<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puluhan Pelajar Keracunan Massal Diduga Usai Makan Nasi Gurih</title><description>Puluhan pelajar sekolah Madrasah Tsanawiyah (Mts) Tengku Chik Dayah Cut, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh mengalami keracunan massal.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/24/340/3038942/puluhan-pelajar-keracunan-massal-diduga-usai-makan-nasi-gurih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/24/340/3038942/puluhan-pelajar-keracunan-massal-diduga-usai-makan-nasi-gurih"/><item><title>Puluhan Pelajar Keracunan Massal Diduga Usai Makan Nasi Gurih</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/24/340/3038942/puluhan-pelajar-keracunan-massal-diduga-usai-makan-nasi-gurih</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/24/340/3038942/puluhan-pelajar-keracunan-massal-diduga-usai-makan-nasi-gurih</guid><pubDate>Rabu 24 Juli 2024 17:01 WIB</pubDate><dc:creator>Jamal Pangwa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/24/340/3038942/keracunan-XoDU_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelajar diduga keracunan makanan di Aceh (Foto: Jamalpangwa)  </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/24/340/3038942/keracunan-XoDU_large.jpg</image><title>Pelajar diduga keracunan makanan di Aceh (Foto: Jamalpangwa)  </title></images><description>ACEH - Puluhan pelajar sekolah Madrasah Tsanawiyah (Mts) Tengku Chik Dayah Cut, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh mengalami keracunan massal. Diduga akibat mengonsumsi nasi gurih di kantin sekolah.&#13;
&#13;
Kini, para korban telah dilarikan ke Rumah Sakit TGK Abdullah Syafii Beureunuen untuk penanganan medis. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (24/7/2024) sekira pukul 08.15 WIB saat jam pelajaran pertama dimulai.&#13;
&#13;
Para pelajar mengalami mual dan muntah-muntah sehingga harus dilarikan ke rumah sakit. Saat ini, 29 pelajar yang mengalami keracunan masih dirawat di IGD rumah sakit daerah setempat . Mereka kini sudah didampingi oleh wali murid masing-masing dalam menjalani perawatan tersebut&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kasat Reskrim Polres Pidie AKP Dedy Miswar mengatakan, dari 29 korban keracunan massal dua di antaranya paling parah dan kondisinya sangat lemas setelah muntah-muntah. Adapun kronologi kejadian di mana pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB, para pelajar jajan di kantin sekolah.&#13;
&#13;
Namun, berselang tak lama mereka mengalami mual, pusing, sakit tenggorokan hingga muntah - muntah. Bahkan, ada yang mencret.Dua orang parah karena muntah-muntah. Kondisinya lemas yang lain ada sebagian pusing-pusing. Kini, dari 29 korban keracunan 14 pelajar masih dirawat. Sedangkan 15 pelajar dibolehkan pulang usai menjalani perawatan di rumah sakit.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, gejala awal pelajar keracunan diawali pusing-pusing. Kondisi mereka sebagian sudah mulai membaik setelah mendapatkan penanganan medis.&#13;
&#13;
Pihak kepolisian sedang mengumpulkan data - data dan membawa sampel makanan itu untuk dikirim laboratorium dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah sumber yang ada.&#13;
&#13;
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pidie, Dwi Wijaya membenarkan atas adanya 29 pelajar yang dilarikan ke rumah sakit karena akibat keracunan makanan di sekolah.&#13;
&#13;
Namun, usai dilakukan perawatan medis sebagian korban keracunan sudah diperbolehkan pulang. Sedangkan sekitar 15 orang masih menjalani perawatan medis saat ini di rumah sakit.&#13;
</description><content:encoded>ACEH - Puluhan pelajar sekolah Madrasah Tsanawiyah (Mts) Tengku Chik Dayah Cut, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh mengalami keracunan massal. Diduga akibat mengonsumsi nasi gurih di kantin sekolah.&#13;
&#13;
Kini, para korban telah dilarikan ke Rumah Sakit TGK Abdullah Syafii Beureunuen untuk penanganan medis. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (24/7/2024) sekira pukul 08.15 WIB saat jam pelajaran pertama dimulai.&#13;
&#13;
Para pelajar mengalami mual dan muntah-muntah sehingga harus dilarikan ke rumah sakit. Saat ini, 29 pelajar yang mengalami keracunan masih dirawat di IGD rumah sakit daerah setempat . Mereka kini sudah didampingi oleh wali murid masing-masing dalam menjalani perawatan tersebut&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kasat Reskrim Polres Pidie AKP Dedy Miswar mengatakan, dari 29 korban keracunan massal dua di antaranya paling parah dan kondisinya sangat lemas setelah muntah-muntah. Adapun kronologi kejadian di mana pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB, para pelajar jajan di kantin sekolah.&#13;
&#13;
Namun, berselang tak lama mereka mengalami mual, pusing, sakit tenggorokan hingga muntah - muntah. Bahkan, ada yang mencret.Dua orang parah karena muntah-muntah. Kondisinya lemas yang lain ada sebagian pusing-pusing. Kini, dari 29 korban keracunan 14 pelajar masih dirawat. Sedangkan 15 pelajar dibolehkan pulang usai menjalani perawatan di rumah sakit.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, gejala awal pelajar keracunan diawali pusing-pusing. Kondisi mereka sebagian sudah mulai membaik setelah mendapatkan penanganan medis.&#13;
&#13;
Pihak kepolisian sedang mengumpulkan data - data dan membawa sampel makanan itu untuk dikirim laboratorium dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah sumber yang ada.&#13;
&#13;
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pidie, Dwi Wijaya membenarkan atas adanya 29 pelajar yang dilarikan ke rumah sakit karena akibat keracunan makanan di sekolah.&#13;
&#13;
Namun, usai dilakukan perawatan medis sebagian korban keracunan sudah diperbolehkan pulang. Sedangkan sekitar 15 orang masih menjalani perawatan medis saat ini di rumah sakit.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
