<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dubes RI: Paus Fransiskus Dorong Indonesia Jadi Contoh Persaudaraan</title><description>Indonesia menjadi salah satu negara yang dikunjungi Paus karena memiliki Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/24/337/3038609/dubes-ri-paus-fransiskus-dorong-indonesia-jadi-contoh-persaudaraan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/24/337/3038609/dubes-ri-paus-fransiskus-dorong-indonesia-jadi-contoh-persaudaraan"/><item><title>Dubes RI: Paus Fransiskus Dorong Indonesia Jadi Contoh Persaudaraan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/24/337/3038609/dubes-ri-paus-fransiskus-dorong-indonesia-jadi-contoh-persaudaraan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/24/337/3038609/dubes-ri-paus-fransiskus-dorong-indonesia-jadi-contoh-persaudaraan</guid><pubDate>Rabu 24 Juli 2024 06:48 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/24/337/3038609/dubes-ri-paus-fransiskus-dorong-indonesia-jadi-contoh-persaudaraan-qPHcTS7yym.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Paus Fransiskus akan kunjungi Masjid Istiqlal (Foto: Reuters))</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/24/337/3038609/dubes-ri-paus-fransiskus-dorong-indonesia-jadi-contoh-persaudaraan-qPHcTS7yym.jpg</image><title>Paus Fransiskus akan kunjungi Masjid Istiqlal (Foto: Reuters))</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yMS8xLzE3ODY0OS81L3g4djl0bm0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Duta Besar RI untuk Tahkta Suci, Michael Trias Kuncahyono mengatakan bahwa kunjungan pemimpin negara Vatikan, Paus Fransiskus ke Indonesia pada September mendatang dalam rangka kunjungan persaudaraan.
Menurutnya, Indonesia menjadi salah satu negara yang dikunjungi Paus karena memiliki Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, serta memegang teguh gotong royong yang dapat menjadi contoh yang baik.
&quot;Paus Fransiskus, mendorong menjadikan Indonesia jadi contoh persaudaraan. Jadi tentu kunjungan Paus dalam rangka inilah kunjungan persaudaraan Paus datang ke Indonesia untuk menengok saudara-saudaranya,&quot; kata Michael dalam Dialog Antar Umat Beragama secara daring, Selasa 23 Juli 2024.

BACA JUGA:
Yenny Wahid Sebut Dunia Butuh Pemimpin seperti Paus Fransiskus

Lebih lanjut kunjungan Paus Fransiskus juga dapat dianggap sebagai kunjungan diplomatik, terutama diplomasi yang mengedepankan sisi kemanusiaan dan moralitas.
&quot;Diplomasi Vatikan berbeda dengan diplomasi negara lain karena tidak ada kepentingan ekonomi, politik, militer yang ada kepentingan kemanusiaan, moralitas. Maka kemanusiaan, moratilas etika perdamaian itu yang dicapaijan oleh paus dalam setiap pertemuannya selalu itu,&quot; kata dia.

BACA JUGA:
Paus Fransiskus Akan ke Indonesia, Muhammadiyah Sambut Gembira


Selain itu, Dubes Michael mengaku telah bertemu dengan Paus pada 8 Desember 2023 lalu untuk menyampaikan dasar negara Indonesia yakni dengan pengalaman Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

&quot;Paus sangat kagum dengan Pancasila, ketika undangan untuk datang ke Indonesia. 'Saya akan datang ke negerimu' itu yang disampaikan paus pada waktu itu. Janji itu akan terekam maka itu kita bersama di sini berbicara memaknai kunjungan ini,&quot;katanya.

Dengan demikian kunjungan Paus sendiri diharapkan dapat meningkatkan persaudaraan dari berbagai agama antar kedua negara bahkan di dunia.

&quot;Tentu peran persaudaraan, dialog antar agama untuk mempererat persaudaraan antar agama. Perbedaan tidak bisa dipungkiri, tapi yang perlu ditonjolkan persamaannya, menjadi sangat penting,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yMS8xLzE3ODY0OS81L3g4djl0bm0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Duta Besar RI untuk Tahkta Suci, Michael Trias Kuncahyono mengatakan bahwa kunjungan pemimpin negara Vatikan, Paus Fransiskus ke Indonesia pada September mendatang dalam rangka kunjungan persaudaraan.
Menurutnya, Indonesia menjadi salah satu negara yang dikunjungi Paus karena memiliki Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, serta memegang teguh gotong royong yang dapat menjadi contoh yang baik.
&quot;Paus Fransiskus, mendorong menjadikan Indonesia jadi contoh persaudaraan. Jadi tentu kunjungan Paus dalam rangka inilah kunjungan persaudaraan Paus datang ke Indonesia untuk menengok saudara-saudaranya,&quot; kata Michael dalam Dialog Antar Umat Beragama secara daring, Selasa 23 Juli 2024.

BACA JUGA:
Yenny Wahid Sebut Dunia Butuh Pemimpin seperti Paus Fransiskus

Lebih lanjut kunjungan Paus Fransiskus juga dapat dianggap sebagai kunjungan diplomatik, terutama diplomasi yang mengedepankan sisi kemanusiaan dan moralitas.
&quot;Diplomasi Vatikan berbeda dengan diplomasi negara lain karena tidak ada kepentingan ekonomi, politik, militer yang ada kepentingan kemanusiaan, moralitas. Maka kemanusiaan, moratilas etika perdamaian itu yang dicapaijan oleh paus dalam setiap pertemuannya selalu itu,&quot; kata dia.

BACA JUGA:
Paus Fransiskus Akan ke Indonesia, Muhammadiyah Sambut Gembira


Selain itu, Dubes Michael mengaku telah bertemu dengan Paus pada 8 Desember 2023 lalu untuk menyampaikan dasar negara Indonesia yakni dengan pengalaman Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

&quot;Paus sangat kagum dengan Pancasila, ketika undangan untuk datang ke Indonesia. 'Saya akan datang ke negerimu' itu yang disampaikan paus pada waktu itu. Janji itu akan terekam maka itu kita bersama di sini berbicara memaknai kunjungan ini,&quot;katanya.

Dengan demikian kunjungan Paus sendiri diharapkan dapat meningkatkan persaudaraan dari berbagai agama antar kedua negara bahkan di dunia.

&quot;Tentu peran persaudaraan, dialog antar agama untuk mempererat persaudaraan antar agama. Perbedaan tidak bisa dipungkiri, tapi yang perlu ditonjolkan persamaannya, menjadi sangat penting,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
