita bisa menjelaskan dengan gamblang. Tentu saja (forum) ini penting bagi kepentingan nasional kita&amp;rdquo; pungkasnya.

Dalam kesempatan berbeda, Fadli mengungkapkan sidang IPPP Ke-2 ini bertujuan membahas beragam isu terkait tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development goal/SDGS. Termasuk juga, ancaman perubahan iklim  dan isu lainnya.
&amp;ldquo;Jadi, kerja sama untuk kesejahteraan, terutama bagaimana konektivitas regional di pasifik ini, termasuk juga bagaimana membuka pembangunan yang lebih inklusif ke depan. Jadi, tentu pembicaraannya terkait dengan SDGs dan potensi-potensi apa yang bisa dilakukan antara Indonesia dan negara-negara pasifik,&amp;rdquo; tutur Ketua BKSAP DPRI RI itu.



Sebelumnya, Ketua DPR Puan Maharani menjelaskan IPPP miliki tujuan positif di berbagai bidang. Termasuk konektivitas dan maritim.



&amp;ldquo;Forum ini bertujuan untuk mengembangkan kemitraan di berbagai bidang, termasuk konektivitas dan maritim, dengan negara-negara di kawasan Pasifik,&amp;rdquo; kata Puan.



Sebagai informasi, pelaksanaan IPPP kedua akan dilaksanakan pada 24-26 Juli 2024 di Jakarta. Indonesia rencananya akan mengundang belasan negara dari kawasan pasifik.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyatakan kesiapannya menggelar Indonesia-Pacific Parliamentary Partnership (IPPP) ke-2 atau forum pertemuan tingkat parlemen Indonesia dan negara pasifik

Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon mengungkapkan Forum IPPP pertama kali diselenggarakan pada 2018. Namun pertemuan lanjutan tersebut sempat terkendala Covid-19 hingga DPR RI yang menjadi Tuan Rumah IPU 2022.

&amp;ldquo;Jadi baru sekarang bisa kita laksanakan pertemuan yang kedua ini dan kita berharap akan ada partisipasi yang cukup tinggi dan aktif dari Parlemen negara-negara pasifik,&amp;rdquo; tuturnya.


BACA JUGA:
Hari Anak Nasional 2024, Ketua DPR: Pembentukan Dunia Digital Ramah Anak Jadi Atensi Bersama


Ia menambahkan sejumlah negara telah mengonfirmasi kehadirannya dan rencananya akan disusul oleh negara-negara pasifik lainnya.

&amp;ldquo;Ketua-ketua parlemen mereka juga beberapa sudah konfirmasi akan hadir, termasuk kita mengundang kedutaan besar dari negara pasifik yang ada disini yaitu Papua Nugini dan Fiji,&amp;rdquo; ungkapnya.

Dirinya meyakini Sidang IPPP Kedua tahun 2024 ini akan menjadi sebuah forum yang terbuka. Sebab, pertemuan ini akan membuka dialog dan komunikasi antara Indonesia dan negara-negara pasifik, khususnya terkait isu Papua.


BACA JUGA:
Data Pribadi Bocor Usai Serangan PDNS, DPR: Tanggung Jawab Negara Jamin Keamanan Hak Warga


&quot;Sebagian besar kita sudah mengenal mereka. Sehingga jika ada isu-isu yang terkait, misalnya tentang situasi di Papua dan lain-lain kita bisa menjelaskan dengan gamblang. Tentu saja (forum) ini penting bagi kepentingan nasional kita&amp;rdquo; pungkasnya.

Dalam kesempatan berbeda, Fadli mengungkapkan sidang IPPP Ke-2 ini bertujuan membahas beragam isu terkait tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development goal/SDGS. Termasuk juga, ancaman perubahan iklim  dan isu lainnya.
&amp;ldquo;Jadi, kerja sama untuk kesejahteraan, terutama bagaimana konektivitas regional di pasifik ini, termasuk juga bagaimana membuka pembangunan yang lebih inklusif ke depan. Jadi, tentu pembicaraannya terkait dengan SDGs dan potensi-potensi apa yang bisa dilakukan antara Indonesia dan negara-negara pasifik,&amp;rdquo; tutur Ketua BKSAP DPRI RI itu.



Sebelumnya, Ketua DPR Puan Maharani menjelaskan IPPP miliki tujuan positif di berbagai bidang. Termasuk konektivitas dan maritim.



&amp;ldquo;Forum ini bertujuan untuk mengembangkan kemitraan di berbagai bidang, termasuk konektivitas dan maritim, dengan negara-negara di kawasan Pasifik,&amp;rdquo; kata Puan.



Sebagai informasi, pelaksanaan IPPP kedua akan dilaksanakan pada 24-26 Juli 2024 di Jakarta. Indonesia rencananya akan mengundang belasan negara dari kawasan pasifik.</content:encoded></item></channel></rss>
